jurnalistik.co.id – Craig Guildford, mantan kepala kepolisian West Midlands Police, kini menjadi subjek penyelidikan dari badan pengawas kepolisian. Penyelidikan tersebut berkaitan dengan larangan terhadap suporter Israel yang dikaitkan dengan klub Maccabi Tel Aviv dalam laga melawan Aston Villa.
Independent Office for Police Conduct (IOPC) telah mengeluarkan pemberitahuan bahwa mereka sedang menyelidiki Craig Guildford. Bersama dengannya, IOPC juga menyasar tiga polisi lain serta satu staf yang terlibat dalam proses yang berujung pada keputusan pelarangan itu.
IOPC menyatakan tuduhan yang dipersoalkan masuk kategori “gross misconduct”. Dengan status itu, pihak watchdog berupaya menilai kepatuhan dan kehati-hatian para petugas dalam rangkaian langkah sebelum pertandingan digelar.
Perjalanan penyelidikan IOPC
Penyelidikan independen ini dimulai pada Januari. Fokusnya adalah menilai sejauh mana petugas West Midlands Police ikut dalam perencanaan dan persiapan pertandingan di Villa Park pada 6 November 2025.
Larangan terhadap suporter Maccabi Tel Aviv memicu perdebatan yang meluas sampai tingkat nasional maupun internasional. Dalam tanggapan publik yang disebutkan, pemerintah menyatakan akan berupaya semaksimal mungkin agar keputusan pelarangan tersebut bisa dibatalkan.
Peran dokumen briefing dan pertanyaan tentang akurasi
IOPC mengatakan bahwa bukti yang mereka miliki menunjukkan Guildford “may have had oversight on an intelligence briefing document presented to the safety advisory group (SAG) that was later reported to have contained inaccuracies and misleading information”. Pernyataan ini merujuk pada dokumen briefing intelijen yang diberikan kepada Safety Advisory Group (SAG) sebelum keputusan diambil.
Menurut IOPC, dokumen yang kemudian disebut memiliki “inaccuracies and misleading information” tersebut diduga memberikan penilaian yang tidak seimbang tentang risiko yang ditimbulkan oleh suporter tim tamu. IOPC menilai, pandangan yang timpang itu turut berkontribusi pada keputusan untuk melarang para pendukung tersebut datang ke pertandingan.
Berita Terkait
IOPC menambahkan penilaiannya secara spesifik dengan kutipan: “We consider Mr Guildford may have failed to ensure due diligence and the highest level of scrutiny over such an influential document.”
Dengan bahasa yang sama, watchdog menekankan adanya kekhawatiran bahwa kewajiban kehati-hatian dan pemeriksaan tingkat tertinggi tidak dijalankan secara memadai terhadap dokumen yang dianggap berpengaruh besar dalam proses penetapan kebijakan keamanan.
Petugas senior yang menyusun briefing ikut diselidiki
Selain Craig Guildford, IOPC juga menargetkan seorang petugas senior yang saat itu masih bertugas dan disebut memainkan peran utama dalam penyusunan briefing. Petugas tersebut sedang diselidiki karena dugaan tidak memastikan akurasi dokumen.
IOPC juga menyebut kemungkinan lain terkait cara penyajian informasi oleh petugas senior itu. Watchdog menyatakan bahwa petugas tersebut mungkin tidak secara akurat merepresentasikan sebagian informasi, yang dapat membuat briefing “lacking impartiality”.
Dengan demikian, sengketa yang dibawa ke meja pemeriksaan tidak hanya menyasar siapa yang memberi perhatian pada dokumen, tetapi juga menyoroti proses penyusunan dan ketidakberpihakan isi yang dipakai sebagai dasar.
Penyelidikan ini diharapkan membantu memperjelas peran masing-masing pihak dalam tahap perencanaan dan persiapan di Villa Park pada 6 November 2025. IOPC pada akhirnya akan menentukan bagaimana standar kehati-hatian dijalankan serta apakah keputusan larangan suporter Maccabi Tel Aviv dalam pertandingan Aston Villa dipengaruhi oleh dokumen briefing yang bermasalah.
Dalam penilaian yang disampaikan IOPC, perhatian tidak berhenti pada hasil akhir pelarangan, tetapi juga pada cara informasi keamanan diproses sebelum pertandingan. Watchdog menyoroti apakah dokumen briefing yang disajikan kepada Safety Advisory Group (SAG) sudah melewati pemeriksaan yang memadai, terutama terkait penilaian risiko terhadap suporter tim tamu.
IOPC juga menempatkan keterlibatan pihak lain di dalam ruang lingkup pemeriksaan. Selain Craig Guildford, tiga polisi lain dan seorang staf turut menjadi subjek penyelidikan karena bagian peran mereka dalam rangkaian proses yang akhirnya bermuara pada keputusan pelarangan. Tujuannya adalah menilai standar kehati-hatian, keterpenuhan pemeriksaan, serta sejauh mana isi dokumen yang bermasalah dapat memengaruhi keputusan di Villa Park pada 6 November 2025.












