jurnalistik.co.id – Jalan Tegar Beriman di Cibinong, Kabupaten Bogor, akan menjadi area car free day pada Minggu, 23 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) yang diselenggarakan secara rutin setiap akhir pekan.
Selama pelaksanaan CFD, akses kendaraan bermotor akan ditutup total. Penutupan diberlakukan mulai pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB.
Menurut keterangan yang beredar, penutupan tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan sekaligus kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Bogor. Warga dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk berolahraga, bersepeda, maupun menghabiskan momen bersama keluarga tanpa kendaraan bermotor.
Pengumuman terkait pelaksanaan CFD juga disampaikan melalui akun Instagram cfdcibinongbogor. Dalam unggahan tersebut, tertulis bahwa Car Free Day (CFD) Cibinong tanggal 23 Agustus tetap digelar.
Pada CFD kali ini, terdapat penyesuaian pada area untuk pedagang. Alun-alun Kabupaten Bogor disebut akan dibuat bebas dan steril dari pedagang selama kegiatan berlangsung.
Adapun pedagang akan dipindahkan ke area depan Pasar Petani Garuda dan Hutan Kota Cibinong. Perubahan lokasi ini dimaksudkan agar lalu lintas pejalan kaki serta aktivitas di area utama tetap tertata.
Bagi masyarakat yang hendak melintas di sekitar Cibinong pada Minggu pagi, disarankan memperhatikan rekayasa lalu lintas. Pemanfaatan jalur alternatif diperlukan untuk mengurangi potensi kepadatan di lokasi penutupan.
Kendaraan yang bergerak dari Bojonggede menuju Jakarta dialihkan melalui jalur Cikaret. Pilihan rute ini diharapkan membantu aliran kendaraan tetap berjalan meski akses ke area CFD ditutup.
Untuk kendaraan dari Jalan Raya Jakarta-Bogor menuju Bojonggede, arah perjalanan dapat diarahkan melalui kawasan Cikaret atau Karadenan. Pengalihan ini menjadi salah satu langkah penataan arus kendaraan di sekitar area terdampak.
Berita Terkait
Sementara itu, kendaraan dari kawasan Pakansari menuju Jalan Raya Jakarta-Bogor dapat menggunakan jalur alternatif Kandang Roda. Dengan adanya beberapa opsi, pengendara diharapkan dapat memilih rute yang paling memungkinkan sesuai kondisi di lapangan.
Pengendara juga diminta merencanakan perjalanan terlebih dahulu sebelum berangkat. Tujuannya agar waktu tempuh dapat lebih terukur dan risiko kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi CFD dapat diminimalkan.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Bogor juga menyiapkan kantong-kantong parkir untuk pengunjung yang membawa kendaraan pribadi. Kantong parkir utama disediakan di beberapa lokasi.
Lokasi kantong parkir utama meliputi Area Kodim, Kejaksaan Negeri, Polres Bogor, Gedung Kesenian, Bank BJB, DPMPTSP (MPP), KPU, ATR/BPN, Disdukcapil, dan Diskominfo. Parkir juga disiapkan di Ruko Cibinong City Center (CCC).
Apabila kantong parkir utama telah penuh, pengunjung dapat memanfaatkan parkir tambahan. Daftar lokasi tambahan antara lain Setda, Masjid Agung Baitul Faizin, Pusdai, PDAM, Taman Pemuda, Bappedalitbang, Disdagin, Korpri, Diskanak, serta DP3AP2KB.
Masih sebagai opsi lanjutan, kendaraan juga dapat diparkir di Stadion Persikabo, DKP, Disbudpar, hingga Dinas Sosial. Dengan ketersediaan beberapa alternatif tempat parkir, masyarakat diharapkan dapat mengikuti CFD dengan aman dan nyaman.
Di tengah informasi kegiatan, juga disampaikan ajakan untuk membantu saudara-saudara yang tengah berduka di Nusa Tenggara Timur akibat gempa. Ajakan tersebut menekankan upaya untuk meringankan beban yang sedang mereka hadapi.
Secara keseluruhan, CFD Cibinong pada 23 Agustus 2026 membawa ketertiban melalui penutupan jalan, pengaturan pedagang, serta rekayasa lalu lintas dan penyediaan parkir. Masyarakat diharapkan mematuhi arahan petugas dan menyesuaikan rute perjalanan agar aktivitas berjalan lancar.
Selain penutupan akses kendaraan, warga juga diarahkan untuk memanfaatkan waktu HBKB dengan bergerak di area yang steril dari arus bermotor. Dengan penataan tersebut, aktivitas pejalan kaki diharapkan lebih tertib dan nyaman selama jam pelaksanaan.
Agar keberangkatan tidak terganggu, pengendara disarankan mengikuti petunjuk rekayasa lalu lintas di lapangan serta menyesuaikan rencana perjalanan sesuai jalur pengalihan yang sudah diumumkan. Perhatian pada informasi terbaru juga penting agar masyarakat bisa menyesuaikan langkah saat berada di sekitar titik penutupan.












