jurnalistik.co.id – Tate McRae mencuri perhatian saat tampil di Lollapalooza, Chicago, dengan penampilan yang tampak seperti “emas cair” menyelimuti hampir seluruh tubuh.
Cahaya panggung membuat balutan tersebut berkilau dengan efek metalik yang memunculkan anggapan banyak orang bahwa penyanyi asal Kanada itu benar-benar dilapisi cat emas.
Namun, di balik tampilan yang terlihat sederhana di mata penonton, ada formula khusus dan proses produksi yang dirancang untuk kebutuhan pertunjukan.
Makeup artist Tate, Kali Kennedy, menegaskan bahwa “emas” yang tampak menempel di tubuh sama sekali bukan cat tubuh biasa.
Menurutnya, lapisan tersebut dibuat dari campuran metil selulosa, tembaga, dan air yang diproses hingga menghasilkan tekstur menyerupai cat cair.
Dengan komposisi itu, material dapat memberi kesan berkilau tebal, berpantul, dan tetap menjaga tampilan saat berada di atas panggung.
Dalam penjelasannya kepada Allure, Kali juga menyebut pembuat produk material tersebut adalah Blair Adhesives.
Kali mengatakan, “Produk ini dibuat oleh Blair Adhesives. Mereka sudah sangat berpengalaman membuat material yang bisa memantulkan cahaya dengan indah di atas panggung,”
“Karena dirancang khusus untuk kebutuhan produksi hiburan, cairan tersebut mampu menghasilkan efek metalik yang tebal, mengilap, dan tetap aman digunakan di tubuh selama pertunjukan berlangsung,”
Penampilan yang hanya berlangsung beberapa menit di panggung nyatanya dipersiapkan jauh lebih lama.
Kali menyatakan dirinya dan Tate telah mendiskusikan konsep “emas cair” berbulan-bulan sebelum akhirnya diwujudkan.
Di sepanjang proses itu, keduanya bahkan sempat mempertimbangkan apakah ide kreatif tersebut bisa benar-benar tercapai sesuai bayangan mereka.
Dari sisi logistik, tim menggunakan sekitar setengah dari total 135 galon cairan emas yang sebelumnya disiapkan untuk adegan mandi emas dalam visual pertunjukan Lollapalooza.
Angka itu menunjukkan bahwa konsep “emas cair” bukan hanya efek dekoratif, tetapi bagian dari desain produksi yang lebih luas.
Sebelum Tate naik ke panggung, persiapan kulit ternyata tidak dibuat rumit.
Tim hanya mengaplikasikan pelembap tubuh dalam jumlah cukup banyak agar cairan lebih mudah menempel.
Berita Terkait
Pelembap juga membantu mempermudah proses pembersihan setelah pertunjukan selesai.
Tema emas tidak berhenti pada lapisan metalik yang membalut tubuh.
Riasan wajah Tate turut disusun selaras agar tampilan keseluruhan tetap kohesif dan menonjol di bawah sorotan lampu.
Kali menjelaskan bahwa ia sengaja mempertahankan karakter kulit tan keemasan sebagai titik utama dari penampilan tersebut.
Untuk menyeimbangkan dominasi nuansa emas, ia membuat eyeliner lebih tebal dari biasanya.
Tujuannya, agar mata Tate tetap menjadi pusat perhatian di tengah keseluruhan efek kilau yang mendominasi tubuh.
“Secara alami Tate memang terlihat sangat cocok dengan nuansa emas yang hangat,” papar Kali kepada Allure.
“Kulit tan keemasannya sudah menjadi ciri khas penampilannya. Saya ingin memastikan matanya benar-benar menonjol,” imbuhnya.
Detail riasan lainnya turut ditata agar membentuk dimensi saat terkena cahaya panggung.
Bagian pipi diberi warna-warna bernuansa peach untuk menambah kesan hangat dan hidup.
Sementara itu, maskara hitam diaplikasikan berlapis pada bulu mata agar tampak tegas dan lebih terbaca dari jarak penonton.
Di area mata dan tubuh, kristal-kristal kecil disebar secara intensional.
Elemen tambahan ini bekerja seperti penyeimbang tekstur, sehingga meski sebagian besar permukaan tubuh tertutup cairan emas, tampilan tetap tidak datar.
Ketika seluruh komponen bertemu—lapisan metalik, riasan wajah, dan aksen kristal—hasilnya terlihat lebih dramatis di bawah lampu panggung.
Lewat penjelasan Kali, yang membuat “emas cair” Tate terasa meyakinkan bukan sekadar warna, melainkan material, keamanan pemakaian, serta cara mengolahnya agar memantulkan cahaya.
Pada akhirnya, penampilan Lollapalooza tersebut menunjukkan bagaimana kreator hiburan dapat menggabungkan sains material dan perencanaan artistik untuk menciptakan efek visual yang kuat.
Dan meski awalnya terkesan seperti cat tubuh, versi final yang tampil di panggung adalah hasil rancangan khusus Blair Adhesives—diramu untuk kebutuhan pertunjukan yang menuntut kilap, ketahanan, dan kendali tampilan selama durasi aksi.












