Internasional

Trump dijadwalkan tiba di Dublin Sabtu, protes diperkirakan menyertai kunjungan dua hari

×

Trump dijadwalkan tiba di Dublin Sabtu, protes diperkirakan menyertai kunjungan dua hari

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Donald Trump: Protests expected as US president visits Ireland

jurnalistik.co.id – Donald Trump akan tiba di Bandara Dublin pada Sabtu untuk kunjungan dua hari ke Irlandia. Rangkaian kegiatannya meliputi pertemuan tingkat tinggi dan agenda resmi di kota Dublin sebelum beralih ke acara olahraga.

Pada hari kedatangannya, Trump dijadwalkan melakukan courtesy call dengan Presiden Irlandia Catherine Connolly. Ia juga akan mengadakan pertemuan bilateral dengan Taoiseach (Perdana Menteri Irlandia) Micheál Martin.

Setelah agenda pertemuan, Trump akan menghadiri acara di kediaman Duta Besar AS untuk Irlandia Ed Walsh. Lokasi acara berada di Phoenix Park, Dublin, sesuai dengan pengaturan kunjungan yang diumumkan sebelum kedatangan.

Usai kegiatan di Dublin, Trump dijadwalkan mengikuti Amgen Irish Open. Turnamen golf tersebut berlangsung di Trump International Golf Links and Hotel Doonbeg, yang berada di County Clare dan merupakan bagian dari area kepemilikan Trump.

Trump berangkat dari Amerika Serikat pada Jumat malam. Ia naik Air Force One dari Joint Base Andrews di Maryland, dekat Washington DC, dan terbang menuju Irlandia.

Kunjungan ini menjadi catatan terbaru setelah terakhir kali Trump hadir ke Republik Irlandia pada 2019. Saat itu, ia juga menghabiskan waktu di lapangan golf miliknya.

Pihak otoritas Irlandia telah menyiapkan kunjungan Trump selama berbulan-bulan. Rencana pengamanan diproyeksikan menjadi salah satu operasi keamanan terbesar dalam sejarah negara tersebut.

Di sisi lain, kunjungan Trump diperkirakan akan diwarnai protes. Ribuan orang diperkirakan hadir dalam aksi di Dublin, sementara protes lain juga direncanakan berlangsung di Doonbeg.

Dalam agenda kunjungan, disebutkan bahwa putra-putra Trump akan turut menyertainya saat berada di Doonbeg. Eric dan Donald Trump Junior disebut diharapkan berada bersama Trump di wilayah tersebut.

Taoiseach Micheál Martin menyampaikan bahwa ia menantikan rangkaian pertemuan dengan Presiden AS. Menurut pernyataannya, ia juga menegaskan adanya diskusi dalam agenda kepresidenan dan penerimaan yang akan digelar di Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Martin mengutip harapannya dalam wawancara, dengan mengatakan: “We will have discussions with the president and there will be a reception in the American Embassy but I think he’s also very anxious to get to Doonbeg and watch the Irish Open,”. Pernyataan itu ia sampaikan kepada BBC’s Borderlands podcast pada pekan ini.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Jumat malam menjelang kedatangan Trump, Martin kembali menyampaikan sikap dan fokus pertemuan. Ia mengatakan: “I look forward to welcoming President Trump to Ireland and to discussing the many issues of mutual interest and reaffirming the strong economic, cultural and people-to-people ties between Ireland and the United States.”

Martin juga menempatkan kunjungan Trump dalam konteks musim olahraga yang sedang berlangsung. Ia menyatakan: “His visit comes during a remarkable sporting summer for Ireland, and the United States and this weekend’s Irish Open at Trump International Doonbeg will be a fitting conclusion to an outstanding season of sport, and I hope we will see an Irish winner lifting the trophy on Sunday.”

Di tengah rangkaian agenda diplomasi dan olahraga, Presiden Catherine Connolly membawa perhatian yang kuat pada isu Palestina. Ia dikenal sebagai aktivis Gaza yang vokal, serta pernah mengkritik AS, termasuk dengan menyebut Trump bertindak “like a bully” terkait tarif.

Karena latar tersebut, Connolly disebut mendapat tekanan untuk mengangkat isu Timur Tengah dalam pertemuan singkatnya dengan Presiden AS. Permintaan untuk membahas Gaza juga mengemuka dari pihak yang mendukungnya dalam kampanye kepresidenan tahun lalu.

Partai Sinn Féin serta sejumlah partai lain yang mendukung Connolly dalam pemilihan kepresidenan disebut telah menyerukan agar ia menaikkan isu Gaza saat bertemu Trump. Seruan tersebut muncul karena posisi Irlandia yang cenderung pro-Palestina di kawasan Eropa.

Irlandia, sebagaimana disebutkan, termasuk salah satu negara paling pro-Palestina di Uni Eropa. Sikap tersebut juga disebut telah mendapat kritik dari Israel.

Selain agenda politik, Trump juga menyoroti aspek olahraga sejak jauh-jauh hari. Pada bulan Juli, ia mengatakan berharap bisa melakukan perjalanan ke Doonbeg untuk menyaksikan Irish Open.

Dalam pesan video khusus, Trump menyampaikan keinginannya kepada acara perayaan Fourth of July yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar AS. Ia mengatakan ingin melihat: “Rory [McIlroy] and all the great players”.

Dalam pesan yang sama, Trump memuji hubungan Irlandia-Amerika dan menggambarkan lokasi lapangan golf sebagai tempat yang ia nilai istimewa. Ia menyebut: “There’s nothing better than Irish-American friendship and I have a beautiful place over there – it’s one of the best, most beautiful golf courses anywhere in the world,”.

Ia juga menyinggung kedatangan Irish Open di area tersebut serta cara penyebutan nama klub. Trump mengatakan: “We have a place that’s so top and we have the Irish Open going to be there. They call it Trump National, we sometimes use the name of the location, but it’s Trump National Golf Club, and we’re looking forward to it.”

Di akhir pesan, Trump menekankan adanya perayaan besar dan harapannya untuk bisa datang langsung menyaksikan pertandingan. Ia menambahkan: “We’re going to have a tremendous celebration. I think I’m going to come over and I’m going to see it and watch. It’ll be something very, very special.”

Dengan demikian, kunjungan dua hari Trump ke Irlandia mempertemukan agenda pertemuan diplomatik, kegiatan di Phoenix Park, serta rangkaian olahraga di Doonbeg. Di saat yang sama, protes dan operasi keamanan berskala besar dipersiapkan untuk merespons kedatangan tersebut.