jurnalistik.co.id – Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, meredam pembahasan tentang kemungkinan kedatangan penyerang baru menjelang duel pembuka melawan Udinese.
Menjelang laga perdana kompetisi Liga Italia Serie A, Como 1907 akan menjalani pertandingan tandang ke markas Udinese. Di tengah persiapan tim, Fabregas menegaskan fokus mereka mesti tetap berada pada kebutuhan di lapangan, bukan pada rumor yang beredar.
Fabregas memilih untuk menahan diri dari komentar spesifik terkait bursa transfer yang masih bergerak. Menurutnya, perhatian pemain tidak boleh teralihkan oleh isu-isu yang terjadi di luar aktivitas latihan dan strategi pertandingan.
“Kita tidak boleh teralihkan perhatiannya oleh apakah seorang striker akan tiba sebelum Udinese atau tidak,” kata Fabregas.
Dengan atmosfer persaingan yang ketat di Liga Italia, pelatih asal Spanyol itu menilai konsentrasi menjadi faktor penting saat kompetisi mulai bergulir. Ia ingin tim menjaga ritme persiapan, memastikan setiap keputusan taktik dan eksekusi permainan berjalan sesuai rencana.
Musim ini, Fabregas menggambarkan sebagai awal perjalanan yang sarat tantangan bagi Como 1907. Ia memandang perjalanan tersebut bukan sekadar soal pertandingan pembuka, melainkan juga proses membangun fondasi di berbagai tuntutan kompetisi.
“Perkembangannya cukup bagus, tetapi pada akhirnya bertahan hidup tetaplah bertahan hidup,” ucapnya, mengutip Football Italia pada Kamis (20/8/2026).
Fabregas juga menekankan bahwa perjalanan tim dimulai dari titik nol. Ia menyampaikan bahwa Como akan menjalani musim dengan target bertahan sekaligus menavigasi intensitas pertandingan yang berbeda dibanding situasi sebelumnya.
“Tahun ini kami memulai dari nol. Nol pertandingan, nol poin. Ini musim yang sangat istimewa, kami bermain di tiga kompetisi, sesuatu yang belum pernah kami lakukan sebelumnya.”
Lebih jauh, Fabregas menyoroti padatnya kalender yang harus dihadapi. Ia menyebut Como akan bermain secara rutin dalam interval pendek, sehingga perencanaan fisik dan pemulihan menjadi bagian dari strategi jangka pendek yang tak kalah krusial.
“Kami akan bermain setiap tiga hari sekali. Ada begitu banyak hal yang tidak pasti. Liga Champions adalah hadiah, tetapi Serie A dan Coppa Italia sangat penting,” tuturnya, seperti dikutip Tuttomercatoweb.
Dalam penilaian Fabregas, ketidakpastian bukan hanya berasal dari hasil pertandingan, tetapi juga dari dinamika kompetisi dan ritme menghadapi lawan yang bergantian cepat. Karena itu, ia mendorong agar tim tetap bergerak selaras dengan tuntutan program yang sudah disusun.
Fabregas juga membuka pandangannya terkait aktivitas bursa transfer yang masih terjadi ketika musim sudah bergulir. Ia mengakui bahwa situasi tersebut tidak ideal, namun menekankan bahwa semua pihak harus menerima kenyataan di pasar pemain.
Berita Terkait
“Apakah saya suka pasar dibuka padahal musim sudah dimulai? Tidak, tetapi tidak ada yang menyukainya. Namun, kita tahu memang seperti itulah keadaannya,” imbuhnya.
Dengan pernyataan itu, Fabregas seolah menegaskan agar tim tidak terjebak pada faktor eksternal yang sulit dikendalikan, sekaligus memastikan fokus diarahkan pada pekerjaan utama menjelang laga.
Mengesampingkan isu striker baru
Ketika ditanya secara lebih spesifik mengenai rumor perburuan striker, termasuk nama Moise Kean yang disebut-sebut dalam pembahasan publik, Fabregas tidak ingin larut. Ia menyatakan bahwa pertanyaan yang terlalu menyentuh kemungkinan kedatangan pemain baru tidak akan membantu konsentrasi tim menjelang pertandingan di Udinese.
Baginya, membahas calon rekrutan sebelum laga justru berpotensi mengurangi fokus pada perkara yang lebih penting, yakni bagaimana Como menampilkan permainan terbaik pada hari pertandingan. Ia ingin pembicaraan mengarah pada kesiapan skuad dan eksekusi yang dibutuhkan tim.
“Kita tidak boleh teralihkan perhatiannya oleh apakah seorang striker akan tiba sebelum Udinese atau tidak,” kembali ditegaskan dalam konteks menjaga konsentrasi.
Fabregas juga memberikan contoh proses yang lebih luas dalam pembentukan tim, khususnya di lini pertahanan. Ia menekankan bahwa perekrutan bukan perkara sederhana karena banyak faktor yang ikut dipertimbangkan saat memilih pemain.
Dalam penjelasannya, Fabregas menyebut Chalobah sebagai bek tengah tangguh yang telah didatangkan. Ia menguraikan bahwa mendatangkan pemain dengan kualitas tertentu melalui bursa saat ini tidak mudah, mengingat banyak nama yang bersaing untuk dipertimbangkan.
“Bek tengah tangguh yang telah kami datangkan adalah Chalobah. Ini tidak mudah, ada begitu banyak nama di luar sana, saya mengenal semua bek tengah dari dua tahun terakhir dan itu tidak sesederhana itu,” jelasnya.
Poin Fabregas menegaskan bahwa strategi transfer tetap harus berjalan dengan pendekatan yang teliti. Ia memperlihatkan bahwa penilaian terhadap pemain, terutama untuk posisi kunci, memerlukan waktu, pemetaan, dan keputusan yang mempertimbangkan kebutuhan tim.
Melalui cara pandang tersebut, Fabregas ingin menjaga agar skuad tidak terpecah oleh diskusi yang bersifat spekulatif. Saat kompetisi dimulai, ia memilih mengarahkan energi pada persiapan yang berdampak langsung pada kinerja tim.
Dengan laga pembuka yang menanti di Udinese, Como 1907 kini memasuki tahap paling menentukan dari persiapan musim. Fabregas berharap keputusan dan fokus yang diambil tim dapat menjaga ritme serta mengurangi distraksi yang tidak berkaitan dengan pertandingan.
Di saat jadwal akan berlangsung cepat dan tuntutan kompetisi meningkat, sikap Fabregas yang memilih bungkam soal rumor penyerang baru dapat dibaca sebagai upaya memperkuat konsistensi internal. Tim diharapkan tetap berada pada jalur yang sama: siap bermain, siap beradaptasi, dan siap mengeksekusi rencana ketika pertandingan dimulai.












