jurnalistik.co.id – Regulator energi Inggris, Ofgem, diperkirakan akan menaikkan batas harga (price cap) energi yang akan berlaku pada musim dingin. Kenaikan ini diproyeksikan memengaruhi tagihan jutaan rumah tangga saat cuaca lebih dingin mulai terasa pada Oktober hingga akhir Desember.
Penyesuaian price cap tersebut mencerminkan kenaikan biaya energi grosir gas yang dibayar pemasok. Dengan demikian, tarif yang terikat dengan skema variabel berpotensi ikut bergerak seiring perubahan biaya di tingkat pasar.
Menurut perkiraan analis, Ofgem akan menetapkan harga naik sekitar 4% dibandingkan batas yang berlaku saat ini. Kenaikan ini terutama akan menyentuh pelanggan yang menggunakan tarif variabel di Inggris, Skotlandia, dan Wales.
Perusahaan-perusahaan menilai beban utang energi telah melonjak. Karena tagihan yang lebih tinggi kemungkinan bertahan, mereka mendesak adanya dukungan lebih luas bagi pelanggan yang kesulitan membayar.
Pemerintah menyampaikan bahwa pemotongan PPN (VAT) akan diterapkan pada tagihan listrik mulai Oktober. Namun, regulator dan pelaku industri tetap memperhitungkan dampak lain yang datang dari volatilitas harga gas grosir internasional.
Price cap yang diperkirakan naik menyasar sekitar 33 juta rumah tangga. Kenaikan didorong oleh perubahan yang bergejolak di pasar gas grosir global, sehingga tingkat harga lebih sulit diprediksi dari periode ke periode.
Energy UK menyebut rata-rata harga gas berada 61% lebih tinggi dalam tiga bulan terakhir dibandingkan posisi pada akhir 2025. Dalam periode yang sama, ketidakpastian juga mendorong banyak orang beralih ke tarif energi berbasis kontrak tetap.
Sebagian besar pelanggan yang memilih tarif tetap tidak akan merasakan kenaikan harga selama minimal sampai akhir masa kontrak tarif mereka. Saat ini sekitar 40% pembayar tagihan menggunakan tarif tetap, sehingga tidak semua rumah tangga akan terkena perubahan harga secara langsung.
Price cap sendiri menetapkan batas maksimum untuk harga per unit gas dan listrik, bukan angka total tagihan akhir. Karena itu, besaran yang benar-benar harus dibayar rumah tangga bergantung pada konsumsi masing-masing.
Pada bulan Juli, Ofgem menurunkan perkiraan tingkat penggunaan energi “yang dianggap tipikal”. Alasannya, banyak rumah tangga telah mengurangi penggunaan karena harga mahal dalam tahun-tahun terakhir, sementara perbaikan efisiensi energi turut menekan konsumsi.
Perkiraan baru Ofgem mencantumkan 9.500 kWh untuk gas dan 2.500 kWh untuk listrik per tahun. Perubahan asumsi konsumsi ini akan berpengaruh pada cara price cap dihitung untuk rumah tangga dengan tingkat penggunaan yang diasumsikan tipikal.
Berita Terkait
Sementara itu, konsultan Cornwall Insight memproyeksikan bahwa rumah tangga dengan penggunaan tipikal—membayar melalui debit langsung (direct debit)—akan membayar £1.729 per tahun mulai Oktober. Angka tersebut naik dari £1.663 pada periode Juli hingga September dan diperkirakan menjadi yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Di sisi lain, lonjakan tarif juga tercermin dalam masalah pembayaran yang menumpuk. Data industri menunjukkan utang energi meningkat dari waktu ke waktu, sehingga pelanggan yang terlambat bayar menghadapi akumulasi tagihan dan biaya.
Energy UK memperkirakan total utang secara kolektif telah naik menjadi ÂŁ6 miliar dan diprediksi bisa mencapai sekitar ÂŁ7 miliar pada akhir tahun. Organisasi itu juga menyebut rata-rata pelanggan yang sedang menanggung utang dan tidak memiliki rencana pembayaran menanggung kewajiban sekitar ÂŁ3.500.
Trade body tersebut menyerukan agar tersedia tarif diskon yang lebih fleksibel bagi kelompok yang paling membutuhkan. Skema itu diusulkan didanai melalui perpajakan, dan mendapat dukungan dari banyak lembaga amal yang fokus pada kebutuhan bantuan utang.
Emily Whitford, senior public policy advocate di StepChange, menyatakan: “Without urgent intervention – namely a national social tariff and implementation of the long-awaited debt write off scheme from Ofgem – we expect this [debt] figure to rise in the coming months, and with that see an increase in the number of people coming to us for help with energy bills,”
Selain itu, Trades Union Congress (TUC) meminta adanya pajak windfall pada keuntungan bank. Dana dari pajak tersebut diharapkan dapat digunakan untuk menurunkan biaya energi yang harus ditanggung masyarakat.
Pemotongan VAT pada tagihan listrik yang dijadwalkan pada Oktober diperkirakan akan mengurangi sekitar ÂŁ50 dari tagihan tahunan tipikal. Meski sebagian biaya kebijakan dibatalkan atau dipindahkan pada April, para menteri menyatakan masih ada pekerjaan lanjutan yang perlu dilakukan.
Untuk membantu mereka yang kesulitan membayar, pemasok menawarkan berbagai skema dukungan. Namun, mereka menekankan bahwa bantuan yang tersedia biasanya memerlukan pelanggan untuk lebih dulu menghubungi pemasoknya dan menyampaikan bahwa mereka tidak mampu membayar.
Perubahan yang dirasakan pelanggan
Bagi rumah tangga yang menggunakan tarif variabel, kenaikan price cap yang diproyeksikan mulai Oktober sampai akhir Desember dapat langsung berdampak pada tagihan bulanan. Sebaliknya, pelanggan dengan kontrak tetap cenderung terlindungi dari kenaikan harga hingga masa tarif mereka berakhir.
Karena price cap membatasi harga per unit, hasil akhirnya tetap bergantung pada penggunaan energi setiap rumah. Dalam praktiknya, perbedaan konsumsi—termasuk seberapa banyak pengurangan penggunaan yang dilakukan rumah tangga—akan menentukan apakah tagihan yang diterima lebih terasa atau relatif masih dapat dikelola.












