jurnalistik.co.id – Bettina Trump, istri Donald Trump Jr., mengonfirmasi bahwa sebagian pembiayaan pernikahan mereka pada bulan Mei datang dari seorang sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin. Dalam unggahan Instagram yang dikaitkan dengan pasangan tersebut, dua malam rangkaian perayaan setelah akad disebut mendapat bantuan dari Umar Kremlev.
Keterangan itu dipublikasikan pada Senin, setelah ProPublica lebih dulu menerbitkan laporan yang menyebut Kremlev membayar “hundreds of thousands of dollars” untuk perayaan tersebut. Perincian itu kemudian diangkat kembali oleh media, termasuk BBC.
Menurut narasi yang disampaikan pasangan Trump, prosesi pernikahan berlangsung di sebuah pulau pribadi di Bahama. Setelah itu, mereka melanjutkan rangkaian acara selama tiga hari, dengan dua malam perayaan digelar di pulau lain yang disewa sekitar $100.000 per malam.
Dalam unggahan Instagram tersebut, Umar Kremlev disebut ikut memberi dukungan finansial secara parsial untuk dua malam perayaan. ProPublica menyebut nilai kontribusi Kremlev mencapai ratusan ribu dolar, sejalan dengan angka yang dinarasikan dalam laporan investigasi.
Pasangan Trump juga menyampaikan apresiasi langsung. “Our dear friend Umar very generously hosted two incredible nights of celebrations for us AFTER our wedding. It was an extraordinarily generous wedding gift from a friend, and something for which we were and remain incredibly grateful,” demikian bunyi pernyataan yang dikutip BBC.
BBC menilai Donald Trump Jr. sebagai warga negara sipil, sehingga menerima hadiah dari warga asing pada dasarnya tidak dipandang melanggar aturan hukum. Meski begitu, sejumlah pengawas etika tetap menyoroti dampak persepsinya terhadap potensi konflik kepentingan.
Jordan Libowitz, wakil presiden bidang komunikasi Citizens for Responsibility and Ethics in Washington (CREW), menyatakan sulit membayangkan hadiah bernilai besar diberikan tanpa harapan tertentu. “People don’t just give hundreds of thousands of dollars to a random acquaintance without wanting something,” kata Libowitz.
Libowitz menambahkan bahwa publik bisa membaca situasinya sebagai upaya kelompok yang dekat dengan Putin untuk mendekat ke lingkaran keluarga presiden AS. “You can see how [Putin] would enjoy all this press about how people in his circle are cozying up to people in the president’s circle.”
Laporan ProPublica juga memuat bahwa Kremlev tidak hanya menanggung dua malam perayaan. Media itu menyebut Kremlev turut membiayai biaya lain, termasuk kembang api senilai sekitar $70.000.
Umar Kremlev memimpin International Boxing Association (IBA). IBA disebut didanai perusahaan energi Gazprom yang merupakan perusahaan berbasis dukungan negara.
Berita Terkait
Menurut pemberitaan, Komite Olimpiade pernah menangguhkan IBA sebagian terkait kegagalan organisasi tersebut melaporkan keterkaitannya dengan Gazprom. ProPublica juga menuliskan bahwa pada awal tahun ini Kremlev menjadi bagian dari delegasi yang berkunjung ke China bersama Putin.
Dalam laporan yang sama, disebutkan Putin menganugerahkan Umar Kremlev Order of Friendship, penghormatan negara tingkat tinggi. Detail itu menjadi salah satu faktor yang memperkuat perhatian terhadap kedekatan Kremlev dengan pimpinan negara Rusia.
Menanggapi pertanyaan terkait pemberitaan BBC, juru bicara Trump Jr. menyebut hubungan kedua pihak bersifat personal. Pihak tersebut mengatakan Donald Trump Jr. dan Kremlev adalah teman pribadi, serta tidak memiliki hubungan bisnis.
BBC juga melaporkan bahwa untuk merespons pertanyaan media, pihak sekutu Trump Jr. mengarahkan ke pernyataan yang dipublikasikan melalui akun Instagram pasangan tersebut. Sementara itu, dalam pernyataan kepada ProPublica, kantor Kremlev menyatakan: “Mr. Kremlev and Mr. Trump Jr have a friendly relationship.”
Pernyataan itu menyebut kedua pria bertemu beberapa tahun lalu, dan Kremlev menghadiri sebagian rangkaian pesta pernikahan. ProPublica menambahkan bahwa tamu lain berasal dari keluarga Trump, termasuk Ivanka Trump dan suaminya, Jared Kushner.
Disebutkan Jared Kushner telah bekerja untuk pemerintah AS dalam perundingan diplomatik terkait Iran, Rusia, dan kawasan Timur Tengah. Kehadiran figur keluarga Trump itu ikut membuat pemberitaan menjadi sorotan publik.
Kontroversi mengenai potensi keterkaitan dengan Rusia sebelumnya juga pernah menghantui keluarga dan kampanye Trump. Pada pemilihan presiden 2016, isu tersebut berujung pada penyelidikan khusus.
Dalam proses tersebut, Donald Trump Jr. juga dikaitkan dengan pertemuan di Trump Tower bersama seorang perantara Rusia yang kemudian mendapat perhatian intens saat diselidiki.
Menurut Libowitz, jika ingin menghindari kesan konflik kepentingan, seharusnya pembayaran dilakukan sepenuhnya oleh keluarga. “His father is worth billions he could have picked up the tab. Clearly they just didn’t want to pay for it,” ujar Libowitz, sebelum menegaskan, “They don’t really care about the ethical ramifications.”
Meski pasangan Trump menempatkan bantuan Kremlev sebagai bentuk “hadiah” dari teman, perdebatan tetap muncul karena besaran dukungan yang disebut mencapai ratusan ribu dolar serta latar hubungan politik Kremlev dengan Putin.












