Olahraga

Aston Villa vs Tottenham: duel pembuka musim yang menentukan di Premier League

×

Aston Villa vs Tottenham: duel pembuka musim yang menentukan di Premier League

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Aston Villa: Villa and Tottenham face crucial early season showdown

jurnalistik.co.id – Aston Villa dan Tottenham Hotspur membuka musim dengan beban yang sama: sama-sama belum meraih kemenangan di Premier League, dan sama-sama membutuhkan dorongan cepat saat bertemu pada Sabtu.

Pertandingan ini berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium, dengan kedua tim datang dari musim panas penuh perubahan. Meski belanja mereka besar, hasil awal justru terbilang jauh dari ekspektasi—keduanya baru mengumpulkan sedikit poin, dan mencetak gol juga masih menjadi pekerjaan rumah.

Villa dan Spurs sama-sama berdiri di bagian bawah klasemen pada tahap awal. Mereka bahkan bertemu sebagai dua pemenang Europa League terakhir, namun kini fokusnya bergeser: bukan soal reputasi Eropa, melainkan soal mengamankan tiga poin pertama di liga domestik.

Di sisi Villa, Unai Emery membangun ulang skuad dengan komposisi yang sangat baru. Total ada 10 pemain yang didatangkan, sementara enam pemain kunci dilepas, termasuk Morgan Rogers dan Ollie Watkins.

Emery menilai masa transisi itu tidak otomatis langsung menghasilkan performa instan. Ia menyebut dirinya belum bisa memahami sepenuhnya mengapa Villa kehilangan kendali pada kekalahan Sabtu lalu dari Nottingham Forest, tetapi ia juga menekankan bahwa ia tidak melihat dampak besar dari area teknis karena pemain-pemain baru masih beradaptasi dengan struktur mereka.

Di tengah suasana pertandingan, Emery tetap dikenal mampu meredam ketegangan. Ia bisa tampak tegang di technical area saat pertandingan berlangsung, namun setelah masuk ruang ganti ia segera berbicara tenang kepada para pemain.

Secara rekam jejak, Emery membawa Villa dari kondisi yang sempat kesulitan di papan tengah hingga menjadi juara Europa League. Sejak ia datang, Villa lolos ke Eropa setiap musim, dan tahun ini mereka kembali ke Champions League, tetapi target kali ini lebih berat: sukses sambil menyatukan 10 pemain baru yang total dibelinya lebih dari £250 juta.

Emery juga berharap kontribusi dari pilar berpengalaman bisa membantu meredakan fase sulit. Dalam rencana itu, John McGinn dan Tyrone Mings disebut menjadi dua pemain senior yang diandalkan untuk menuntun skuad lewat periode yang menantang, dan keduanya turun pada kemenangan Carabao Cup Villa melawan Coventry pada Rabu.

McGinn sebelumnya menggambarkan proses belajar di bawah Emery sebagai “a lot of homework”. Penilaian itu relevan dengan awal musim yang belum mulus bagi beberapa pemain baru, termasuk Aaron Wan-Bissaka, yang berjuang menyesuaikan diri pada tiga laga pertama.

Setelah laga Sabtu, Villa menunggu jeda tiga minggu berikutnya, namun Emery tidak melihat jeda itu sebagai keuntungan latihan. Ia mengakui situasinya tetap rumit karena banyak pemain akan menjalani tugas bersama tim nasional, dan ia menegaskan bahwa jeda internasional tidak boleh dijadikan alasan.

Emery menyatakan, “This break is crazy because it’s three weeks. I don’t like to be three weeks but we must accept it.” Ia menambahkan bahwa mereka tidak akan selalu memiliki pemain yang diinginkan saat kembali berlatih, terutama karena Johan Manzambi—yang bermain pada dua laga awal—akan bergabung dengan tim nasional setelah pertandingan berikutnya.

Ia juga menegaskan, “We don’t want to use the international break as an excuse. Saturday is very important as we lack points but we continue in our process trying to work as well as possible.”

Manzambi yang didatangkan dari Freiburg bersama winger £47 juta Ibrahim Mbaye, yang pindah dari Paris Saint-Germain, melakukan debut mereka akhir pekan lalu. Keduanya memulai dari bangku cadangan saat menghadapi Forest, dan kini diproyeksikan menjadi bagian dari serangan Villa yang lebih baru.

Nicolas Jackson, yang didatangkan dari Chelsea pada Agustus, akan menjadi starter pada Sabtu setelah ia masuk dari bangku cadangan saat laga di CBS Arena. Villa juga berharap rotasi ini membawa perubahan setelah hanya mengumpulkan satu poin dalam empat pertandingan pembuka.

Tottenham, di sisi lain, masih menunggu momen yang lebih nyata di papan skor liga. Menurut catatan awal musim, Alysson mencetak gol kemenangan 2-1 saat Forest menaklukkan Tottenham, yang sekaligus menjadi gol pertama Tottenham di Premier League musim ini.

Namun Spurs belum keluar dari masalah produktivitas. Mereka tertahan ketika menghadapi Everton hingga berujung hasil imbang tanpa gol, dan itu menjadi laga pertama Spurs di Tottenham Hotspur Stadium yang berakhir tanpa gol setelah 140 pertandingan.

Dari sisi performa ekspektasi gol, hanya Villa yang memiliki xG lebih buruk: Villa 3.39, sementara Spurs 3.45. Coventry justru unggul dari keduanya dalam angka xG, yaitu 4.21, walau klub itu masih tanpa poin dan tanpa gol.

Villa juga tercatat lebih minim dalam intensitas serangan. Villa hanya melepaskan 33 tembakan sepanjang musim sejauh ini, sedangkan Tottenham 51 tembakan. Begitu pula dalam tembakan tepat sasaran, Villa hanya 6 berbanding Spurs 12.

Lebih jauh lagi, sentuhan di dalam kotak juga menunjukkan masalah bagi Villa: Hull bahkan hanya memiliki 47 sentuhan di kotak, tetapi Villa mengoleksi 62. Tetap saja, pertahanan Villa perlu waspada karena Spurs tidak perlu dominan untuk menciptakan ancaman bila laga berjalan ketat.

Untuk susunan pemain, Villa mendapat kabar bahwa Matty Cash tersedia setelah pulih dari masalah otot. Sementara itu Pau Torres dan Ian Maatsen dipastikan absen untuk pertandingan ini, sehingga Villa diperkirakan menghadapi tekanan dari sisi lawan.

Statistik operan juga memperlihatkan betapa Spurs bisa mengatur ritme penguasaan bola. Hanya Manchester United, Arsenal, Brighton, dan Liverpool yang membuat lebih banyak umpan di sepertiga akhir lapangan daripada Tottenham, yang mengemas 617 umpan. Spurs juga memiliki persentase keberhasilan umpan tertinggi, 81.4%.

Namun, pilihan umpan silang Villa juga menjadi sorotan. Villa mencatat 32 umpan silang, angka terendah di liga, dan jumlah itu hanya setengah dari yang dibuat Tottenham.

Di lini depan, tekanan masih menumpuk di Spurs. Terhitung 407 menit sejak Spurs terakhir mencetak gol di Premier League, dan mereka gagal mencetak gol dalam empat laga beruntun liga—ini pertama kali terjadi sejak September 2006.

Walau kedua tim sama-sama kesulitan mencetak gol, sejarah pertemuan mereka tidak memberi sinyal yang nyaman untuk skenario hasil imbang 0-0. Dari 22 pertemuan Premier League terakhir, tidak ada satu pun yang berakhir seri. Spurs mencatat 15 kemenangan, sedangkan Villa 7.

Dengan kondisi itu, laga Sabtu terasa seperti titik balik yang benar-benar menentukan. Villa sedang dalam proses membentuk tim baru di era Emery, sementara Tottenham harus menemukan cara untuk mengakhiri penantian gol. Bagi keduanya, kemenangan bukan sekadar target, melainkan jalan untuk menyalakan musim yang sejauh ini belum berjalan sesuai harapan.