Peristiwa

Pawai Pembangunan HUT RI ke-81 di Solo, Arus Jalan Slamet Riyadi Dialihkan pada 21 Agustus 2026

×

Pawai Pembangunan HUT RI ke-81 di Solo, Arus Jalan Slamet Riyadi Dialihkan pada 21 Agustus 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Besok Pawai Pembangunan Peringatan HUT RI Digelar di Solo, Arus Lalin Jalan Slamet Riyadi Dialihkan

jurnalistik.co.id – Solo akan menggelar pawai pembangunan dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke-81 RI pada Jumat, 21 Agustus 2026, siang. Kegiatan ini dijadwalkan dimulai pukul 14.00 WIB dan melibatkan arus lalu lintas di Jalan Slamet Riyadi.

Rute pawai berangkat dari depan Kantor Dinas Sosial (Dinsos) dan berakhir di Balai Kota Solo. Sepanjang perjalanan, peserta berjalan menyusuri Jalan Slamet Riyadi sambil melewati panggung utama yang berada di depan Bank Indonesia Solo.

Dalam pawai pembangunan 2026, Pemerintah Kota Solo mengangkat tema yang menitikberatkan pada isu lingkungan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo, Maretha Dinar Cahyono, menjelaskan bahwa tema tersebut dimaksudkan untuk mengajak masyarakat mencintai lingkungan dan menjalani hidup sehat.

Maretha menyampaikan bahwa gagasan besar kegiatan tahun ini “lebih kembali ke alam”. Melalui pawai, diharapkan pesan lingkungan dapat tersampaikan kepada warga yang menonton maupun yang turut mengikuti rangkaian kegiatan.

Pengaturan arus lalu lintas di Jalan Slamet Riyadi

Selama pawai berlangsung, arus lalu lintas di Jalan Slamet Riyadi akan ditutup. Pengalihan dilakukan agar peserta pawai dapat bergerak sesuai jadwal dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Taufiq Muhammad, mengatakan pengalihan arus dimulai dari sisi barat. Rekayasa lalu lintas dilakukan dari Gendengan, mengarah ke utara dan selatan, sampai ke depan Balai Kota.

Menurut Taufiq, titik Simpang Gendengan ke barat akan digunakan untuk peserta mobil hias. Sementara itu, Simpang Gendengan ke timur disiapkan bagi peserta pejalan kaki agar alur pergerakan lebih tertata.

Untuk pengaturan pada saat pemberangkatan dari utara, rekayasa juga mencantumkan pola belok. Flyover Manahan akan diarahkan belok kanan ke Jalan Kenanga, dengan catatan barrier pembatas akan dibuka sementara.

Setelah dari Kenanga, kendaraan dialihkan belok kiri ke Jalan Wawar. Dengan pengaturan itu, arus kendaraan tidak langsung menerobos jalur pawai, melainkan dialihkan mengikuti lintasan yang ditentukan petugas di lapangan.

Rute bus dan opsi perjalanan layanan Batik Solo Trans

Pengalihan arus juga berdampak pada operasional bus yang melewati Jalan Slamet Riyadi. Dishub mencantumkan penyesuaian rute untuk layanan Batik Solo Trans dari arah timur maupun barat.

Dari timur, bus Batik Solo Trans yang semula melewati Jalan Slamet Riyadi diarahkan menuju Jalan Radjiman. Adapun dari barat, bus akan diarahkan ke Jalan Hasanudin.

Penyesuaian rute tersebut disiapkan agar penumpang tetap bisa menjangkau tujuan dengan lintasan yang masih terhubung. Petugas di titik-titik pengalihan juga diperlukan untuk memastikan transisi rute berjalan lancar saat jam keberangkatan pawai.

Lokasi parkir bagi warga yang menyaksikan pawai

Pihak terkait juga menyiapkan sejumlah titik lokasi parkir agar warga yang ingin menyaksikan pawai tidak sulit mencari tempat. Penataan lokasi parkir dinilai penting mengingat pawai akan menambah kepadatan di sekitar jalur utama.

Lokasi parkir yang disebutkan antara lain berada di Jalan Bhayangkara, Jalan Dr Soepomo, Jalan Honggowongso, dan Jalan Diponegoro. Selain itu, tersedia juga opsi di Jalan Kartini, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Imam Bonjol, serta Jalan Museum.

Warga juga dapat memarkir kendaraan di Jalan Gatot Subroto, Halaman Balai Kota, Benteng Vastenburg, dan kawasan Galabo. Untuk area lain, disiapkan pula lokasi parkir di area Sriwedari.

Imbauan solidaritas terkait gempa Nusa Tenggara Timur

Di tengah rangkaian informasi kegiatan, terdapat juga pesan solidaritas untuk membantu korban gempa yang terjadi di Nusa Tenggara Timur. Dalam teks sumber disebutkan gempa berkekuatan M 7,7 yang sedang merundung wilayah tersebut.

Pesan tersebut mengajak masyarakat untuk mengulurkan tangan guna meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Bantuan dimaksudkan agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat bagi warga terdampak.

Dengan persiapan tema pawai yang berfokus pada lingkungan serta pengaturan lalu lintas yang terencana, pawai pembangunan HUT RI ke-81 diharapkan berlangsung aman dan tertib. Warga yang akan menyaksikan kegiatan dapat menyesuaikan rute perjalanan serta memanfaatkan titik parkir yang telah disediakan.