Olahraga

Mikel Arteta Diperkirakan Segera Perpanjang Kontrak Baru dengan Arsenal

×

Mikel Arteta Diperkirakan Segera Perpanjang Kontrak Baru dengan Arsenal

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Mikel Arteta close to signing new deal with Arsenal

jurnalistik.co.id – Arsenal kini tengah memasuki fase yang menentukan terkait masa depan manajer mereka, Mikel Arteta. Dengan bursa transfer sudah resmi ditutup sampai Januari, proses finalisasi kesepakatan kontrak baru tersebut disebut berjalan mendekati tahap akhir.

Sumber yang dinilai dekat dengan situasi di Emirates Stadium menyebut diskusi sudah bergerak maju dalam beberapa waktu terakhir. Keyakinan penuh dari pihak-pihak yang terlibat membuat peluang pembaruan kontrak Arteta dipandang tinggal menunggu momen pengunciannya.

Arteta juga disebut sempat menghilangkan keraguan yang sempat tersisa tentang rencananya. Pernyataannya bulan lalu menegaskan bahwa ia tidak menganggap timing sebagai isu, serta ia merasa nyaman dengan arah pembicaraan yang sedang berjalan.

Dalam komentar yang ia sampaikan, Arteta mengatakan, “Everybody feels comfortable that the timing of the contract is not going to be an issue because my will certainly is to be here and I’m very happy here. “My feeling from the club is the same one. That’s why everyone is doing things in a very organic way.””

Selain nada optimistis dari Arteta, manajemen klub turut menyampaikan pandangan yang senada. Richard Garlick, chief executive Arsenal, menyatakan bahwa pembaruan kontrak jangka panjang Arteta merupakan “matter of time” sebelum akhirnya dikonfirmasi secara resmi.

Jika kesepakatan itu benar-benar ditandatangani, Arteta diperkirakan akan menjadi salah satu manajer dengan bayaran tertinggi di sepak bola dunia. Arsenal disebut berkomitmen meningkatkan paket yang saat ini bernilai £10m per musim, dengan tambahan £5m jika Arteta membawa tim lolos ke Liga Champions.

Bagi pendukung Arsenal, pengumuman resmi diharapkan bisa segera hadir. Kontrak Arteta yang sedang berjalan hanya menyisakan sembilan bulan, sehingga setiap perkembangan soal perpanjangan menjadi perhatian utama di tengah target klub yang terus meningkat.

Sejak ditunjuk pada Desember 2019, Arteta mengubah wajah Arsenal dari tim yang sempat kehilangan statusnya sebagai peserta Liga Champions menjadi klub yang berhasil memenangi Premier League untuk pertama kalinya dalam 22 tahun musim lalu. Keberhasilan tersebut membuat mereka dipandang sebagai favorit untuk mempertahankan gelar domestik.

Selain mempertahankan dominasi di liga, Arsenal juga disebut memiliki kans kuat untuk meraih pencapaian bersejarah di Liga Champions musim ini. Tim kini disebut difavoritkan untuk memenangkan kompetisi tersebut pertama kalinya dalam sejarah klub.

Di balik hasil, Arteta juga digambarkan memegang pengaruh yang sangat besar dalam berbagai keputusan di klub. Ia disandingkan dengan sosok Arsene Wenger yang pernah menjadi figur paling menentukan, terutama jika dilihat dari sisi sepak bola di dalam organisasi.

Dalam pandangan yang mengemuka, figur paling otoritatif di sebuah klub sepak bola kerap tidak selalu berada pada peran manajer atau pelatih kepala. Namun pada kasus Arsenal, disebutkan bahwa Arteta menjadi pusat kendali, dan jejak pengaruhnya terlihat jelas pada tim sekaligus skuad yang dibangun.

Ditekankan bahwa tidak ada keputusan dari sudut pandang tim utama yang terjadi tanpa persetujuannya. Bahkan ketika Arsenal mencoba mendatangkan pemain seperti Julian Alvarez dan Vinicius Jr pada bulan lalu, Arteta berada di barisan terdepan dalam upaya “charm offensive” klub.

Dengan posisi seperti itu, rencana untuk memindahkan Arteta dari dinamika internal klub dinilai tidak realistis, khususnya jika dilihat dari perspektif kepemilikan Arsenal. Untuk sekarang, daya tarik Arteta justru sepenuhnya masih mengarah pada Arsenal.

Meski begitu, narasi masa depan tetap menyebut bahwa suatu hari Spanyol bisa memanggilnya. Kepulangan ke kampung halaman disebut mungkin terjadi, tetapi ia kemungkinan besar tidak akan memperoleh tingkat otoritas yang sama seperti yang ia miliki sekarang, jika mempertimbangkan klub-klub besar seperti Real Madrid atau Barcelona yang disebut memiliki tradisi kuat dengan politik internal.

Pada titik ini, skuad Arsenal disebut berkembang di bawah bimbingan Arteta. Usia rata-rata skuad, 26.2 tahun, digambarkan sebagai salah satu yang tertua di Premier League, yang menjadi sinyal bahwa tim sedang berada pada fase kematangan dan siap membangun warisan jangka panjang.

Komitmen finansial yang menyertai pembaruan ini juga dipadankan dengan ambisi sepak bola. Musim panas lalu, kedatangan Bruno Guimaraes dan Ezri Konsa disebut sebagai investasi besar, terutama karena keduanya akan memasuki usia 30 tahun pada tahun depan.

Upaya yang tidak membuahkan hasil untuk Vinicius Jr dan Alvarez juga dipakai sebagai indikator bahwa pemilik klub bersedia menggelontorkan dana serius bagi talenta kelas elit. Disebut pula bahwa jenis ambisi seperti itu dipahami sebagai hal yang ingin dilihat Arteta saat pembicaraan kontraknya berlangsung.

Arteta sendiri telah menjalani masa enam tahun di Emirates, sehingga ia sudah menjadi manajer terlama di Inggris. Ia disebut memimpin daftar sebagai yang terlama di Premier League dan EFL dengan jarak yang cukup jauh, dan kesepakatan baru akan membawa dirinya lebih dekat ke satu dekade di London utara.

Meski kontrak baru tersebut menatap perjalanan panjang, tidak ada tanda bahwa Arteta akan mengendurkan tempo kerjanya. Narasi yang muncul justru menunjukkan bahwa ia terus menjaga ritme yang sama, seiring klub berusaha mempertahankan posisi di puncak dan melangkah lebih jauh di kompetisi Eropa.