jurnalistik.co.id – Dua orang ditangkap di London atas dugaan membantu layanan intelijen Iran, demikian pernyataan Kepolisian Metropolitan (Met Police). Keduanya kemudian dibebaskan dengan jaminan dan sejumlah syarat ketat.
Penangkapan ini dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan dugaan pelanggaran terkait National Security Act (NSA). Met menyebut usia tersangka masing-masing 60 tahun untuk pria dan 42 tahun untuk perempuan.
Menurut Met, penangkapan berlangsung pada hari Rabu, di dua lokasi berbeda di wilayah London. Pria 60 tahun dan perempuan 42 tahun ditahan di properti yang berbeda, mengikuti tahapan proses penyelidikan.
Kepolisian juga menyatakan kedua tersangka ditahan dengan tuduhan membantu intelijen asing. Setelah proses penahanan, mereka dilepaskan dengan status jaminan di bawah kondisi yang diberlakukan secara ketat, sesuai keterangan yang disampaikan Met.
Met menegaskan bahwa penangkapan tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan insiden atau serangan yang dikaitkan dengan komunitas Yahudi dan komunitas Iran di berbagai wilayah London pada awal tahun ini. Pernyataan itu disampaikan untuk merespons kekhawatiran publik terkait konteks keamanan yang tengah berkembang.
“Saya mengerti kabar tentang penangkapan ini akan menjadi perhatian bagi sebagian anggota masyarakat,” kata Komandan Helen Flanagan, Kepala Counter Terrorism Policing London. Dalam keterangan yang sama, Flanagan menambahkan bahwa pihaknya “tidak percaya ada ancaman yang bersifat segera terhadap masyarakat luas.”
Flanagan juga menjelaskan bahwa intensitas pekerjaan polisi terkait keamanan nasional dan ancaman yang berasal dari negara meningkat dalam setahun terakhir. Ia menyebut penyelidikan ini merupakan kelanjutan dari upaya yang sedang berjalan.
“We’ve seen a marked increase in the tempo of our work linked to national security and state threats over the past year and this investigation is a continuation of that.”
Berita Terkait
Dalam penjelasan lebih lanjut, Flanagan menegaskan bahwa aparat akan bertindak bila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keselamatan Inggris atau publik. Ia menyatakan, “As we’ve shown here, if we suspect any activity could threaten the safety of the UK or the public, then we will not hesitate to take action.”
Penyelidikan ini berangkat dari serangkaian langkah yang dilakukan polisi. Met menyebut penangkapan terjadi setelah dua kali penggeledahan di properti wilayah utara dan barat laut London pada bulan Juni.
Dua penggeledahan tersebut menjadi bagian dari proses penyelidikan yang kemudian berujung pada penahanan kedua tersangka. Setelah tahapan itu selesai, penangkapan dilakukan di London pada hari Rabu sesuai jadwal penyelidikan.
Pada tahap awal penanganan, Met menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan ragu untuk mengambil langkah bila ada dugaan aktivitas yang dapat menimbulkan risiko bagi keamanan. Pernyataan tersebut sekaligus menggambarkan prinsip tindakan polisi dalam menghadapi dugaan terkait keamanan nasional.
Met menempatkan kasus ini dalam kerangka penanganan terkait NSA, yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran dalam konteks keamanan negara. Meski demikian, polisi juga menekankan bahwa pihaknya tidak melihat keterkaitan langsung antara kasus ini dan rangkaian insiden yang sebelumnya terkait komunitas Yahudi serta Iran.
Dengan pembebasan menggunakan jaminan di bawah syarat ketat, kedua tersangka tidak lagi berada dalam tahanan polisi, namun tetap berada dalam pengawasan sesuai ketentuan yang ditetapkan. Met menggambarkan syarat tersebut sebagai bagian dari langkah lanjutan untuk menjaga keamanan selama proses berjalan.
Kasus ini dilaporkan sebagai berita yang sedang berkembang. Met menyatakan bahwa informasi tambahan akan dipublikasikan dalam pembaruan berikutnya setelah rincian lebih lanjut disiapkan.
Bagi publik, pernyataan Flanagan menjadi penekanan bahwa meski penangkapan menimbulkan perhatian, polisi tidak menduga adanya ancaman segera terhadap masyarakat luas. Pada saat yang sama, aparat tetap menganggap penyelidikan ini penting karena terkait dinamika ancaman keamanan nasional dan potensi keterlibatan pihak-pihak yang diduga mendukung kegiatan intelijen asing.
Hingga pembaruan berikutnya, Met akan melanjutkan proses penanganan sesuai mekanisme hukum dan tahapan investigasi. Penegasan bahwa kasus tidak terkait insiden awal tahun di London juga menunjukkan upaya polisi memisahkan konteks-konteks berbeda yang sempat membuat warga khawatir.












