Otomotif

Honda NX500 Resmi Debut di GIIAS 2026, Fokus pada Teknologi E-Clutch

×

Honda NX500 Resmi Debut di GIIAS 2026, Fokus pada Teknologi E-Clutch

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Honda NX500 Meluncur di GIIAS 2026, Apa Keunggulannya?

jurnalistik.co.id – Honda resmi menghadirkan NX500 di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Model ini tampil sebagai motor adventure yang memadukan karakter crossover untuk penggunaan harian.

NX500 hadir untuk menggantikan posisi Honda CB500X, dengan sejumlah penyegaran yang menjadi sorotan utama. Salah satu pembaruan paling menonjol adalah penggunaan teknologi Honda E-Clutch pada sistem perpindahan gigi.

Technical Training Division PT Astra Honda Motor (AHM), Ade Muhajir, menyampaikan bahwa perubahan nama dari CB500X ke NX500 bukan sekadar pergantian identitas. Ade menekankan bahwa konsep pengembangannya diarahkan pada motor crossover yang tetap nyaman dipakai dalam aktivitas perkotaan.

Menurut Ade, “Nama NX diambil dari New X-over. Konsep pengembangannya adalah motor crossover yang nyaman digunakan di perkotaan.” Pernyataan tersebut menjadi dasar arah ubahan yang lebih dekat dengan kebutuhan pengguna harian.

“Konsep ubahannya lebih mengarah pada motor adventure yang nyaman digunakan setiap hari, bukan untuk off-road ekstrem,” kata Ade saat sesi bedah teknologi di BSD, Selasa (4/8/2026).

Dengan pendekatan tersebut, NX500 tidak hanya mengandalkan pembaruan dari sisi penamaan, tetapi juga memperkenalkan perangkat teknologi untuk mendukung pengalaman berkendara. Komponen yang menjadi pembeda paling terasa adalah E-Clutch.

Honda E-Clutch untuk perpindahan gigi lebih halus

Teknologi Honda E-Clutch memungkinkan pengendara melakukan perpindahan gigi tanpa perlu menarik tuas kopling. Sistem ini mengendalikan mekanisme ubah gigi secara elektronik, tetapi pengguna tetap diberi opsi menggunakan kontrol manual.

Ade menjelaskan bahwa di dalam sistem E-Clutch terdapat dua motor yang menggerakkan tiga gear untuk mengoperasikan kopling. “Di dalam sistem E-Clutch terdapat dua motor yang menggerakkan tiga gear untuk mengoperasikan kopling sehingga perpindahan gigi menjadi lebih halus,” ujarnya.

Ketika motor dinyalakan dan transmisi berada di posisi netral, sistem E-Clutch akan aktif secara otomatis. Statusnya ditampilkan melalui indikator huruf “A” pada panel instrumen.

Untuk pengendara yang memilih mode manual, indikator akan berubah menjadi huruf “M”. Pada kondisi ini, tuas kopling kembali berfungsi seperti pada motor konvensional.

Honda, menurut Ade, tetap mempertahankan tuas kopling manual agar pengguna yang sudah terbiasa mengoperasikan kopling tetap memperoleh sensasi berkendara yang diinginkan. Pilihan antara otomatis dan manual menjadi bagian dari fleksibilitas penggunaan harian.

Bagi pemula atau pengendara yang sering menghadapi kemacetan, E-Clutch juga ditujukan agar kegiatan berpindah gigi terasa lebih praktis. Dengan adanya pengendalian elektronik, pengoperasian tidak terlalu bergantung pada ritme tarik-tuas kopling setiap saat.

Masuknya E-Clutch pada NX500 membuat fokus pembaruan lebih terasa pada aspek kenyamanan, terutama pada situasi lalu lintas yang padat. Namun, karena mode manual tetap tersedia, karakter berkendara tetap bisa disesuaikan dengan kebiasaan pengendara.

Spesifikasi inti tetap menggunakan mesin 471 cc

Di sisi penggerak, NX500 tetap mengandalkan mesin dua silinder segaris 471 cc berpendingin cair yang sebelumnya digunakan pada CB500X. Mesin ini memiliki rasio kompresi 10,7:1.

AHM mengklaim mesin tersebut aman untuk digunakan dengan bahan bakar beroktan 90, termasuk Pertalite. Informasi ini menjadi rujukan penting bagi pengguna terkait kebutuhan bahan bakar harian.

Pembaruan juga hadir pada bagian tampilan dan sistem pendukung pengendara. NX500 disertai panel instrumen TFT yang menggunakan optical bonding structure untuk mengurangi pantulan cahaya sehingga layar lebih mudah dibaca.

Panel tersebut juga mendukung konektivitas Honda RoadSync. Pada saat yang sama, informasi E-Clutch ikut ditampilkan melalui indikator pada panel instrumen.

Dalam urusan pengereman, Honda menerapkan hubless floating disc. Sistem ini diklaim membantu pelepasan panas lebih optimal, sehingga performa pengereman dapat lebih terjaga saat digunakan.

Selain itu, NX500 dilengkapi Assist & Slipper Clutch serta ABS Dual Channel. Paket fitur tersebut memperluas dukungan kontrol berkendara pada beragam kondisi, termasuk saat kendaraan melambat atau menghadapi situasi jalan yang tidak sepenuhnya rata.

Honda juga menyediakan NX500 dalam tiga pilihan warna. Kombinasi antara pilihan tampilan, teknologi E-Clutch, dan dukungan fitur keselamatan menjadi bagian dari upaya Honda dalam menghadirkan motor adventure yang relevan untuk penggunaan harian.

Dengan debutnya di GIIAS 2026, NX500 menempatkan pembaruan bukan hanya pada perubahan identitas model, tetapi juga pada cara perpindahan gigi bekerja. Melalui E-Clutch, Honda menargetkan perpindahan gigi yang lebih halus, sekaligus menjaga opsi kontrol manual melalui tuas kopling.