Entertainment

Emily Eavis Pastikan Oasis Tidak Jadi Headliner Glastonbury 2027

×

Emily Eavis Pastikan Oasis Tidak Jadi Headliner Glastonbury 2027

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Oasis not headlining Glastonbury 2027, organiser Emily Eavis confirms

jurnalistik.co.id – Oasis dipastikan tidak tampil sebagai headliner di Glastonbury 2027. Konfirmasi itu disampaikan oleh ko-organiser Glastonbury, Emily Eavis, setelah muncul spekulasi di kalangan penggemar.

Kendati band tersebut berencana kembali ke panggung lewat rangkaian konser pada musim panas tahun berikutnya, Worthy Farm tidak masuk dalam rute mereka untuk edisi 2027. Ketidakmunculan Oasis membuat jadwal festival itu kehilangan satu slot yang sempat diprediksi banyak orang.

Spekulasi berawal dari pengumuman konser Oasis tahun 2027 yang tersebar di beberapa wilayah, termasuk Inggris, Irlandia, Eropa, dan Amerika Serikat. Dari sana, banyak penggemar lalu membaca peluang Glastonbury sebagai bagian dari perjalanan tur mereka.

Dalam informasi yang beredar, Oasis dijadwalkan tampil di Manchester City’s Etihad Stadium pada Jumat dan Sabtu yang bertepatan dengan hari-hari Glastonbury. Namun, hingga saat ini tidak ada konser Oasis yang dijadwalkan pada hari Minggu, sehingga kesimpulan paling logis bagi sebagian fans adalah kemungkinan mereka naik ke panggung utama untuk menutup acara.

Rumor itu kemudian mendapat respons langsung dari Emily Eavis di media sosial. Saat seorang pengikut menuliskan permintaan agar Oasis ikut tampil—“Please say you’ve got Oasis”—Eavis menjawab dengan tegas, “Sorry Jimmy, not this time!”

Respons Eavis tersebut sejalan dengan pernyataan yang sebelumnya juga disampaikan frontman Oasis, Liam Gallagher. Beberapa waktu lalu di X, Liam menanggapi unggahan fan-site yang menyebut mereka sebagai kandidat kuat headliner Glastonbury. Liam menulis, “It’s not happening,” sebelum menambahkan: “So all you croc wearing flag waving [people] can calm […] down.”

Dengan demikian, kesempatan Oasis untuk tampil di Pyramid Stage pada Glastonbury 2027 dipastikan tidak terjadi. Bagi Glastonbury sendiri, kabar ini sekaligus mengunci satu nama besar yang sebelumnya sempat dibicarakan sebagai kemungkinan pengisi slot utama festival.

Oasis, seperti halnya Glastonbury, juga memilih absen pada tahun 2026. Pada tur kali ini, band merencanakan rangkaian 38 pertunjukan, yang menjadi fase berikutnya dari kebangkitan mereka setelah reuni live pada 2025 mendapat sambutan luas.

Reuni tersebut diperkirakan menghasilkan nilai sekitar £300 juta. Sebelum tur terakhir mereka dimulai, Oasis juga sempat menyampaikan kalimat yang menandai karakter rilis panggung mereka: “Come see. It will not be televised,” yang kemudian terbukti melalui dokumentasi konser mereka dalam film berjudul Don’t Look Back in Anger, dirilis awal bulan ini.

Emily Eavis sendiri pernah terbuka soal pertimbangan komersial headliner. Walau Glastonbury—yang disiarkan BBC—memberi eksposur besar untuk musisi di panggung dunia, Eavis mengungkap bahwa mereka membayar headliner jauh lebih rendah dibandingkan kesempatan lain. Hal ini turut menjadi alasan mengapa festival tersebut tidak selalu menjadi pilihan otomatis bagi setiap nama besar.

Selain itu, Liam dan Noel Gallagher—keduanya kini berada di usia 50-an—tidak memainkan tiga malam berturut-turut selama rangkaian tur comeback mereka. Pola jadwal itu, menurut konteks yang sama, membuat kemungkinan Glastonbury terasa semakin kecil bagi Oasis.

Secara historis, Oasis sudah memiliki jejak di Glastonbury sejak lama. Mereka membuat debut pada 1994, saat masih tampil sebagai band muda di NME Stage—yang kini dikenal sebagai Woodsies Stage—sebelum rilis album debut mereka, Definitely Maybe.

Mereka kemudian kembali untuk menjadi headliner di Pyramid Stage pada tahun berikutnya. Pada penampilan tersebut, bintang solo yang berasal dari Take That, Robbie Williams, ikut bergabung di atas panggung, dan Oasis juga tampil lagi pada 2004.

Ketika jadwal Oasis terpisah beberapa tahun, dua bersaudara itu tetap tampil di Worthy Farm sebagai artis solo. Namun, mengacu pada keputusan mereka untuk 2027, keduanya tampaknya tidak akan kembali bersama dalam satu panggung di festival tersebut setidaknya pada tahun itu.

Sejumlah pertanyaan kemudian bergeser ke siapa yang akan mengisi slot headliner Glastonbury berikutnya. Pada edisi tahun lalu, penampilan pamungkas dibawakan oleh The 1975, Neil Young, dan Olivia Rodrigo, sementara Rod Stewart tampil pada slot legendaris.

Di bawah bayang-bayang itu, Oasis sempat disebut sebagai salah satu favorit untuk menjadi headliner tahun depan, berdampingan dengan sederet nama yang kerap dihubungkan dengan rumor, termasuk Taylor Swift dan Madonna, serta nama lain seperti Harry Styles, Sam Fender, Ed Sheeran, Sabrina Carpenter, dan Fred Again.

Selain daftar favorit tersebut, beberapa nama headliner terdahulu juga turut disebut dalam percakapan publik seperti Radiohead, Pulp, dan Florence and the Machine. Di ruang yang sama, muncul pula kandidat lain yang juga kerap disebut, mulai dari Rihanna, Lady Gaga, Chappell Roan, hingga Eminem.

Untuk prediksi berbasis penilaian pasar, penyedia taruhan juga ikut memberikan peluang pada sejumlah kemungkinan, termasuk Charli XCX, Raye, Bad Bunny, Adele, Miley Cyrus, Kendrick Lamar, Justin Bieber, Bruce Springsteen, dan Little Simz.

Namun, pada bulan lalu Emily Eavis sudah memberi klarifikasi mengenai line-up. Ia mengonfirmasi bahwa mereka sudah membooking headliner untuk musim panas berikutnya, sekaligus mematahkan rumor yang menyebut Madonna akan ikut serta. Saat berbicara kepada Katie Razzall di BBC Radio 4 program PM, Eavis menyatakan: “No, it’s definitely not Madonna, I’ll tell you that.”

Ia menambahkan, “But we have got three [other] headliners and we’re very excited about it – it’s all coming together really well.” Dengan nada yang sama, ia menolak membahas lebih jauh detail daftar nama saat ditanya, termasuk ketika menyangkut kemungkinan Taylor Swift.

Swift sendiri pernah diumumkan sebagai headliner Glastonbury untuk perayaan ulang tahun ke-50 pada 2020. Sayangnya, festival pada tahun itu dibatalkan sepenuhnya karena pandemi Covid-19, sehingga ia sampai sekarang belum tampil di Worthy Farm.

Ketika ditanyakan mengenai kemungkinan Swift akhirnya tampil, Emily Eavis hanya tertawa dan mengatakan ia tidak ingin memperpanjang pembahasan soal line-up. Dengan begitu, Glastonbury 2027 tetap menyisakan teka-teki soal nama besar mana yang akan memimpin panggung utama, setelah Oasis dipastikan mundur dari daftar tersebut.