Olahraga

Man City Mulai Obrolan dengan Liverpool Soal Transfer Cody Gakpo

×

Man City Mulai Obrolan dengan Liverpool Soal Transfer Cody Gakpo

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Cody Gakpo: Manchester City open talks with Liverpool about transfer

jurnalistik.co.id – Manchester City telah memulai pembicaraan dengan Liverpool terkait kemungkinan mendatangkan winger asal Belanda, Cody Gakpo. Kabar ini segera menjadi salah satu sorotan utama menjelang tiga hari terakhir bursa transfer.

Gakpo, yang berusia 27 tahun, tercatat mendapat perhatian konkret dari City serta Tottenham Hotspur. Namun, menurut sumber, jika pemain tersebut benar-benar meninggalkan Anfield sebelum batas Selasa, City dipandang sebagai destinasi pilihannya.

Kontak awal City dengan Liverpool dilakukan secara resmi pada Sabtu malam. Langkah itu muncul ketika masa depan Gakpo mulai mengemuka menjelang penentuan akhir bursa, sehingga setiap perkembangan akan berpengaruh langsung pada rencana skuad Liverpool di sisa waktu yang tersisa.

Potensi kepergian Gakpo juga tak lepas dari keputusan Liverpool pada bursa musim panas ini yang telah menyepakati perekrutan winger Paris Saint-Germain, Bradley Barcola. Kesepakatan tersebut disebut bernilai hingga £123 juta, sekaligus mengubah peta kebutuhan penyerang Liverpool.

Meski demikian, Liverpool dipahami masih ingin mendatangkan opsi pemain depan lain sebelum memberi lampu hijau untuk melepas Gakpo musim panas ini. Dengan kata lain, rencana pengeluaran pemain tampaknya akan mengikuti prioritas perekrutan yang lebih dulu dipenuhi oleh manajemen klub.

Dalam konteks itu, Liverpool memiliki ketertarikan pada sejumlah nama yang dapat mengisi sektor serang. Media menyebut The Reds membidik winger Brighton, Yankuba Minteh, serta Ismaila Sarr dari Crystal Palace sebagai alternatif yang mereka pertimbangkan.

Gakpo sendiri menjadi bagian penting dalam perjalanan Liverpool dalam beberapa musim terakhir. Ia bergabung dari klub asalnya, PSV Eindhoven, pada Januari 2023, dan hingga kini mencatat 33 gol dari 91 penampilan di Premier League bersama klub tersebut.

Sabtu lalu, kontribusi Gakpo di lapangan juga datang saat Liverpool menghadapi Nottingham Forest di Anfield. Ia memberikan assist untuk gol Alexander Isak ketika pertandingan berakhir imbang 2-2, setelah pada pekan sebelumnya kedua tim juga mencatat hasil yang serupa saat laga tandang melawan Newcastle.

Dengan pembicaraan yang sudah dibuka, situasi Gakpo kini berada pada titik yang akan ditentukan dalam hitungan hari. Jika City terus maju dalam proses negosiasi, maka peluang transfer akan sangat bergantung pada apakah Liverpool berhasil mengamankan penyerang lain lebih dulu sebelum mengambil keputusan terkait masa depan Gakpo.

Negosiasi yang kini berlangsung membuat setiap langkah berikutnya terasa menentukan, karena jadwal bursa yang semakin dekat menuntut keputusan cepat dari semua pihak. Bagi City, respons terhadap perkembangan ini akan menunjukkan seberapa serius minat mereka, sedangkan bagi Liverpool, informasi dari proses tersebut bisa menjadi bahan evaluasi ulang untuk menyusun langkah paling aman.

Kondisi ini juga memperlihatkan bahwa pembicaraan pelepasan Gakpo tidak berdiri sendiri. Liverpool sudah memiliki kesepakatan perekrutan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain dengan nilai hingga £123 juta, namun manajemen tetap perlu memastikan komposisi lini serang tetap seimbang. Karena itu, rencana pengeluaran pemain dipetakan selaras dengan target perekrutan yang lebih dulu ditetapkan.

Di sisi lain, Gakpo dinilai masih memberi dampak nyata pada dinamika permainan Liverpool. Ia bergabung dari PSV Eindhoven pada Januari 2023 dan dalam perjalanan di Premier League mencatat 33 gol dari 91 penampilan. Bahkan pada laga Sabtu melawan Nottingham Forest di Anfield, kontribusinya berbuah assist untuk gol Alexander Isak, sehingga menunjukkan perannya bukan hanya sebagai penyelesai akhir.

Dengan pembahasan yang sudah resmi dimulai dan tenggat sebelum Selasa semakin dekat, posisi Gakpo berada pada fase yang akan segera memunculkan kepastian. Jika Liverpool lebih dulu berhasil mengamankan alternatif pemain depan sesuai opsi yang sedang dipertimbangkan, maka ruang untuk keputusan terkait masa depannya akan lebih terbuka. Sebaliknya, bila prioritas perekrutan belum terpenuhi, pertimbangan Liverpool kemungkinan akan menahan proses hingga rencana skuad benar-benar jelas.