jurnalistik.co.id – Persib Bandung resmi menempatkan Achmad Jufriyanto sebagai asisten pelatih mulai musim 2026-2027, menyusul keputusan pensiun sebagai pemain di usia 39 tahun.
Penunjukan ini sekaligus menandai babak baru bagi sosok yang akrab disapa Jupe. Di musim mendatang, ia akan mendampingi Igor Tolic bersama Zlatko Runje dalam jajaran tim pelatih Maung Bandung.
Persib mengumumkan perubahan peran tersebut menjelang bergulirnya Super League 2026-2027. Dalam rilis klub pada 10 Juli 2026, manajemen menyampaikan bahwa Jupe kini memasuki fase pengabdiannya dengan bergabung dalam tim kepelatihan.
Penugasan Jupe tidak terjadi secara mendadak, mengingat jejak pengalamannya selama bertahun-tahun bersama Persib. Ia dikenal sebagai pemain senior yang memahami dinamika tim, baik saat kompetisi berjalan panjang maupun ketika rotasi skuad kerap memengaruhi ritme permainan.
Walau demikian, Jupe juga mengalami musim 2025-2026 dengan catatan yang berbeda. Pada periode tersebut, ia tidak mencatatkan satu pun penampilan di seluruh kompetisi, namun kehadirannya di dalam tim tetap mendapat apresiasi dari manajemen serta dukungan pendukung Persib.
Kontribusi Jupe bagi Persib juga tercermin dari konsistensinya membela klub dalam beberapa periode. Ia pernah memperkuat Maung Bandung pada rentang 2013 hingga 2015, kemudian 2017 hingga 2018, berlanjut pada 2019, serta kembali sejak 2021 hingga 2026.
Berdasarkan data Transfermarkt, selama memperkuat Persib, Jupe mencatatkan 143 penampilan di berbagai ajang. Selain pengalaman klub, ia juga membawa bekal dari kiprah internasional bersama Timnas Indonesia, dengan total 17 penampilan.
Dalam konteks pencapaian tim, Achmad Jufriyanto disebut membawa warisan besar gelar untuk Persib. Ia tercatat menjadi satu-satunya anggota skuad juara Liga Indonesia 2014 yang masih bertahan ketika Persib meraih tiga gelar liga secara beruntun pada era Bojan Hodak.
Secara total, Jupe ikut membawa Persib menjuarai Liga Indonesia 2014, lalu berlanjut pada Liga 1 2023-2024, 2024-2025, dan 2025-2026. Dari deretan pencapaian tersebut, ia berperan sebagai bagian penting dari proses yang berulang—membangun fondasi tim, menjaga stabilitas, hingga memastikan kompetisi berujung pada gelar.
Berita Terkait
Ia juga pernah merasakan atmosfer juara di klub lain sebelum kembali ke Persib. Sebelumnya, Jupe meraih gelar liga bersama Sriwijaya FC pada musim 2011-2012.
Peran baru sebagai penghubung pengalaman
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan apresiasi atas dedikasi panjang Jufriyanto bersama klub. Menurutnya, pengalaman sang mantan bek menjadi modal penting dalam menjalankan tugas baru sebagai asisten pelatih.
Penilaian itu juga dapat dimaknai sebagai upaya menjaga kontinuitas budaya tim. Dengan duduk dalam posisi pelatih, Jupe diharapkan mampu menerjemahkan pemahaman lapangan yang ia miliki ke dalam pendekatan latihan dan pendampingan taktik.
Di sisi lain, transisi dari pemain ke pelatih umumnya membutuhkan penyesuaian dalam cara berkomunikasi dan mengelola struktur kerja tim. Namun, kedekatannya dengan Persib sejak berbagai periode membuat proses adaptasi berpotensi lebih cepat, karena ia sudah memahami karakter klub dan cara tim biasanya bergerak.
Mulai musim 2026-2027, Jupe resmi menjadi asisten Igor Tolic
Dengan penunjukan ini, Achmad Jufriyanto akan bekerja dalam tim pelatih yang dipimpin Igor Tolic. Ia akan mendampingi proses pengambilan keputusan bersama Zlatko Runje pada musim 2026-2027, saat kompetisi kembali menuntut konsistensi dan kedalaman skuad.
Di musim yang akan datang, peran asisten pelatih biasanya menjadi jembatan antara visi pelatih kepala dan implementasi taktik di lapangan. Jupe sendiri hadir dengan rekam jejak yang erat—bukan hanya dari penguasaan permainan sebagai bek, melainkan juga dari pengalaman menjadi bagian dari skuad-skuad penentu gelar.
Bagi Persib, langkah ini sekaligus mempertegas bahwa klub ingin memanfaatkan “energi juara” yang pernah dibangun bersama. Achmad Jufriyanto yang telah mewariskan empat gelar liga untuk Maung Bandung kini diarahkan untuk menularkan pengalaman itu dalam kapasitas baru di tim pelatih.
Dengan demikian, mulai musim Super League 2026-2027, Persib menempatkan Jupe bukan lagi sebagai pemain di lapangan, melainkan sebagai figur pelengkap yang membawa memori keberhasilan tim. Seluruh tanggung jawab yang akan ia emban pun akan dimulai ketika kompetisi memasuki babak baru, dengan Igor Tolic sebagai nakhoda utama dan Achmad Jufriyanto sebagai asisten pelatih.












