Olahraga

Bos Buriram United Minta Klub Thailand Berani Tambah Investasi demi Wibawa di ACL Elite

0
×

Bos Buriram United Minta Klub Thailand Berani Tambah Investasi demi Wibawa di ACL Elite

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Bos Buriram United Desak Klub Thailand Berani Belanja demi Jaga Wibawa di ACL Elite

jurnalistik.co.id – Presiden Buriram United, Newin Chidchob, melontarkan seruan agar klub-klub Liga Thailand berani menambah investasi jika ingin tetap punya daya saing di level Asia. Menurut dia, keberanian belanja menjadi salah satu syarat agar sepak bola Thailand tidak kehilangan wibawa ketika tampil di ajang sekelas AFC Champions League Elite atau ACL Elite.

Pesan itu disampaikan Newin setelah Buriram United memastikan gelar juara ASEAN Club Championship atau Shopee Cup 2025-2026. Kepastian itu datang usai Buriram menundukkan Selangor FC dengan skor 2-1 pada leg kedua final di Buriram Stadium, Rabu (26/5/2026). Hasil tersebut membuat Buriram unggul agregat 3-1 dan sukses mempertahankan gelar ASEAN untuk musim kedua beruntun.

Waspada menghadapi ACL Elite

Newin menegaskan bahwa tantangan Buriram dan klub-klub Thailand di ACL Elite jauh lebih berat dibandingkan kompetisi regional Asia Tenggara. Karena itu, ia menilai klub tidak boleh sekadar puas dengan status juara domestik atau kawasan, melainkan harus memperkuat skuad dan struktur tim dengan investasi yang lebih serius.

“Kami tahu apa yang akan kami hadapi di ACL Elite. Jika tim tidak cukup kuat, peluang lolos dari fase grup akan sangat kecil,” ujar Newin selepas pertandingan.

Ia lalu mengarahkan pernyataannya kepada Port FC dan Ratchaburi, dua klub yang juga akan tampil di kompetisi Asia musim depan. Buriram United dan Port FC sebagai dua tim teratas di Thai League 1 akan bermain di fase grup Liga Champions Asia Elite, sementara Ratchaburi akan tampil di fase grup ACL 2.

“Saya mengatakan kepada Port FC dan Madam Pang, tidak ada yang mengkritik Anda. Semua orang tahu Anda adalah presiden sebenarnya Port FC. Jadi, keluarkan lebih banyak uang,” kata Newin seperti dikutip dari Ball Thai.

“Saya juga mengatakan kepada Ratchaburi agar berani berinvestasi dan lebih total. Jangan memberikan poin dengan mudah karena itu akan membuat segalanya semakin sulit,” lanjutnya.

Madam Pang dan dorongan agar klub lebih aktif

Dalam kesempatan yang sama, Newin juga menyinggung posisi Nualphan Lamsam atau Madam Pang. Saat ini, Madam Pang menjabat Presiden Federasi Sepak Bola Thailand dan juga memiliki keterkaitan dengan Port FC. Menurut Newin, keterlibatan penuh figur penting dalam pengelolaan klub dapat membantu perkembangan sepak bola Thailand.

Ia bahkan menilai tidak ada larangan dari FIFA jika seorang presiden federasi juga merangkap sebagai presiden klub. Bagi Newin, keterlibatan langsung itu justru bisa membawa dampak positif bagi kompetisi domestik maupun performa klub di Asia.

“Tidak ada aturan FIFA yang melarang presiden federasi juga menjadi presiden klub. Turun langsung saja, sepak bola akan menjadi lebih menarik dan koefisien Thailand di ACL bisa meningkat,” ujarnya.

Saat ini, Liga Thailand duduk di peringkat ketiga wilayah timur Asia di bawah Jepang dan Korea. Posisi tersebut membuat Thailand menjadi tim ASEAN dengan ranking liga tertinggi. Sementara itu, Indonesia berada di peringkat ke-10, lebih rendah dari antara lain Malaysia, Kamboja, Vietnam, dan Singapura.

Buriram pertahankan dominasi ASEAN

Di final leg kedua, Selangor FC sempat lebih dulu unggul melalui gol Yahir Basah pada menit ke-18. Namun, Buriram United mampu membalikkan keadaan lewat gol Supanat Mueanta pada menit ke-28 dan gol Theerathon Bunmathan pada menit ke-55.

Kemenangan itu memastikan Buriram kembali menjadi juara ASEAN Club Championship setelah sebelumnya juga mengangkat trofi pada musim lalu. Dengan hasil tersebut, Buriram menegaskan dominasinya di level ASEAN dan menjaga reputasi klub Thailand di kawasan.

Indonesia sendiri tidak mengirim wakil sejak kompetisi antarnegara Asia Tenggara itu bangkit lagi setelah rebranding dua tahun silam. Kondisi ini membuat persaingan regional tetap didominasi klub-klub yang punya kesiapan finansial dan kedalaman skuad lebih baik.

Setelah sukses di ajang ASEAN, Buriram United kini bersiap menghadapi PT Prachuap FC pada final Chang FA Cup 2025-2026. Laga itu akan digelar di Stadion Thammasat pada Minggu (31/5/2026).