jurnalistik.co.id – JAKARTA — Harga oli mesin mobil di jaringan penjualan resmi kembali bergerak pada Juni 2026. Bagi pemilik mobil, informasi seperti ini penting karena penggantian oli perlu dilakukan secara berkala untuk menjaga kesehatan mobil tetap optimal, sementara anggaran belanja pelumas bisa berbeda-beda tergantung merek dan jenis oli yang dipilih.
Sebelum membeli, pemilik mobil biasanya perlu mengecek terlebih dahulu harga oli mesin yang akan digunakan. Sebab, harga oli mesin dapat berubah setiap bulan. Selain itu, setiap merek juga kerap memiliki promo masing-masing untuk menarik minat pelanggan, salah satunya melalui potongan harga.
Memasuki Juni 2026, daftar harga oli mesin mobil menunjukkan perubahan dari bulan sebelumnya. Dalam daftar yang dihimpun per 3 Juni 2026 ini, seluruh merek oli mesin mobil yang tercantum mengalami kenaikan harga. Rentang harganya cukup lebar, mulai dari puluhan ribu rupiah hingga ratusan ribu rupiah per liter, tergantung merek dan varian yang dipilih.
Pertamina
Di kelompok Pertamina, pilihan yang tercantum dimulai dari Pertamina Fastron SAE 20W-50 1L seharga Rp 59.000, yang menjadi salah satu harga paling rendah dalam daftar ini. Lalu ada Pertamina Prima XP SAE 20W-50 1L dengan harga Rp 70.000, disusul Pertamina Fastron SAE 10W-40 1L seharga Rp 79.000. Varian lain yang juga tercatat adalah Pertamina Fastron Techno 15W50 1L dengan harga Rp 90.000. Sementara itu, Pertamina Fastron Gold SAE 5W-30 1L dipasarkan seharga Rp 150.000.
Dengan susunan harga tersebut, lini Pertamina memperlihatkan rentang yang cukup beragam. Konsumen yang memilih varian 20W-50 bisa menemukan opsi yang lebih terjangkau, sedangkan varian Fastron Gold SAE 5W-30 berada di level harga yang jauh lebih tinggi. Perbedaan ini membuat pembeli perlu menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan kendaraan dan anggaran yang tersedia.
Motul
Untuk Motul, daftar yang dihimpun redaksi menunjukkan empat varian. Motul Multigrade Plus SAE 10W-40 1L dipasarkan dengan harga Rp 100.601, sedangkan Motul Multipower Plus SAE 10W-40 1L berada di harga Rp 140.000. Dua varian lainnya berasal dari lini H-Tech 100 Plus, yakni SAE 5W-30 1L seharga Rp 214.205 dan SAE 0W-20 1L seharga Rp 242.901.
Selisih harga antarvarian Motul terlihat cukup jauh. Varian Multigrade Plus menjadi yang paling rendah di kelompok ini, sementara H-Tech 100 Plus SAE 0W-20 1L menempati posisi tertinggi. Bagi pembeli, daftar ini bisa menjadi gambaran awal sebelum memutuskan mana produk yang paling sesuai untuk kebutuhan servis berkala.
Shell
Shell juga mencatat kenaikan harga pada Juni 2026. Shell Helix HX6 SAE 10W-40 1L dijual Rp 110.000, lalu Shell Helix HX7 SAE 5W-40 1L dipatok Rp 132.000. Di bagian atas daftar Shell, Shell Helix Ultra 5W-30 1L berada pada harga Rp 253.000.
Urutan harga Shell menunjukkan bahwa varian HX6 menjadi yang paling rendah di kelompok ini, sementara Helix Ultra 5W-30 1L berada jauh di atasnya. Bagi pembeli yang sedang membandingkan beberapa merek sekaligus, posisi harga Shell ini penting dicatat karena selisihnya dengan merek lain juga cukup signifikan.
Top1
Top1 menutup daftar merek yang dihimpun dalam pembaruan harga ini. Top1 SMO Zenzation SAE 10W-40 1L tercatat Rp 168.168, sementara Top1 SMO Zenzation SAE 5W-30 1L dipatok Rp 168.000. Dua varian lainnya adalah Top1 SMO Evolution SAE 5W-40 1L seharga Rp 279.000 dan Top1 SMO Evolution SAE 0W-20 1L dengan harga Rp 294.000.
Di kelompok Top1, harga paling tinggi jatuh pada varian SMO Evolution SAE 0W-20 1L. Sementara itu, dua varian Zenzation berada pada kisaran harga yang berdekatan, hanya terpaut tipis. Jika disandingkan dengan merek lain dalam daftar ini, Top1 berada di kelompok harga menengah ke atas.
Secara keseluruhan, daftar harga per 3 Juni 2026 ini memperlihatkan bahwa seluruh merek oli mesin mobil yang tercantum memang naik harga pada bulan ini. Karena harga bisa berubah sewaktu-waktu dan tiap merek kerap menawarkan promo yang berbeda, calon pembeli tetap perlu mengecek kembali harga terbaru sebelum menentukan pilihan. Dengan begitu, anggaran servis bisa disesuaikan lebih presisi tanpa mengorbankan kebutuhan perawatan mesin mobil.












