jurnalistik.co.id – Manchester City resmi mendapatkan gelandang muda asal Maroko, Ayyoub Bouaddi, dari Lille. Pemain berusia 18 tahun itu didatangkan dengan kesepakatan total senilai £85,6 juta untuk kontrak berdurasi lima tahun, dengan ketentuan masih menunggu izin internasional.
Menurut laporan, City menyiapkan pembayaran £81,4 juta di muka. Sisanya sebesar £4,2 juta akan dibayarkan melalui add-on sesuai berbagai klausul dalam kesepakatan.
Alasan City merekrut Bouaddi
Langkah Manchester City ini datang setelah mereka melakukan perombakan di lini tengah. Tim asuhan Enzo Maresca bergerak untuk menambah opsi setelah melepas beberapa gelandang inti pada musim panas ini.
Rodri dikirim ke Barcelona dengan nilai £65 juta. Sementara itu, Tijjani Reinders bergabung bersama Al-Qadsiah dengan banderol £52 juta, dan Nico Gonzalez pindah ke Newcastle dengan kesepakatan yang dilaporkan bernilai hingga £52 juta.
Bouaddi sendiri dinilai tampil menonjol bersama Lille di Ligue 1. Ia menjadi salah satu anggota kunci skuad asal Prancis, dan kini mendapat peluang lebih besar setelah menarik perhatian dari klub yang sedang membangun kedalaman skuadnya.
Catatan musim dan kiprah bersama Timnas Maroko
Berita Terkait
Rekam jejak Bouaddi juga menguat lewat penampilan bersama Maroko di Piala Dunia. Pemain tersebut tampil sebagai starter pada lima dari enam pertandingan Maroko, saat timnya melangkah hingga babak perempat final.
Dari sisi gaya permainan, City tampaknya melihat potensi dalam karakter Bouaddi sebagai gelandang muda yang siap berkembang di kompetisi tertinggi. Dalam proses transisi ini, persetujuan izin internasional menjadi syarat terakhir agar kepindahan dapat sepenuhnya rampung.
Usai pengumuman transfer, Bouaddi menyampaikan rasa antusiasnya terhadap kesempatan bergabung. “This is a very special day for me and my family. Manchester City are, for me, the best club in the world. It’s a dream to be here and be able to call myself a City player,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, “I have spent most of my life working hard to become the best player I can be and reach the top of the game. I’ve watched City for many years, and I love their style of play. City always try and play quality football. And they have shown they are winners – this club feels like it’s built to win.”
Dengan status kontrak lima tahun yang telah disepakati dan detail pembayaran yang jelas, Bouaddi kini berada di fase akhir menuju debut di Manchester City. Fokus berikutnya tinggal pada kelengkapan administrasi terkait izin internasional, sebelum ia resmi menjadi bagian dari rencana jangka panjang klub.
Secara finansial, kesepakatan ini memang dirancang bertahap. City mengalokasikan pembayaran awal sebesar £81,4 juta agar proses administrasi berjalan dengan jelas, sementara sisanya diatur lewat mekanisme add-on senilai £4,2 juta. Pola pembayaran seperti ini memberi fleksibilitas sesuai berbagai klausul yang tercantum dalam kesepakatan transfer.
Di saat yang sama, perekrutan Bouaddi juga terbaca sebagai bagian dari kebutuhan skuad yang lebih dalam, terutama setelah sejumlah perubahan besar di lini tengah. Lepasnya Rodri ke Barcelona seharga £65 juta, kepindahan Tijjani Reinders ke Al-Qadsiah dengan nilai £52 juta, serta transfer Nico Gonzalez ke Newcastle yang dilaporkan hingga £52 juta membuat City perlu memastikan komposisi tetap kuat untuk menghadapi tuntutan musim.
Untuk tahap berikutnya, perhatian akan beralih pada kesiapan Bouaddi menyelesaikan syarat akhir berupa izin internasional. Setelah itu, ia dapat masuk ke rencana jangka panjang klub dengan status kontrak lima tahun yang sudah disepakati. Bouaddi sendiri menyampaikan kegembiraannya dengan menilai kepindahan ini sebagai momen istimewa bagi dirinya dan keluarga, sekaligus dorongan untuk terus bekerja keras agar mampu berkembang di klub yang ia anggap memiliki gaya permainan berkualitas dan mental sebagai pemenang.












