jurnalistik.co.id – Maura Higgins akan mengambil alih peran sebagai pembawa acara sekaligus “matchmaker-in-chief” dalam reboot acara kencan populer Blind Date di Disney+.
Dalam pengumuman yang dirilis streamer tersebut, Higgins diposisikan sebagai penerus jejak mendiang Cilla Black, yang selama bertahun-tahun identik dengan format acara pencarian pasangan.
Disney+ juga membangkitkan memori penonton dengan meniru salah satu sapaan khas era Black dalam posting Instagram, yakni: “Blind Date host, what’s your name and where d’ya come from?’ It’s… Maura Higgins.”
Acara yang akan tayang pada tahun depan itu tetap mengandalkan format yang telah dikenal luas, di mana para kontestan mencari pasangan dengan memilih di antara tiga kandidat yang disembunyikan di balik sebuah dinding.
Melalui mekanisme pemilihan tersebut, kontestan mengikuti proses yang familiar—sebelum pertemuan langsung terjadi—dan pada akhirnya menentukan siapa yang dianggap paling cocok.
Blind Date versi awal meluncur di ITV pada 1985 dan menjadi tontonan akhir pekan yang sangat mapan, bertahan sebagai andalan tayangan Sabtu malam selama hampir dua dekade.
Di masa kejayaannya, Black hadir sebagai wajah utama acara, dengan latar sebagai penyanyi dan aktris asal Liverpool yang dikenal luas di Inggris.
Selama penayangan, Blind Date tidak hanya menghadirkan momen percakapan dan kejutan, tetapi juga tercatat melahirkan tiga pernikahan nyata dalam kehidupan pasangan yang bertemu melalui program tersebut, dengan Black hadir dalam acara di momen penting itu.
Setelah Cilla Black wafat pada 2015 pada usia 72 tahun, program ini sempat dihidupkan kembali dalam format revival yang dipandu oleh Paul O’Grady saat penayangan di Channel 5.
Dalam versi tersebut, Melanie Sykes kemudian mengambil alih peran suara utama pertunjukan, menggantikan peran “Our Graham” Skidmore yang selama ini menjadi sisi tepercaya dari Black.
Higgins membawa gaya “cheeky, fun, witty, dan warm”
Bagi Disney+, pemilihan Higgins diarahkan untuk menghadirkan nuansa yang sesuai dengan karakter acara, sekaligus menyelaraskan pendekatan hiburan yang ringan namun tetap mengalir.
Berita Terkait
Angela Jain, kepala konten Disney+ EMEA, menyebut nama Higgins sebagai “shortcut” untuk menampilkan tone yang “cheeky, fun, witty, and warm”.
Dalam keterangan yang dikutip dari Edinburgh TV Festival, Jain menambahkan, “She is a head turner – literally,” yang menyoroti daya tarik Higgins di depan kamera.
Higgins sendiri mulai mendapatkan perhatian publik melalui ajang Love Island pada 2019, saat ia menjadi finalist pada salah satu kompetisi realitas kencan yang paling ramai dibicarakan pada masanya.
Di dalam villa Love Island, ia dikenal melakukan upaya untuk mendekati Tommy Fury, sebuah langkah yang kemudian turut menjadi bagian dari narasi populer musimnya.
Setelah langkah awal itu, kariernya berkembang ke berbagai format reality TV, termasuk penampilan di versi AS The Traitors.
Di sisi lain, Higgins juga disebut akan tampil dalam serial baru Dancing With the Stars, yang mempertegas posisinya sebagai figur hiburan lintas platform dan lintas negara.
Ia sebelumnya juga pernah muncul dalam beragam program, seperti I’m a Celebrity, Dancing on Ice, dan Cooking with the Stars.
Selain tampil sebagai kontestan atau bintang acara, Higgins juga mengisi peran sebagai presenter di Glow Up Ireland, serta mengambil bagian dalam Aftersun—spin-off dari Love Island USA.
Dalam catatan aktivitasnya, ia juga sempat menjadi pengisi tamu pada ITV’s This Morning dan menghadirkan proyek dokumenter berjudul Maura Higgins: You’re Joking Me!
Dengan penunjukan ini, Disney+ menempatkan Higgins sebagai sosok yang akan memandu jalannya perjalanan para kontestan, dari tahap pemilihan di balik dinding hingga momen perkenalan yang menjadi inti daya tarik Blind Date.
Reboot yang dijadwalkan tayang tahun depan tersebut sekaligus membawa kesinambungan: memanfaatkan format klasik acara, namun mengisi posisi utama dengan wajah baru yang memiliki jejak kuat di dunia reality TV.
Bagi penggemar program, pergantian tongkat pembawa acara dari Cilla Black ke Maura Higgins menjadi penanda bahwa Blind Date akan kembali hadir dengan pendekatan yang tetap terasa hangat, jenaka, dan cepat saji—sebagaimana nuansa yang dijanjikan Disney+ dalam pengumumannya.











