jurnalistik.co.id – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) memperkuat kendali atas PT Telkom Data Ekosistem (TDE) melalui penguatan kepemilikan pada anak usaha yang bergerak di ekosistem data.
Langkah korporasi ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian konsolidasi di internal Grup Telkom, dengan fokus pada penguatan kontrol perusahaan terhadap entitas terkait.
Dalam keterbukaan informasi yang dirujuk dalam laporan, TLKM menyebut telah membeli saham TDE dari Telkomsigma.
Transaksi tersebut mencakup pembelian 1,44 juta saham seri A serta 2,01 triliun saham seri B.
Nilai akuisisi itu setara dengan 19,19% dari seluruh saham TDE yang dikeluarkan dan disetor penuh.
Dengan penyetoran dan penerimaan saham yang dilakukan, perseroan kemudian merapikan struktur kepemilikan TDE agar seluruh saham berada di bawah kontrol TLKM.
Setelah transaksi selesai, kepemilikan TLKM di TDE dicatat mencapai 10,5 triliun lembar saham.
Jumlah tersebut disebut merepresentasikan kepemilikan penuh, yakni 100% saham TDE.
Menurut informasi yang disampaikan, penguatan penguasaan atas TDE dilakukan untuk mendukung kebutuhan strategis di dalam Grup Telkom, khususnya terkait rencana “unlock DC Co Telkom”.
Perusahaan juga menyatakan transaksi ini berkaitan dengan strategic partnership serta program streamlining Telkom Group.
Dengan demikian, pembelian saham tidak hanya berfungsi sebagai langkah kepemilikan, tetapi juga diarahkan untuk menyokong pengaturan kerja sama dan efisiensi pengelolaan di level grup.
Dalam keterbukaan informasi yang sama, TLKM menekankan bahwa transaksi dilakukan pada hubungan perseroan dan entitas anak perseroan.
Berita Terkait
SVP Corporate Secretary TLKM Edie Kurniawan menyampaikan penjelasan terkait dampak transaksi terhadap kondisi keuangan.
“Kepemilikan saham Telkom di TDE menjadi 100% dan mengingat transaksi ini dilakukan antara perseroan dan entitas anak perseroan, tidak ada dampak signifikan terhadap kondisi keuangan perseroan,” kata SVP Corporate Secretary TLKM Edie Kurniawan dikutip dari keterbukaan informasi, Jumat (18/9/2026).
Pernyataan tersebut menjadi salah satu poin utama yang menyertai informasi transaksi penguatan kepemilikan TLKM di TDE.
Bagi perseroan, perubahan struktur kepemilikan ke level 100% memperjelas posisi pengendalian atas entitas yang semula masih melibatkan porsi kepemilikan sebelumnya.
Rincian jumlah saham yang disebutkan—mulai dari saham seri A sebanyak 1,44 juta hingga saham seri B sejumlah 2,01 triliun—mencerminkan skala penguatan kepemilikan yang dilakukan TLKM melalui pembelian saham tersebut.
Di sisi lain, proporsi 19,19% dari seluruh saham TDE yang dikeluarkan dan disetor penuh juga disebut secara tegas untuk menggambarkan bagian kepemilikan yang ditambahkan melalui transaksi.
TLKM juga mengaitkan langkah ini dengan tujuan internal yang menyasar percepatan pengaturan strategis untuk “unlock DC Co Telkom”.
Selain itu, penyebutan strategic partnership dan program streamlining Telkom Group menunjukkan bahwa perseroan melihat transaksi ini sebagai bagian dari penataan berkelanjutan pada tingkat grup.
Secara ringkas, penguatan kendali TLKM atas TDE berujung pada status kepemilikan penuh, yakni 100% dengan total 10,5 triliun lembar saham.
Dalam penjelasan yang disampaikan, perseroan turut menegaskan bahwa karena transaksi berlangsung antara perseroan dan entitas anak perseroan, tidak terdapat dampak signifikan terhadap kondisi keuangan perseroan.
Dengan demikian, pembelian saham yang mencakup saham seri A dan seri B tersebut diposisikan sebagai langkah penguatan struktur kepemilikan sekaligus dukungan terhadap agenda strategis internal Grup Telkom.
Penguatan yang dilakukan melalui pembelian saham TDE tersebut juga diposisikan sebagai bagian dari penataan portofolio di dalam Grup Telkom, sehingga kendali atas entitas pengelola ekosistem data makin terpusat pada TLKM. Dalam penjelasan yang disampaikan perseroan, transaksi ini juga disebut berlangsung pada hubungan perseroan dan entitas anak, yang menjadi dasar pernyataan bahwa tidak ada dampak signifikan terhadap kondisi keuangan TLKM.












