Olahraga

Cristiano Ronaldo Ditarik Saat Turun Minum, Al-Nassr 10 Pemain Comeback dari Tertinggal 0-2 untuk Kalahkan Al-Ettifaq

×

Cristiano Ronaldo Ditarik Saat Turun Minum, Al-Nassr 10 Pemain Comeback dari Tertinggal 0-2 untuk Kalahkan Al-Ettifaq

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Cristiano Ronaldo: Ten-man Al-Nassr seal dramatic win after Portugal star subbed off

jurnalistik.co.id – Al-Nassr menutup pertandingan kandang melawan Al-Ettifaq dengan kemenangan dramatis setelah sempat berada dalam posisi sulit. Di laga Saudi Pro League tersebut, tim berjuluk “kuning-hijau” harus menjalani babak pertama dengan jumlah pemain berkurang, dan tertinggal 0-2 sebelum jeda.

Bola bergulir kurang dari seperempat jam ketika masalah besar langsung menghampiri Al-Nassr. Penjaga gawang Bento mendapat kartu merah pada menit ke-12, membuat tim tuan rumah harus bermain dengan 10 orang saat pertandingan masih sangat awal.

Keadaan yang tak ideal itu berlanjut hingga akhir babak pertama. Al-Nassr akhirnya menuntaskan 45 menit pertama dengan skor 0-2, mengarah pada tekanan tambahan karena mereka juga harus menata strategi tanpa skema pemain penuh.

Cristiano Ronaldo, yang berusia 41 tahun, menjadi salah satu sorotan pada momen tersebut. Ia tampil sebagai starter sejak laga tersebut menjadi penampilan pertamanya setelah World Cup. Meski memberikan kontribusi di lapangan, Ronaldo kemudian ditarik pada saat turun minum.

Perubahan itu dilakukan dengan keputusan yang menimbulkan pertanyaan di ruang teknis, mengingat gesture Ronaldo yang sempat mengangkat kedua lengannya ke arah bangku cadangan saat dirinya digantikan. Manajer Ange Postecoglou kemudian menegaskan penggantian itu merupakan bagian dari pendekatan taktis yang berbeda.

“When I made the substitutions, including taking Ronaldo off, I believed the players coming on could make an impact,” ujar Postecoglou, seperti dilansir laporan pertandingan. Ia menambahkan bahwa seluruh keputusan yang diambil diarahkan untuk memberi dampak langsung kepada tim.

“I came here to help the players, so as I said, I’m proud of them because every substitute made a positive contribution,” lanjut Postecoglou. “I’m here to help the team with what I see, and everyone knows that Ronaldo hasn’t played in a long time. He performed exceptionally well in the first half, and we opted for a different approach.”

Dengan peta permainan yang berubah, Al-Nassr tampil lebih berani pada babak kedua meski masih dalam tekanan akibat defisit dua gol. Transformasi itu tidak datang dalam tempo yang lama; gol-gol penyamaan langsung menyalakan harapan ketika pertandingan memasuki fase krusial.

Sadio Mane dan Abdulelah Al Amri mencatatkan nama mereka di papan skor dalam rentang waktu yang berdekatan. Dua gol tersebut lahir dalam waktu sekitar tiga menit, tepat ketika Al-Nassr mulai mengunci ritme permainan untuk mengejar ketertinggalan.

Hasilnya, tim berhasil menyamakan kedudukan ketika jeda menuju akhir laga tinggal sekitar 13 menit. Dari situ, pertandingan memasuki babak akhir yang sarat tensi karena kedua tim sama-sama berusaha mengunci poin, tetapi Al-Nassr memiliki dorongan lebih besar setelah comeback cepat mereka.

Penentu kemenangan akhirnya datang dari Mane. Mantan pemain Liverpool tersebut mencetak gol pada masa tambahan waktu, mengubah skor menjadi kemenangan bagi Al-Nassr dan mengunci jalannya pertandingan dengan cara yang luar biasa.

Selain soal tiga poin, kemenangan ini juga membawa dampak langsung pada klasemen. Hasil tersebut membantu Al-Nassr naik ke puncak tabel setelah meraih tiga kemenangan beruntun di awal musim mereka. Kemenangan di pertandingan ini sekaligus menjadi bukti bahwa perubahan keputusan di jeda, termasuk penarikan Ronaldo, tidak menghilangkan daya saing tim.

Postecoglou sendiri berada dalam periode transisi yang menarik. Ia mengambil alih Al-Nassr pada bulan lalu setelah sebelumnya dipecat dari Nottingham Forest pada Oktober lalu, saat masa tugasnya hanya bertahan 39 hari. Rentang singkat itu menjadi latar belakang yang memperlihatkan bahwa ia kini berusaha membangun pola permainan yang sesuai dengan analisisnya sendiri.

Bagi Ronaldo, momen yang ia alami di laga ini menambah catatan penting dalam musimnya. Ia baru menikah dengan Georgina Rodriguez pada awal bulan ini, dan sebelumnya mengatakan bahwa musim ini kemungkinan menjadi musim terakhirnya sebagai pemain, agar ia bisa lebih fokus pada keluarganya.

Kemenangan Al-Nassr atas Al-Ettifaq menutup pertandingan dengan pesan yang kuat: ketika sebuah tim kehilangan pemain dan tertinggal, reaksi cepat di babak kedua masih bisa mengubah arah permainan. Dengan dua gol untuk menyamakan kedudukan, lalu gol penentu di masa tambahan waktu, Al-Nassr membuktikan bahwa comeback dapat dipicu oleh keputusan taktis yang berani—meski harus dimulai dari momen paling sulit di ruang ganti.