Bisnis & Ekonomi

Panduan Simulasi Cicilan KUR Mandiri Agustus 2026 untuk Pinjaman Rp 10–Rp 100 Juta

×

Panduan Simulasi Cicilan KUR Mandiri Agustus 2026 untuk Pinjaman Rp 10–Rp 100 Juta

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Tabel KUR Mandiri Agustus 2026 Terbaru, Cek Cicilan Pinjaman Rp 10 Juta hingga Rp 100 Juta

jurnalistik.co.id – Tabel KUR Mandiri Agustus 2026 menjadi pegangan bagi pelaku UMKM yang berencana menyiapkan modal usaha melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program ini masih menyediakan fasilitas pembiayaan untuk kebutuhan modal kerja maupun investasi, dengan suku bunga mulai 6 persen efektif per tahun.

Dalam praktiknya, KUR sering dipilih karena menawarkan cicilan yang relatif ringan dan pilihan tenor yang fleksibel. Sebelum mengajukan pinjaman, calon debitur sebaiknya menyesuaikan rencana pembiayaan dengan kemampuan keuangan dengan cara lebih dulu memahami simulasi angsuran.

Dengan mengetahui estimasi angsuran sejak awal, pelaku usaha dapat mengatur plafon pinjaman dan jangka waktu kredit yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnisnya. Penyesuaian ini penting agar keputusan pembiayaan tidak hanya mengikuti besaran kebutuhan, tetapi juga mempertimbangkan ritme pembayaran bulanan.

Simulasi cicilan KUR Mandiri Agustus 2026

Mengacu pada ketentuan yang masih berlaku dari Bank Mandiri, berikut simulasi cicilan KUR Mandiri Agustus 2026 untuk plafon pinjaman mulai Rp 10 juta hingga Rp 70 juta. Rincian tenor yang tercantum adalah 12 bulan, 24 bulan, 36 bulan, 48 bulan, serta 60 bulan pada beberapa nominal, sedangkan untuk nominal tertentu hanya memuat tenor yang tersedia pada tabel.

Untuk pinjaman Rp 10 juta, simulasi angsuran menunjukkan tenor 12 bulan sebesar Rp 860.664; tenor 24 bulan Rp 443.206; tenor 36 bulan Rp 304.219; tenor 48 bulan Rp 234.850; dan tenor 60 bulan Rp 193.328.

Untuk pinjaman Rp 15 juta, angsuran pada tenor 12 bulan sebesar Rp 1.290.996; tenor 24 bulan Rp 664.809; tenor 36 bulan Rp 456.329; tenor 48 bulan Rp 352.275; serta tenor 60 bulan Rp 289.992.

Untuk pinjaman Rp 25 juta, simulasi pada tenor yang tercantum adalah tenor 12 bulan sebesar Rp 2.151.661; tenor 24 bulan Rp 1.108.015; tenor 36 bulan Rp 760.548; dan tenor 48 bulan Rp 587.126.

Untuk pinjaman Rp 30 juta, angsuran tercatat pada tenor 12 bulan sebesar Rp 2.581.993; tenor 24 bulan Rp 1.329.618; tenor 36 bulan Rp 912.658; tenor 48 bulan Rp 704.551; dan tenor 60 bulan Rp 579.984.

Untuk pinjaman Rp 40 juta, simulasi angsuran menunjukkan tenor 12 bulan sebesar Rp 3.442.657; tenor 24 bulan Rp 1.772.824; tenor 36 bulan Rp 1.216.877; tenor 48 bulan Rp 939.401; dan tenor 60 bulan Rp 773.312.

Untuk pinjaman Rp 50 juta, rincian angsuran pada tenor 12 bulan sebesar Rp 4.303.321; tenor 24 bulan Rp 2.216.031; tenor 36 bulan Rp 1.521.097; tenor 48 bulan Rp 1.174.251; dan tenor 60 bulan Rp 966.640.

Untuk pinjaman Rp 60 juta, simulasi angsuran pada tenor 12 bulan sebesar Rp 5.163.986; tenor 24 bulan Rp 2.659.247; tenor 36 bulan Rp 1.825.316; tenor 48 bulan Rp 1.409.102; dan tenor 60 bulan Rp 1.159.968.

Untuk pinjaman Rp 70 juta, simulasi angsuran menunjukkan tenor 12 bulan sebesar Rp 6.024.650; tenor 24 bulan Rp 3.102.443; tenor 36 bulan Rp 2.159.536; tenor 48 bulan Rp 1.643.952; dan tenor 60 bulan Rp 1.353.296.

Cara memakai simulasi sebelum mengajukan

Setelah melihat berbagai angka cicilan di tiap tenor, calon debitur dapat membandingkan besaran pembayaran bulanan dan memilih skema yang paling sesuai. Langkah ini membantu pelaku usaha menyesuaikan plafon pinjaman dengan kebutuhan sekaligus menjaga agar pembayaran angsuran tetap realistis.

Dengan memahami estimasi angsuran KUR Mandiri sejak awal, pelaku UMKM juga bisa menentukan jangka waktu kredit yang selaras dengan rencana bisnis. Dari sudut pandang pengelolaan keuangan, keputusan yang berbasis simulasi membantu mengurangi ketidakpastian ketika pinjaman mulai berjalan.

Informasi ini disusun berdasarkan publikasi Kompas.com, edisi 7 Agustus 2026 pukul 11:17 WIB, dengan penulis Mela Arnani.