Hukum & Kriminal

Pengacara selebritas D4vd mundur dari kasus pembunuhan

×

Pengacara selebritas D4vd mundur dari kasus pembunuhan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: US singer D4vd's celebrity lawyers withdraw from murder case

jurnalistik.co.id – Pengacara yang selama ini menangani kasus pembunuhan yang melibatkan musisi AS D4vd telah menarik diri dari perkara tersebut. Langkah ini membuat Burke—nama hukum D4vd—beralih dari tim hukum sebelumnya ke pembela umum untuk proses persidangan.

D4vd, yang bernama lengkap David Anthony Burke, berusia 21 tahun. Ia telah dipastikan akan menghadapi persidangan terkait pembunuhan Celeste Rivas Hernandez, yang berusia 14 tahun.

Pada Senin, Burke mengajukan pembelaan “tidak bersalah” di pengadilan Los Angeles. Putusan hakim pada bulan lalu menyatakan bahwa ia akan menjalani persidangan atas tuduhan pembunuhan.

Hernandez disebut sebagai korban dalam kasus ini dengan jenazahnya ditemukan pada September 2025 di sebuah Tesla yang terdaftar atas alamat Burke. Sejak itu, perkara berkembang menuju tahap pengadilan dengan jadwal awal yang sudah ditetapkan.

Dalam pembaruan yang disampaikan ke BBC, para pengacara selebritas yang sebelumnya ditunjuk untuk mewakili D4vd menyatakan bahwa permohonan pengunduran diri mereka dikabulkan pengadilan. Setelah itu, pengadilan menunjuk Los Angeles County Public Defender untuk mewakili sang musisi.

Tiga nama yang disebut dalam pernyataan tersebut adalah Blair Berk, Marilyn Bednarski, dan Regina Peter. Mereka menyampaikan bahwa Burke “qualified for appointed counsel”, yang berarti ia memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan penasihat yang ditunjuk.

“We continue to support David and his defense against these serious charges,” demikian pernyataan para pengacara tersebut. Mereka juga menyatakan rasa terima kasih karena kantor Los Angeles County Public Defender mengambil alih representasi, serta menegaskan Burke akan didukung tim pengacara dan penyelidik yang dinilai mampu.

Berk, yang memimpin tim pembela, sebelumnya pernah menangani sejumlah perkara terkenal. Ia tercatat pernah mewakili Mel Gibson, Harvey Weinstein, serta musisi Britney Spears dan aktris Lindsay Lohan.

Di pihak lain, Walid Kandeel—deputy public defender—menyampaikan dalam pernyataan bahwa Burke berhak atas pembelaan yang memandang keadaan pribadinya dengan serius serta memeriksa bukti secara saksama. Kandeel menyatakan komitmen untuk menyediakan pembelaan seperti itu.

D4vd sendiri sebelumnya sudah mengajukan pembelaan “tidak bersalah” terhadap serangkaian dakwaan. Dakwaan itu meliputi pembunuhan tingkat pertama, mutilasi terhadap sisa manusia, serta pelecehan seksual terhadap anak.

Masih pada Senin, Burke kembali ke pengadilan untuk proses pembacaan formal dakwaan dan kemudian memasukkan kembali pengakuan “tidak bersalah”. Dengan demikian, prosedur tahap awal perkara berjalan ke fase berikutnya sesuai jadwal yang disusun pengadilan.

Menurut informasi yang disampaikan dalam persidangan, dakwaan pembunuhan ini juga mencakup “special circumstances” yang terkait motif keuntungan finansial. Kondisi tersebut membuat Burke berpotensi menghadapi konsekuensi hukuman terberat berupa vonis hukuman mati.

Jaksa penuntut menyatakan bahwa Burke membunuh Hernandez karena ia diduga membunuh korban setelah ancaman yang dibuat sang remaja. Jaksa mengatakan Hernandez mengancam untuk mengungkap hubungan Burke dengan seorang anak di bawah umur dan berpotensi merusak karier musik Burke yang bernilai jutaan dolar.

Persidangan pendahuluan juga menghadirkan bukti berupa ancaman yang dikirim Hernandez pada 22 April 2025. Ancaman tersebut, menurut keterangan di pengadilan, muncul setelah perdebatan yang berkaitan dengan pertemanan Burke dengan seorang gadis lain.

Dalam salah satu pesan, Hernandez menulis, “I swear to GOD I will kill u”. Pesan tersebut juga diikuti ancaman untuk mencekik Burke serta menyatakan bahwa ia akan memberitahu ayahnya kebohongan tentang Burke.

Pesan berikutnya juga memuat ancaman yang menyebut, “i will end ur career and ur life I will damage anything,”. Ungkapan tersebut disampaikan sebagai bagian dari rangkaian ancaman yang dibaca dalam sidang.

Pada hari setelah rangkaian pesan itu, jaksa menuturkan Hernandez mendatangi rumah Burke di Hollywood menggunakan Uber. Jaksa juga menyebut bahwa Uber tersebut merupakan kendaraan yang dikirim Burke untuk menjemput Hernandez.

Setelah Hernandez tiba, jaksa menyatakan Burke melakukan penusukan. Tuduhan tersebut menjadi inti dari dakwaan pembunuhan dalam perkara ini, yang kini memasuki tahap persidangan.

Untuk tahap berikutnya, pengadilan telah menetapkan sidang pra-persidangan pada 19 Oktober. Pergantian tim pembela menempatkan Burke di bawah representasi kantor public defender, seiring pengadilan menyiapkan langkah-langkah menuju persidangan utama.

Dengan pengunduran diri tiga pengacara selebritas tersebut dan penunjukan Los Angeles County Public Defender, proses hukum yang dijalani Burke kini beralih ke fase yang melibatkan tim pembela baru. Namun, posisi hukum Burke tetap sama: ia telah mengaku tidak bersalah atas seluruh dakwaan yang didakwakan.

Perkara ini juga menegaskan bahwa meskipun nama besar pengacara berubah, isi substansi dakwaan—mulai dari pembunuhan tingkat pertama hingga dakwaan pelecehan seksual anak—tetap menjadi fokus di pengadilan. Jadwal pra-persidangan pada 19 Oktober akan menjadi titik penting untuk melihat bagaimana materi perkara dipersiapkan sebelum proses persidangan berlangsung.