Otomotif

Lepas Kejar 40 Diler di Indonesia sampai Akhir 2026

×

Lepas Kejar 40 Diler di Indonesia sampai Akhir 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Lepas Siapkan 40 Diler di Indonesia hingga Akhir 2026

jurnalistik.co.id – Merek otomotif asal China, Lepas, terus memperkuat kehadirannya di pasar Indonesia melalui penguatan jaringan diler. Perusahaan menargetkan pembangunan jaringan penjualan dan purnajual agar layanan makin mudah dijangkau konsumen di berbagai kota.

Hingga 26 Juli 2026, Lepas mengamankan 32 lokasi diler. Dari total tersebut, enam diler sudah beroperasi penuh, sementara sisanya masih berada dalam tahap pembangunan maupun renovasi, dengan target tersisa delapan lokasi hingga akhir 2026.

Target 40 diler dan pembagian wilayah

Vice Country Director Lepas Indonesia, Temmy Wiradjaja, menjelaskan bahwa ekspansi jaringan menjadi strategi utama perusahaan setelah memulai debutnya di Indonesia pada ajang GIIAS 2025. Menurut dia, langkah pengembangan jaringan berlanjut seiring rangkaian peluncuran produk yang dilakukan oleh Lepas.

Dalam rencana jangka waktu hingga akhir 2026, Lepas menargetkan memiliki 40 diler yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Perusahaan memproyeksikan 18 diler berada di wilayah Jabodetabek, sedangkan 22 diler lainnya akan beroperasi di kota-kota besar di luar Jabodetabek.

“Komitmen tersebut juga kami wujudkan melalui jaringan diler yang terus berkembang di berbagai kota besar di Indonesia,” ujar Temmy di Jakarta (26/7/2026).

Temmy juga menegaskan bahwa dari keseluruhan target 40 diler, 32 lokasi telah memiliki kepastian setelah Lepas menandatangani kesepakatan dengan calon mitra diler untuk membuka showroom. Ia menyebut bahwa sebagian besar lokasi saat ini masih menjalani proses renovasi atau pembangunan gedung.

“Totalnya 40 (diler). Sebanyak 32 sudah ada lokasi yang sudah kita istilahnya menandatangani kesepakatan dengan calon-calon diler untuk buka showroom ,” kata Temmy.

Perkembangan di lapangan dan batas waktu realisasi

Lebih lanjut, Temmy memaparkan progres pengerjaan setiap lokasi. Ia menyebut, sampai saat ini sudah ada 32 titik yang sedang berada pada tahap on progress development, dengan enam di antaranya sudah beroperasi penuh.

“Sampai dengan saat ini sudah ada 32 titik yang sudah on progress development. Enam sudah beroperasi. Mudah-mudahan angka tersebut di rentang waktu lima bulan ke depan sampai dengan akhir tahun bisa kita realisasikan. Tinggal kurang delapan (diler),” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sisa lokasi yang ditargetkan hingga akhir tahun masih membutuhkan waktu agar dapat siap melayani pelanggan. Pada sejumlah kasus, diler bahkan dibangun dari lahan kosong, sehingga proses konstruksi memerlukan durasi yang lebih panjang sebelum dapat memulai operasional.

Rangkaian produk dan langkah ekspansi setelah debut

Temmy menyampaikan bahwa strategi penguatan dealer merupakan bagian dari langkah lanjutan setelah Lepas resmi masuk ke Indonesia. Perusahaan memulai debut di GIIAS 2025, lalu melanjutkan perjalanan merek di pasar nasional melalui pembaruan portofolio.

Dalam periode tersebut, Lepas meluncurkan Lepas L8 versi setir kanan sebagai perdana dunia. Di saat yang sama, Lepas juga menghadirkan world premiere Lepas EV sebagai bagian dari ekspansi merek untuk terus bertumbuh di Indonesia.

Sementara itu, pada sisi penawaran produk, Lepas L8 dijual dengan harga resmi Rp 589 juta. Dengan bertambahnya jumlah lokasi diler yang sedang dikejar hingga akhir 2026, perusahaan berharap proses penjualan serta layanan purnajual dapat semakin merata.

Secara keseluruhan, rencana jaringan 40 diler hingga akhir 2026 tersebut bertumpu pada kepastian lokasi yang telah disepakati serta progres pembangunan yang berlangsung di banyak titik. Dengan enam diler yang sudah operasional penuh dan delapan lokasi tersisa yang ditargetkan selesai dalam beberapa bulan ke depan, Lepas menempatkan ekspansi jaringan sebagai fondasi untuk memperluas akses layanan bagi konsumen di Indonesia.