Daerah

Wagub Idah Syahidah: Pramuka Gorontalo Dukung Swasembada Pangan

×

Wagub Idah Syahidah: Pramuka Gorontalo Dukung Swasembada Pangan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Wagub Idah Dorong Pramuka Gorontalo Dukung Swasembada Pangan

jurnalistik.co.id – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menghadiri upacara peringatan HUT ke-65 Gerakan Pramuka di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan ini menjadi rangkaian penting dalam agenda kepramukaan daerah sekaligus mempertemukan berbagai unsur pembinaan generasi muda di Bumi Perkemahan Bongohulawa.

Upacara dipimpin Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan berlangsung bersamaan dengan penerimaan kembali kontingen Jambore Nasional (Jamnas) ke-12.

Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan Kemah Bakti Saka Widya Budaya Bakti tingkat Kabupaten Gorontalo yang telah berlangsung sejak 25 Agustus 2026.

Usai pelaksanaan upacara, Idah Syahidah menyampaikan ucapan selamat kepada Gerakan Pramuka yang diperingati setiap 14 Agustus.

Menurutnya, peringatan tahun ini memiliki nilai khusus karena adanya momen kebersamaan setelah kontingen Gorontalo kembali dari Jamnas ke-12 yang digelar di Bumi Perkemahan Cibubur.

Idah menilai momen tersebut tidak hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik pramuka.

“Tentunya ini adalah momen yang tidak akan terulang untuk para siswa Siaga dan Penggalang, karena Jambore Nasional ini dilaksanakan setiap lima tahun sekali,” ujar Idah.

Wakil Gubernur juga menekankan bahwa Pramuka merupakan ruang pembinaan yang strategis dalam menyiapkan generasi muda untuk menghadapi target jangka panjang Indonesia Emas 2045.

Ia menyebut tema HUT ke-65 Pramuka, yakni penguatan organisasi dalam mendukung swasembada pangan, perlu diwujudkan melalui keterlibatan nyata para anggota.

Idah menggarisbawahi agar pesan tersebut tidak berhenti pada seremonial, melainkan diterjemahkan menjadi kesiapan dan kemampuan yang bisa dipraktikkan.

“Ini bukan hanya sekadar slogan saja, tetapi bagaimana anak-anak bangsa ini juga harus menyiapkan, harus mampu menyongsong dan mempersiapkan diri untuk siap mendukung swasembada pangan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Idah turut mendorong peran Satuan Karya (Saka), khususnya Saka Taruna Bumi, untuk memperkuat kepedulian generasi muda terhadap lingkungan.

Ia juga berharap melalui kegiatan di Saka, anggota pramuka dapat dikenalkan pada berbagai bidang yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

Ruang pembinaan yang dimaksud mencakup pertanian, peternakan, dan perikanan, sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat menyatu dengan pembentukan karakter.

Idah menilai kemampuan yang dibangun melalui Saka hendaknya tidak berhenti pada lingkup organisasi, melainkan dapat diterapkan langsung untuk mendukung pembangunan daerah.

“Mudah-mudahan acara ini tidak hanya sekadar seremoni saja, tetapi ada muatan-muatan yang membuat adik-adik ini tertarik untuk terjun langsung mempersiapkan swasembada pangan di Provinsi Gorontalo,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Gusnar Ismail bersama Wagub Idah menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) elektronik dari perwakilan pengurus Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka.

Idah dan Gusnar menerima KTA elektronik sebagai bagian dari upaya penguatan layanan keanggotaan di lingkungan Pramuka.

KTA elektronik tersebut, menurut keterangan kegiatan, tidak hanya berfungsi sebagai identitas anggota, tetapi juga mendukung pendataan keanggotaan yang lebih terintegrasi secara daring.

Dengan rangkaian upacara, penerimaan kembali kontingen Jamnas ke-12, kemah Saka, serta penguatan sistem keanggotaan melalui KTA elektronik, peringatan HUT ke-65 Pramuka di Gorontalo diarahkan agar memberikan dampak pembinaan yang nyata dan berkelanjutan.

Idah menutup dengan harapan agar muatan pembelajaran dari Pramuka dapat menjangkau peserta didik secara lebih bermakna, sehingga mereka siap ikut mempersiapkan swasembada pangan di Provinsi Gorontalo.

Rangkaian kegiatan tersebut juga menegaskan pentingnya kesinambungan pembinaan bagi peserta didik di lingkungan Gerakan Pramuka. Setelah pertemuan dalam upacara dan momen penerimaan kembali kontingen, seluruh unsur yang terlibat diarahkan agar pesan peringatan dapat diterapkan dalam aktivitas nyata di lapangan.

Lebih lanjut, penguatan organisasi dan sistem keanggotaan menjadi bagian dari upaya agar layanan berjalan lebih tertata. Penerimaan KTA elektronik yang disampaikan dalam kesempatan itu diharapkan membantu pendataan anggota secara lebih terintegrasi melalui layanan daring, sekaligus mendukung pengembangan program pembinaan yang berkelanjutan.