Olahraga

Geypens Ungkap Rasa Bangga Usai Gabung TC Timnas Indonesia untuk ASEAN Championship 2026

×

Geypens Ungkap Rasa Bangga Usai Gabung TC Timnas Indonesia untuk ASEAN Championship 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Reaksi Tim Geypens Usai Gabung TC Timnas Indonesia untuk ASEAN Championship 2026

jurnalistik.co.id – Tim Geypens mengungkapkan rasa bangganya setelah bergabung dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali untuk persiapan ASEAN Championship 2026. Bek kiri berusia 21 tahun itu masuk dalam daftar 50 pemain pilihan pelatih John Herdman.

Geypens merapat ke program latihan yang dijadwalkan berlangsung hingga 25 Juli 2026. Menurut informasi yang dia bagikan, ia tetap mengikuti seluruh rangkaian persiapan meski saat ini belum memiliki klub.

Kesempatan kembali memperkuat Timnas Indonesia menjadi momen yang dia nanti-nantikan. Sebelumnya, ia sempat menghadapi polemik paspor saat bermain di Liga Belanda, namun kini ia sudah diperbolehkan kembali merumput.

Lewat akun Instagram pribadinya, Geypens menyampaikan ungkapan syukur atas panggilan tersebut. “Suatu kehormatan. Suatu hak istimewa. Sebuah motivasi,” tulisnya pada unggahan yang menegaskan kebanggaannya terhadap kesempatan yang datang.

Ia juga menuliskan pesan yang menggambarkan pengalaman perdananya bersama skuat Garuda. “Pertama kali dengan @timnasindonesia,” imbuh Geypens, sebelum menutup dengan kalimat yang menunjukkan harapan besarnya ke depan. “Mimpi menjadi kenyataan,”

Di mata Geypens, masuknya namanya dalam skema pemusatan latihan tidak sekadar menjadi agenda kebugaran. Ini juga dibaca sebagai kesempatan untuk terus membangun kesiapan, sekaligus memanfaatkan masa latihan bersama Timnas Indonesia menjelang ASEAN Championship 2026.

Menunggu pintu debut bersama tim senior

Meski sudah berada di dalam pemusatan latihan, Geypens masih menunggu kesempatan untuk menjalani debut bersama Timnas Indonesia senior. Dalam rekam sepak bolanya, ia pernah memperkuat Timnas U-20 Indonesia pada 2024 di bawah arahan Indra Sjafri.

Pada periode tersebut, Geypens mencatatkan empat penampilan dalam laga persahabatan internasional. Ia tampil sebagai bek kiri saat Indonesia menghadapi Ukraina U23, Panama U23, Jepang U19, dan Italia U21.

Pengalaman di level kelompok umur juga memperlihatkan bahwa ia pernah diuji dalam sejumlah skenario pertandingan yang berbeda. Namun, saat menghadapi Korea Selatan U21, ia tidak dimainkan dan hanya berada di bangku cadangan.

Dengan demikian, pemusatan latihan kali ini menjadi babak berikutnya yang bisa membuka peluang tambahan dalam perjalanan kariernya di Timnas Indonesia. Untuk debut bersama tim senior, peluang itu disebut tetap terbuka menjelang ASEAN Championship 2026.

Masuknya Geypens ke dalam daftar 50 pemain pilihan Herdman menunjukkan bahwa ia menjadi salah satu bagian dari perencanaan menjelang turnamen. Bagi pemain yang selama ini berstatus menunggu klub baru, keberadaan di TC Timnas juga menjadi ruang untuk menunjukkan konsistensi dan kesiapan saat setiap kesempatan tampil menunggu jadwal pelatih.

Di saat yang sama, kalimat-kalimat yang ia sampaikan di Instagram memperlihatkan adanya dorongan mental untuk memaksimalkan waktu di pemusatan latihan. Ia menempatkan panggilan ini sebagai momen istimewa, serta menjadikannya bahan bakar motivasi untuk tahapan berikutnya.

Selama TC berlangsung sampai 25 Juli 2026, Geypens akan berupaya beradaptasi dengan ritme latihan dan dinamika skuat. Di perjalanan menuju ASEAN Championship 2026, debut bersama tim senior menjadi tujuan yang masih belum terjawab, tetapi kini berada dalam jangkauan kesempatan yang lebih nyata.

Dengan pengalaman di Timnas U-20 pada 2024 dan statusnya yang kini sudah diperbolehkan kembali merumput setelah polemik paspor, Geypens datang ke pemusatan latihan membawa kombinasi pengalaman kompetitif dan kesiapan yang terus dibangun. Yang tersisa adalah bagaimana peluang debut itu kemudian ditentukan di tim senior.

Bagaimanapun, pengakuan Geypens soal “kehormatan” dan “hak istimewa” yang ia rasakan memperjelas bahwa kesempatan ini diperlakukan sebagai sesuatu yang penting. Dalam konteks persiapan ASEAN Championship 2026, keberadaannya di Bali menjadi bagian dari upaya Timnas Indonesia merapikan fondasi menjelang turnamen.