Hukum & Kriminal

Kapolda Gorontalo Pimpin Apel Pagi, Minta Personel Proaktif Cari Informasi dan Disiplin Jauhi Pelanggaran

×

Kapolda Gorontalo Pimpin Apel Pagi, Minta Personel Proaktif Cari Informasi dan Disiplin Jauhi Pelanggaran

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Kapolda Gorontalo Pimpin Apel Pagi, Ingatkan Personel Aktif Mencari Informasi, Jauhi Pelanggaran

jurnalistik.co.id – Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.I.K., M.H., memimpin apel pagi sebagai forum pengarahan kepada seluruh personel. Dalam kegiatan yang berlangsung pada Senin, 07/09/2026, Kapolda menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan ketelitian dalam menjalankan tugas kepolisian.

Menurut Kapolda, situasi keamanan dan pelaksanaan pekerjaan di lapangan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Karena itu, setiap anggota diminta tidak bersikap pasif, melainkan terus bergerak mengikuti perkembangan yang terjadi di masyarakat.

Kapolda mengingatkan personel agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Lebih dari sekadar menunggu informasi, anggota diharapkan aktif mencari serta menggali informasi yang relevan dengan dinamika di lingkungan sekitar.

Ia juga menekankan bahwa pembaruan informasi harus menjadi kebiasaan kerja. Personel perlu memahami perkembangan di lapangan secara berkelanjutan agar dapat bertindak secara profesional sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan bahwa kedisiplinan adalah hal yang tidak bisa ditawar. Personel diminta menjaga sikap dan perilaku agar terhindar dari berbagai bentuk pelanggaran yang berpotensi merugikan diri sendiri.

Selain dampak terhadap pribadi, Kapolda juga mengingatkan bahwa pelanggaran dapat berdampak pada keluarga, institusi, hingga rekan kerja. Karena itu, setiap anggota diharapkan menempatkan disiplin sebagai bagian dari integritas dalam aktivitas sehari-hari.

Kapolda secara tegas mengingatkan larangan pelanggaran narkoba. Ia menyatakan, “Jangan membuat pelanggaran. Jauhi narkoba dan jauhi segala bentuk perbuatan yang dapat menjerumuskan anggota ke dalam masalah,”

Pengarahan tersebut menjadi penegasan agar anggota senantiasa menjaga batas tindakan yang dibenarkan. Kapolda mengajak seluruh personel untuk memahami konsekuensi setiap pilihan perilaku, terutama yang dapat menjerumuskan anggota ke persoalan hukum maupun pelanggaran disiplin.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga menekankan pentingnya saling mengingatkan di antara sesama anggota. Menurutnya, pengawasan sosial yang positif diperlukan agar tidak ada rekan yang terjerumus dalam langkah yang akhirnya dapat mencoreng nama baik Polri.

Kapolda menggarisbawahi bahwa menjaga satu sama lain bukan sekadar himbauan, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama. Dengan begitu, setiap anggota dapat tetap berada pada jalur yang benar dan menjaga kepercayaan publik.

Melalui apel pagi tersebut, Kapolda berharap seluruh personel semakin disiplin, bertanggung jawab, serta konsisten menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Harapan itu diarahkan agar seluruh anggota mampu mempertahankan integritas dalam setiap pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Kapolda menempatkan pengarahan ini sebagai penguat komitmen agar personel selalu peka terhadap perubahan yang terjadi di sekitar. Anggota dituntut mampu membaca situasi, memperbarui informasi, dan merespons dengan sikap yang terukur, sesuai koridor profesionalisme.

Dengan arahan tersebut, apel pagi diharapkan menjadi momentum pembenahan sikap dan penguatan budaya kerja. Setiap personel diingatkan agar tidak hanya menjalankan rutinitas, tetapi juga aktif mengawal keamanan serta ketertiban melalui tindakan yang disiplin dan bertanggung jawab.

Lebih jauh, Kapolda menegaskan bahwa integritas merupakan kunci dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ketika kedisiplinan dipatuhi dan pelanggaran dihindari, institusi dapat berjalan dengan wibawa, sementara personel tetap terlindungi dari konsekuensi negatif akibat tindakan yang menyimpang.

Apel pagi yang dipimpin Kapolda Gorontalo pada Senin, 07/09/2026, pada akhirnya menjadi pengingat bagi seluruh anggota untuk terus memperkuat kewaspadaan, menguatkan kedisiplinan, serta menjaga nama baik institusi melalui perilaku yang tepat dalam setiap penugasan.

Apel pagi tersebut juga dimaksudkan sebagai penguatan mental kerja bagi seluruh personel agar setiap penugasan dijalankan dengan cermat. Ketelitian dalam mengambil keputusan dinilai penting, karena kesalahan kecil dapat berdampak pada proses pelayanan maupun kepercayaan publik.

Dalam kesempatan itu, Kapolda menekankan agar anggota tidak hanya menunggu arahan, tetapi ikut memastikan informasi yang diterima sesuai kondisi di lapangan. Pembaruan pemahaman terhadap perkembangan sekitar diharapkan membantu personel merespons perubahan dengan sikap yang tepat dan tetap berada pada standar profesional.

Kapolda turut menegaskan bahwa upaya pencegahan pelanggaran harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Melalui saling mengingatkan dan pengawasan sosial yang sehat, setiap personel diharapkan dapat menjaga perilaku, termasuk menjauhkan diri dari tindakan yang berisiko membawa masalah, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan kerja.