jurnalistik.co.id – Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, resmi mengucapkan salam perpisahan untuk Cremonese setelah menuntaskan masa peminjamannya pada musim 2025-2026. Pesan itu disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @emil_audero, pada Minggu (12/7/2026).
Dalam unggahan tersebut, Emil Audero menyinggung perjalanan singkatnya bersama klub Serie A itu sembari menyampaikan penutup yang ia pilih untuk ditinggalkan. “Tahun yang rumit dan epilog yang tak diinginkan, tetapi pilihan yang akan saya ulangi,” tulis Emil Audero. Ia kemudian menuliskan kalimat penutup yang menjadi inti pesan perpisahan: “Terima kasih Cremona!”
Respon datang dari akun resmi Cremonese. Di kolom komentar, klub tersebut ikut menyampaikan ucapan perpisahan sekaligus mendoakan karier Emil Audero ke depannya. “Semoga berhasi!” tulis Cremonese di komentar.
Catatan musim peminjaman di Serie A
Emil Audero bergabung ke Cremonese sebagai pemain pinjaman dari Como 1907 untuk menghadapi kompetisi Serie A musim 2025-2026. Selama musim berjalan, ia menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang dan tampil dalam rentang laga yang cukup panjang.
Secara total, Emil Audero mencatat 34 pertandingan dengan waktu bermain mencapai 3.069 menit. Ia juga berhasil membukukan 11 clean sheet serta kebobolan 50 gol sepanjang periode tersebut.
Kiper kelahiran Mataram itu menjalani berbagai duel di level tertinggi. Salah satu contohnya adalah pertandingan Lazio vs Cremonese pada pekan ke-16 Serie A 2025-2026 yang digelar di Estadio Olimpico.
Nasib Cremonese yang berakhir di zona degradasi
Meskipun tampil reguler, Emil Audero tidak bisa mengubah hasil akhir Cremonese di klasemen Serie A. Klub tersebut menutup musim di posisi ke-18 dengan koleksi 34 poin.
Berita Terkait
Dalam perebutan tiket bertahan, Cremonese hanya tertinggal empat angka dari Lecce yang ada di peringkat ke-17, yakni batas akhir zona aman. Kondisi tersebut membuat langkah Cremonese harus kembali ke Serie B pada musim berikutnya.
Kembali ke Como dan masa depan masih terbuka
Berakhirnya masa peminjaman membuat Emil Audero kembali ke Como 1907. Ia masih terikat kontrak dengan klub yang juga tergabung dalam Grup Djarum hingga Juni 2028.
Sementara itu, belum diketahui apakah Emil Audero akan langsung masuk dalam skuad utama Como untuk menghadapi musim 2026-2027. Como dijadwalkan tampil di Serie A sekaligus Liga Champions musim depan, sehingga persaingan di posisi kiper diperkirakan akan semakin ketat.
Peluang menjalani peminjaman lanjutan ke klub lain juga masih terbuka bila Emil menginginkan kesempatan bermain secara reguler sebagai kiper utama. Pada tahap ini, keputusan kariernya dapat dipengaruhi oleh kebutuhan tim dan peluang bermain yang tersedia.
Sebelum memperkuat Como dan Cremonese, Emil Audero lebih dulu memiliki pengalaman membela beberapa klub Italia. Ia pernah memperkuat Palermo, Inter Milan, Venezia, dan Sampdoria sebelum akhirnya menjalani petualangan bersama Cremonese pada musim 2025-2026.
Unggahan perpisahan itu juga memperlihatkan sisi reflektif Emil Audero terhadap perjalanan peminjamannya. Ia menilai musim tersebut sebagai periode yang penuh tantangan, lalu menutup dengan nada tegas soal keputusan yang akan ia ulangi. Di momen yang sama, apresiasi kepada Cremonese ditulis sebagai bagian dari inti pesan yang ingin ia sampaikan langsung kepada publik.
Selama menjalankan peran sebagai penjaga gawang, Emil Audero tidak hanya tampil dalam jumlah laga yang banyak, tetapi juga konsisten dari sisi durasi bermain. Catatan 3.069 menit, 11 clean sheet, serta 50 gol kebobolan menjadi gambaran bahwa ia berada di pusat dinamika tim sepanjang kampanye Serie A tersebut. Di beberapa momen, termasuk saat duel Lazio vs Cremonese di Estadio Olimpico, ia menghadapi intensitas kompetisi level atas.
Setelah masa peminjaman berakhir, Emil Audero kembali ke Como 1907 dan posisinya masih berada dalam kontrak yang berlaku hingga Juni 2028. Namun, rencana berikutnya masih dapat bergerak mengikuti kebutuhan tim, terutama dengan jadwal Como di Serie A sekaligus Liga Champions pada musim 2026-2027 yang membuat persaingan di posisi kiper semakin ketat. Bila peluang tampil sebagai pilihan utama terbuka, skenario peminjaman lanjutan ke klub lain juga tetap menjadi opsi, mengingat Emil Audero sebelumnya pernah menimba pengalaman bersama beberapa klub Italia sebelum akhirnya bertemu tahap baru di Cremonese.












