Teknologi

Robot Lalu Lintas AiMOGA: Bekerja di Persimpangan Jalan, Disaksikan di WRC 2026

×

Robot Lalu Lintas AiMOGA: Bekerja di Persimpangan Jalan, Disaksikan di WRC 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Bukan Sekadar Pajangan, Robot Ini Bertugas di Persimpangan Jalan

jurnalistik.co.id – AiMOGA Robotics menghadirkan robot lalu lintas pintar yang tidak berhenti pada demonstrasi di ruang pamer. Teknologi tersebut ditampilkan sebagai perangkat yang bekerja pada skenario pengaturan lalu lintas, bahkan dipantau melalui siaran langsung di ajang World Robot Conference (WRC) 2026.

Dalam WRC 2026 yang berlangsung di Beijing Etrong International Exhibition & Convention Center, China, pada 19–23 Agustus 2026, AiMOGA memasukkan penerapan robot ke berbagai sektor. Ajang bertema “Human-Robot Symbiosis, Production-Demand Convergence” ini menjadi panggung untuk memperlihatkan bagaimana robot dapat berkolaborasi dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Salah satu sorotan datang dari intelligent traffic robot atau robot lalu lintas pintar. Berbeda dengan pameran robotika yang kerap menampilkan kemampuan produk melalui simulasi terbatas, AiMOGA membawa kondisi lalu lintas perkotaan ke area pameran secara langsung.

Robot lalu lintas: dari pajangan ke fungsi operasional

Robot lalu lintas AiMOGA ditujukan untuk menjalankan peran di persimpangan jalan, bukan sekadar menunggu penonton melihat fitur. Pengembangannya diarahkan untuk menjawab kebutuhan pengelolaan lalu lintas melalui kombinasi robotika dan kecerdasan buatan, sehingga respons terhadap kondisi sekitar dapat mengikuti skenario yang telah dirancang.

Pengunjung WRC 2026 dapat menyaksikan siaran langsung dari 22 kota yang menampilkan pengoperasian robot lalu lintas pintar di berbagai persimpangan. Melalui koneksi lintas kota secara real-time, kondisi di titik-titik persimpangan dapat ditampilkan langsung kepada pengunjung selama ajang berlangsung.

Gambaran tersebut memperlihatkan perubahan arah pengembangan robot layanan. Jika sebelumnya teknologi robot lebih banyak diperlihatkan dalam skenario tertentu di dalam ruangan, kini penerapannya diperluas ke lingkungan yang lebih dinamis, di mana situasi lalu lintas bergerak dan terus beradaptasi.

Dalam konteks penggunaan nyata, robot lalu lintas dituntut mampu menyesuaikan diri dengan aktivitas kendaraan dan kondisi di sekelilingnya. Robot juga harus menjalankan tugas sesuai dengan skenario yang telah ditetapkan, sehingga pengoperasian tidak hanya terlihat menarik, melainkan relevan dengan kebutuhan di lapangan.

AiMOGA tidak hanya mengundang pengunjung untuk melihat spesifikasi melalui materi presentasi. Di area pamer, pengunjung juga diberi kesempatan berinteraksi langsung dengan robot lalu lintas pintar yang berada di lokasi, sehingga cara kerja teknologi dapat dipahami dalam pengalaman langsung.

Penerapan produk lain: humanoid hingga robot pendamping

Selain robot lalu lintas, AiMOGA turut membawa berbagai produk lain yang mencakup robot humanoid, robot untuk layanan kesehatan, perangkat bantu, hingga robot pendamping rumah tangga. Di antaranya adalah robot humanoid Mornine, robot perawat, kursi roda pintar berbasis kendali otak, robot anjing Argos, serta robot pendamping rumah tangga bernama Mobo.

Pada sesi yang ditampilkan, Mornine diperlihatkan melalui koneksi langsung dengan sejumlah fasilitas pelayanan publik di Kota Wuhu. Fasilitas tersebut meliputi Museum Wuhu, First People’s Hospital, serta Housing Provident Fund Management Center, yang menjadi titik layanan untuk memperlihatkan kegunaan robot dalam beragam aktivitas.

Robot humanoid Mornine tampil saat menjalankan fungsi sebagai pemandu, memberikan layanan konsultasi, hingga menyambut pengunjung. Peragaan ini menekankan bahwa penggunaan Mornine tidak terbatas pada satu peran, melainkan dapat masuk ke kebutuhan layanan sehari-hari di lingkungan publik.

Penerapan Mornine juga diperluas ke sektor ritel otomotif. Sejumlah diler di China terhubung melalui siaran langsung, sementara demonstrasi penggunaan di diler luar negeri, termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Afrika Selatan, ditampilkan melalui rekaman video.

Melalui rangkaian contoh lintas sektor tersebut, AiMOGA menempatkan robot sebagai bagian dari ekosistem layanan, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga interaksi di fasilitas publik dan kebutuhan ritel. WRC 2026 pun menjadi wadah untuk menunjukkan bahwa arah pengembangan robot tidak berhenti pada uji coba tertutup, tetapi bergerak menuju implementasi yang lebih luas dan terhubung dengan beragam konteks penggunaan.