Olahraga

Inggris vs Ghana 0-0: Harry Kane dkk Tak Mampu Runtuhkan Tembok The Black Stars

×

Inggris vs Ghana 0-0: Harry Kane dkk Tak Mampu Runtuhkan Tembok The Black Stars

Sebarkan artikel ini
Hasil Inggris Vs Ghana 0-0: Harry Kane dkk Gagal Runtuhkan Tembok The Black Stars Bola 24 Juni 2026
Ilustrasi: Hasil Inggris Vs Ghana 0-0: Harry Kane dkk Gagal Runtuhkan Tembok The Black Stars

jurnalistik.co.id – Inggris harus puas bermain imbang 0-0 saat menghadapi Ghana dalam laga kedua Grup L Piala Dunia 2026. Pertandingan krusial tersebut berlangsung di Stadion Boston pada Rabu (24/6/2026) dini hari WIB.

Sejak awal, Inggris tampil dengan intensitas tinggi dan mencoba menguasai permainan melalui pemain-pemain kunci. Declan Rice, Jude Bellingham, hingga Harry Kane menjadi poros yang berulang kali mendorong serangan dari berbagai skema.

Meskipun mendominasi jalannya pertandingan, upaya Inggris tidak menemukan jalan untuk mencetak gol. Kedisiplinan dan kekokohan pertahanan Ghana membuat setiap usaha The Three Lions berakhir sia-sia.

Hasil imbang ini membuat kedua tim tetap harus menunda peluang mereka untuk melangkah lebih jauh. Inggris masih menjadi pemuncak klasemen Grup L dengan empat poin, sementara Ghana berada di posisi kedua dengan poin identik.

Di laga lanjutan, Inggris dijadwalkan menghadapi Panama pada pertandingan pamungkas Grup L. Sementara itu, Ghana akan menantang Kroasia, yang menjadi ujian berikutnya setelah laga keduanya berakhir tanpa gol.

Di babak pertama, Inggris mengusung tempo tinggi dan mengandalkan pergerakan dari sisi sayap. Anthony Gordon serta Noni Madueke menjadi figur yang berulang kali mencoba membuka ruang di pertahanan Ghana.

Ghana justru memilih merapatkan barisan sejak menit-menit awal. Penguasaan bola Inggris bahkan mencapai 88 persen hingga menit ke-18, tetapi seluruh pemain Ghana tetap berdiri rapat di lini pertahanan.

Menjelang cooling break, Inggris tetap kesulitan menembus area berbahaya. Hampir setengah lapangan lebih banyak dikuasai tim tuan rumah, namun mereka belum mampu mengubah dominasi menjadi peluang yang benar-benar menentukan.

Di tengah benturan permainan, duel menarik tersaji antara Gideon Mensah dan Madueke. Madueke kerap menyulitkan penyerang andalan Inggris, sementara Mensah berusaha menjaga kedalaman pertahanan agar pergerakan lawan tidak berkembang.

Kesempatan pertama Inggris yang lebih nyata datang pada menit ke-37. Madueke membuat peluang melalui umpan lambung kepada Declan Rice, tetapi sundulan Rice masih melayang di atas sasaran.

Meski Inggris terus menekan, rintangan tetap datang dari pertahanan Ghana. Bellingham juga dihalangi oleh Mensah selama pertandingan Grup L tersebut, sehingga upaya-upaya dari dalam maupun luar kotak penalti belum menghasilkan gol.

Upaya tembakan dari luar kotak penalti juga tidak cukup untuk membongkar “tembok” Ghana. Alhasil, babak pertama ditutup tanpa gol dan kedua tim masuk ruang ganti dengan skor sama kuat 0-0.

Memasuki babak kedua, Inggris kembali mengambil inisiatif serangan. Pada awal babak ini, tidak ada pergantian pemain yang dilakukan, sehingga susunan tim tetap mengandalkan pola yang sama untuk menekan pertahanan Ghana.

Namun, Ghana kembali menunjukkan ketahanan yang konsisten. Inggris menghadapi kesulitan untuk menembus blok pertahanan yang rapat, dan serangan-serangan mereka masih belum cukup tajam untuk mengubah skor.

Sampai peluit akhir dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta dan laga berakhir 0-0. Dengan demikian, pertandingan ini juga menegaskan ketangguhan Ghana, yang dalam sejarahnya belum pernah kalah pada laga kedua di babak penyisihan grup Piala Dunia.

Babak tanpa gol juga menjadi sinyal bahwa Inggris membutuhkan efektivitas lebih di laga berikutnya. Sementara Ghana, meski tidak meraih kemenangan, tetap membawa poin penting di Grup L dan bersiap menghadapi Kroasia pada pertandingan berikutnya.

Sepanjang pertandingan, Inggris berulang kali mencoba merangkai serangan melalui kombinasi dari tengah lapangan, dengan Rice dan Bellingham sebagai penggerak ritme. Namun, setiap upaya yang mulai terbentuk langsung terputus ketika pergerakan mereka diarahkan ke area yang dijaga rapat oleh para pemain Ghana.

Di fase-fase akhir laga, tempo permainan tetap tinggi, tetapi penyelesaian akhir menjadi titik tersulit bagi The Three Lions. Tembakan yang muncul lebih sering harus berhadapan dengan posisi bertahan yang sudah tersusun, sehingga sampai menit-menit terakhir skor tidak bergeser dan pertandingan tetap berakhir tanpa gol.