Bisnis & Ekonomi

Destry Damayanti Menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Gubernur BI Hari Ini

×

Destry Damayanti Menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Gubernur BI Hari Ini

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Destry Jalani Fit and Proper Test Calon Gubernur BI Hari Ini - Market

jurnalistik.co.id – Komisi XI DPR RI akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk calon Gubernur Bank Indonesia serta deputi-deputi BI yang terlibat dalam penataan pejabat bank sentral, hari ini, Rabu 26 Agustus 2026.

Dalam agenda tersebut, Destry Damayanti dijadwalkan mengikuti tahapan uji kelayakan pada hari ini sebagai calon Gubernur BI.

Destry saat ini dikenal menjalankan fungsi pimpinan bank sentral sebagai pelaksana tugas Gubernur BI, dengan status sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.

Selain Destry sebagai calon Gubernur, uji kelayakan turut menyasar calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Pengaturan jadwalnya dibedakan antara hari pelaksanaan untuk posisi gubernur serta deputi senior dengan hari untuk deputi lainnya.

“Calon Gubernur BI dan Deputi Gubernur Senior [ fit and proper test ] tanggal 26 [Agustus], Deputi Gubernur tanggal 27 [Agustus],” ujar anggota Komisi XI, Harris Turino, dalam keterangan kepada Bloomberg Technoz pada Selasa 18 Agustus 2026.

Menurut informasi yang beredar dari pengusulan nama-nama pejabat BI, Presiden Prabowo juga mengajukan pergantian untuk kursi Deputi Gubernur Senior yang saat ini diemban Destry.

Dalam usulan tersebut, nama Aida S. Budiman tercantum sebagai pengganti Deputi Gubernur Senior BI yang sedang dijalankan oleh Destry Damayanti.

Destry disebut menjadi calon tunggal Gubernur BI dalam pilihan yang diajukan Prabowo, sehingga uji kelayakan pada posisinya berlangsung sebagai bagian dari rangkaian penetapan pimpinan BI ke depan.

Tidak berhenti pada pengisian deputi senior, Prabowo juga mengusulkan dua nama untuk mengisi jabatan Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Adapun dua kandidat Deputi Gubernur yang diajukan adalah Solikin M Juhro dan M Anwar Bashori, yang kemudian akan mengikuti tahapan uji kelayakan pada jadwal yang berbeda, yakni pada 27 Agustus 2026.

Dengan demikian, rangkaian fit and proper test yang dibuka Komisi XI pada 26 Agustus 2026 difokuskan pada calon Gubernur BI sekaligus Deputi Gubernur Senior, sementara tahap untuk para Deputi Gubernur lainnya dijadwalkan pada 27 Agustus.

Langkah ini menjadi bagian dari proses parlemen dalam menilai kelayakan dan kepatutan para kandidat pimpinan Bank Indonesia, sesuai mekanisme yang berlaku sebelum penetapan posisi strategis di otoritas moneter.

Uji kelayakan tersebut disiapkan dengan pembagian waktu yang berbeda untuk tiap kelompok jabatan, sehingga Komisi XI menuntaskan penilaian tahap awal pada 26 Agustus 2026 untuk posisi Gubernur BI dan deputi senior. Pada rangkaian berikutnya, penilaian berlanjut pada 27 Agustus 2026 untuk calon Deputi Gubernur lainnya, sesuai pengaturan jadwal yang telah disebutkan dalam keterangan anggota Komisi XI.

Dalam konteks pengusulan pergantian di internal Bank Indonesia, disebutkan bahwa Presiden Prabowo mengajukan perubahan untuk kursi Deputi Gubernur Senior yang saat ini dipegang oleh Destry Damayanti. Dari daftar yang masuk, nama Aida S. Budiman disebut sebagai pengganti untuk jabatan Deputi Gubernur Senior, yang kemudian ikut menjadi bagian dari agenda uji kelayakan pada tanggal yang ditetapkan.

Sementara itu, pada posisi Gubernur BI, Destry Damayanti disebut menjadi calon tunggal dalam pilihan yang dibawa oleh Prabowo. Dengan statusnya sebagai pelaksana tugas Gubernur BI atau Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI, penilaian kelayakan dan kepatutan di Komisi XI diarahkan untuk memastikan kesesuaian kandidat dengan mekanisme yang berlaku sebelum penetapan pimpinan bank sentral ke depan.

Selain pembahasan deputi senior, pengusulan Prabowo juga mencakup dua nama untuk jabatan Deputi Gubernur, yaitu Solikin M Juhro dan M Anwar Bashori. Keduanya dijadwalkan mengikuti tahapan uji kelayakan pada 27 Agustus 2026, sehingga evaluasi Komisi XI tidak hanya berfokus pada satu lapis jabatan, tetapi mengikuti urutan jadwal yang berbeda antara deputi senior dan deputi lainnya.