Olahraga

Transfer Cody Gakpo: Rencana £80 Juta Man City untuk penyerang Liverpool Hampir Berantakan

×

Transfer Cody Gakpo: Rencana £80 Juta Man City untuk penyerang Liverpool Hampir Berantakan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Cody Gakpo transfer news: Man City's proposed £80m move for Liverpool forward close to collapse

jurnalistik.co.id – Rencana Manchester City untuk mendatangkan Cody Gakpo dari Liverpool di ambang “mepet” dan dinilai makin dekat ke jalan buntu. Negosiasi yang semula berjalan terbuka kini disebut hampir runtuh menyusul perkembangan terbaru di kubu Liverpool.

Menurut laporan BBC Sport, City telah memulai pembicaraan dengan Liverpool terkait kemungkinan transfer untuk pemain internasional Belanda tersebut dengan mahar sekitar £80 juta. Namun, arah pembicaraan mulai berubah setelah posisi Liverpool juga ikut bergeser karena dinamika bursa transfer menjelang batas waktu.

Dalam skenario yang sempat dibahas, Liverpool bersedia melepas Gakpo dengan syarat mereka dapat mengamankan pemain pengganti. Dengan kata lain, kepindahan penyerang berusia 27 tahun itu tidak berdiri sendiri, melainkan terikat pada rencana Liverpool untuk menutup kebutuhan di lini serang apabila proses negosiasi mencapai kesepakatan.

Langkah Liverpool di bursa justru menjadi titik yang membuat proses City semakin rumit. Pada hari Senin, Liverpool menyelesaikan transfer Bradley Barcola dari Paris St-Germain dengan nilai yang dapat mencapai £123 juta. Kehadiran Barcola membuat Liverpool memiliki tambahan amunisi, tetapi klub tersebut disebut tetap mengharapkan penambahan pemain lain apabila Gakpo benar-benar dilepas.

Di fase sebelumnya, Liverpool menaruh perhatian pada beberapa target untuk memenuhi kebutuhan sayap atau penyerang tambahan. Di antaranya, mereka mengincar Yankuba Minteh dari Brighton dan Ismaila Sarr dari Crystal Palace. Namun, penilaian terhadap dua pemain tersebut menjadi hambatan karena nilai yang diminta dinilai bermasalah, sehingga rencana penguatan yang diharapkan tak berjalan mulus.

Akibatnya, Gakpo diperkirakan akan tetap berada di Anfield kecuali Liverpool sanggup menghidupkan kembali opsi untuk menghadirkan winger baru sebelum tenggat pada hari Selasa. Tenggat itu menjadi penentu, baik bagi Liverpool untuk menyelesaikan syarat pelepasan, maupun bagi City untuk menentukan apakah mereka masih bisa mengejar peluang yang sama.

Di sisi Manchester City, ketidakpastian soal Gakpo membuka ruang bagi perubahan rencana. City disebut memiliki ketertarikan pada Iliman Ndiaye, pemain depan Everton. Bila perkembangan terakhir terkait Gakpo terus mengarah pada kegagalan, City berpeluang mengubah fokus menuju Ndiaye.

Nama Ndiaye sendiri sempat ramai dikaitkan dengan kemungkinan kepindahan ke Tottenham. Akan tetapi, laporan yang sama menyebut bahwa minat City yang masih berlanjut dapat membuat Etihad Club maju untuk menyusun langkah baru dengan kemungkinan merekrut winger internasional Senegal tersebut.

Untuk memahami konteks nilai yang dipertaruhkan, performa Gakpo bersama Liverpool juga menjadi bagian dari cerita transfer ini. Cody Gakpo mencetak 51 gol di semua kompetisi untuk Liverpool sejak bergabung dari PSV pada tahun 2023, menjadikannya salah satu sosok penting dalam skema serangan Liverpool dalam periode terakhir.

Perubahan arah menjadi kunci di sisa waktu bursa

Dengan Liverpool yang kini sudah mengamankan Barcola, diskusi internal tentang siapa yang harus datang setelah itu ikut menentukan apakah Gakpo masih bisa dilepas. City yang sejak awal membuka percakapan untuk bergerak cepat, kini berhadapan dengan kebutuhan Liverpool untuk menyusun keseimbangan skuad agar tidak kehilangan daya gedor.

Setiap perubahan kecil—baik soal target yang gagal mencapai angka yang dianggap pas, maupun soal pemain yang sudah didatangkan—langsung memengaruhi kelanjutan negosiasi. Jika hingga batas waktu Liverpool tidak menemukan “pengganti” yang sesuai permintaan, maka pembahasan transfer Gakpo berpotensi mandek dan City perlu mencari alternatif.

Di sinilah kemungkinan pivot menjadi lebih nyata. Ndiaye disebut sebagai opsi yang bisa menyerap perhatian City ketika jalur Gakpo menutup peluang. Dengan situasi yang terus bergerak menjelang hari Selasa, waktu menjadi faktor utama: siapa yang bisa lebih cepat menuntaskan syarat, dialah yang paling berpeluang mengamankan pemain yang mereka incar.

Pada akhirnya, cerita transfer ini merangkum dua kepentingan yang saling berbenturan: City ingin merampungkan target besar, sedangkan Liverpool ingin memastikan langkah yang diambil tidak membuat struktur lini serang mereka goyah. Dalam kondisi seperti ini, satu tenggat saja bisa mengubah arah seluruh rencana.