Olahraga

Prabowo Berikan Insentif Rp158,3 M bagi Atlet Asian Games & Asian Para Games 2026

×

Prabowo Berikan Insentif Rp158,3 M bagi Atlet Asian Games & Asian Para Games 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Prabowo Beri Bonus Rp158,3 M ke Atlet Peraih Medali Asian Games

jurnalistik.co.id – Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bonus senilai Rp158,3 miliar untuk para atlet yang berprestasi pada ajang Asian Games dan Asian Para Games 2026 yang berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang.

Pemberian dukungan itu dilakukan dalam acara tertutup di Istana Negara pada Rabu (29/10/2026). Setelah kegiatan selesai, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan rincian informasi yang boleh dipublikasikan kepada wartawan.

Erick menyebut total anggaran yang diberikan pada hari itu mencapai Rp158,3 miliar. Dari angka tersebut, ia merinci bahwa Rp61,1 miliar dialokasikan untuk Asian Games, sedangkan sisanya sebesar Rp97,2 miliar disediakan untuk Asian Para Games.

Di sisi lain, Erick juga mengungkap sejumlah nilai bonus untuk kategori medali emas pada cabang nomor tertentu. Menurutnya, atlet peraih medali emas untuk nomor pertandingan tunggal memperoleh Rp3 miliar, sementara untuk nomor ganda sebesar Rp2,4 miliar.

Erick menambahkan, untuk nomor beregu, bonus yang diserahkan kepada atlet peraih medali emas adalah Rp1,5 miliar. Ia tidak merinci lebih jauh komponen bonus bagi medali selain emas pada kesempatan tersebut.

Dalam penjelasannya, Erick mengatakan bahwa rincian bonus untuk peraih medali perak maupun perunggu akan diumumkan secara lebih lengkap. Ia menegaskan bahwa breakdown tersebut akan tersedia untuk atlet dan pelatih, sehingga detail per nomor dan perolehan tidak langsung disampaikan saat konferensi pers.

Lebih lanjut, Erick menerangkan bahwa proses penyaluran bonus telah berjalan sejak pagi hari. Bonus tersebut disebut sudah ditransfer oleh Menteri Keuangan Suahasil Nazara, sebelum akhirnya diserahkan kepada para atlet pada rangkaian acara yang berlangsung tertutup.

Erick juga menyampaikan bahwa bonus kemudian langsung dikirimkan ke rekening-rekening yang telah disiapkan untuk para atlet. Dengan mekanisme tersebut, penyaluran diharapkan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan persiapan administrasi yang telah dilakukan.

Pihak Kemenpora, lanjut Erick, juga menyiapkan pendekatan lain agar bonus yang diterima atlet tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi sesaat. Ia menegaskan adanya pembangunan literasi keuangan bagi para atlet sehingga hasil bonus dapat dimanfaatkan secara lebih terarah di masa depan.

Erick menilai, besaran bonus yang disalurkan memiliki pesan yang kuat terkait keberlanjutan karier atlet. Menurutnya, nilai yang besar justru membantah stigma bahwa masa depan karier atlet akan berjalan suram setelah mereka meraih prestasi.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo turut menekankan pentingnya pembinaan olahraga yang berlangsung secara berkelanjutan. Erick menyebut penekanan tersebut diarahkan pada penguatan bidang olahraga melalui ekosistem di sekolah, agar pembinaan tidak berhenti pada periode kompetisi semata.

Ia menyampaikan bahwa upaya tersebut dipandang sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa. Selain itu, gagasan olahraga yang berkelanjutan juga dihubungkan dengan upaya membuka lapangan pekerjaan di masa yang akan datang.

Dengan demikian, pemberian bonus Rp158,3 miliar pada Asian Games dan Asian Para Games 2026 tidak hanya diposisikan sebagai penghargaan atas capaian, tetapi juga sebagai rangkaian dorongan yang meliputi proses penyaluran, literasi keuangan, serta kesinambungan pembinaan olahraga melalui sekolah.

Erick Thohir menutup penjelasannya dengan menyatakan bahwa detail lebih spesifik mengenai pembagian bonus untuk berbagai perolehan medali akan diumumkan secara rinci kepada atlet dan pelatih. Ia juga menegaskan bahwa informasi yang disampaikan saat itu merupakan bagian dari keterangan yang dapat disampaikan ke publik setelah acara pemberian berlangsung.

Rangkaian dari pagi hingga penyerahan dalam acara tertutup menunjukkan bahwa proses administrasi telah disiapkan sejak awal, mulai dari transfer hingga bonus diteruskan ke rekening-rekening yang telah ditetapkan untuk para atlet.