Bisnis & Ekonomi

Shein Terapkan Lock-Up 6 Bulan untuk Saham IPO, Investor Existing Sepakat

×

Shein Terapkan Lock-Up 6 Bulan untuk Saham IPO, Investor Existing Sepakat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Investor Lawas Shein Deal Lock Up Saham 6 Bulan Pasca IPO - Market

jurnalistik.co.id – Para investor existing di Shein Global Holdings Ltd dilaporkan menyepakati penerapan masa larangan penjualan untuk saham-saham yang mereka peroleh dalam penawaran umum perdana (IPO) di Hong Kong. Kesepakatan ini berlaku selama enam bulan setelah penawaran selesai.

Menurut sumber yang mengetahui rincian kesepakatan tersebut, para investor akan bergabung dengan investor inti dalam komitmen untuk tidak menjual saham hasil alokasi IPO mereka selama periode lock-up enam bulan. Langkah tersebut disebut mencerminkan kepercayaan terhadap Shein.

Komitmen lock-up ini juga diperkirakan memengaruhi distribusi dana dari IPO. Investor existing disebut berpotensi mengambil porsi besar dari penawaran, sehingga total dana yang dihimpun dapat mencapai hingga US$1,8 miliar.

Dengan estimasi dana sebesar itu, sisa dana diproyeksikan berada di kisaran US$500 hingga US$600 juta untuk investor institusional lainnya. Rinciannya menunjukkan bahwa porsi yang lebih besar dialokasikan lebih dahulu kepada kelompok investor tertentu, sebelum pembagian menyasar pihak lain.

Porsi saham dan pembagian untuk investor inti serta ritel

Prospektus Shein menyebutkan bahwa sekitar US$400 juta dari saham baru dialokasikan kepada investor inti. Di saat yang sama, sekitar 10% disisihkan khusus untuk pembeli ritel.

Skema pembagian tersebut membantu membentuk struktur permintaan pada tahap IPO. Dengan adanya lock-up enam bulan bagi investor yang mendapat alokasi, tekanan penjualan di pasar sekunder selama periode awal diperkirakan berkurang, setidaknya karena pihak-pihak yang terkunci tidak dapat melepas sahamnya.

Informasi mengenai komitmen lock-up juga datang dari pihak-pihak yang memahami dinamika kesepakatan. Mereka menilai, keterlibatan investor existing dalam janji serupa dengan investor inti menjadi bagian dari pengaturan yang sudah disepakati untuk pelaksanaan penawaran.

Dalam proses IPO, kesepakatan semacam ini biasanya menjadi elemen penting dalam pengelolaan ekspektasi pasar. Karena investor yang terkunci tidak dapat menjual dalam waktu yang ditetapkan, pergerakan saham pada fase awal cenderung mengikuti ketentuan masa larangan yang disepakati.

Selain itu, pengalokasian dana yang melibatkan investor existing juga menjadi penentu terhadap porsi keseluruhan yang dapat dihimpun perusahaan. Estimasi pengumpulan dana hingga US$1,8 miliar menempatkan kelompok investor existing sebagai kontributor yang signifikan dalam struktur perolehan dana penawaran.

Di sisi lain, rentang US$500 hingga US$600 juta yang tersedia bagi investor institusional lain menunjukkan bahwa ruang pembagian dana kepada pihak tersebut lebih terbatas dibanding kelompok yang mendapat porsi lebih besar. Dengan demikian, komposisi investor yang terlibat dalam penawaran menjadi faktor yang menentukan bagaimana dana masuk terdistribusi.

Dengan mengacu pada prospektus, angka alokasi kepada investor inti dan ritel memberikan gambaran konkret mengenai proporsi saham baru yang dipasarkan. Sekitar US$400 juta diarahkan ke investor inti, sementara 10% disediakan untuk pembeli ritel, sehingga sisanya terhubung pada pembagian kepada pihak lain sesuai ketentuan penawaran.

Komitmen enam bulan untuk tidak menjual saham juga menegaskan konsistensi perlakuan antara investor existing dan investor inti. Sumber-sumber yang memahami kesepakatan itu menyatakan bahwa janji lock-up tersebut bukan berdiri sendiri, melainkan diselaraskan sebagai bagian dari mekanisme IPO.

Secara keseluruhan, kesepakatan lock-up enam bulan yang disepakati investor existing menambah detail penting pada eksekusi IPO Shein di Hong Kong. Dengan potensi dana hingga US$1,8 miliar dan pembagian yang ditunjang alokasi sekitar US$400 juta untuk investor inti serta 10% untuk ritel, struktur penawaran menunjukkan bagaimana perusahaan mengatur komposisi investor dan waktu kepemilikan saham awal.