jurnalistik.co.id – Tim NSN Development mundur dari sisa tahapan Volta a Portugal setelah kematian pesepeda asal Inggris, Finlay Tarling. Organisasi lomba memastikan balapan tetap berjalan pada Sabtu untuk etape penultimate, disertai rangkaian penghormatan sebelum start.
Tarling, yang berusia 19 tahun, meninggal dunia akibat kecelakaan saat etape kedelapan pada Jumat. Kejadian itu terjadi di lintasan sejauh 166,8 km dari Melgaço menuju Fafe.
Dalam keterangan resmi, penyelenggara menyebut hari tersebut sebagai momen duka yang mendalam bagi dunia bersepeda. Mereka menyatakan perlombaan akan dilangsungkan dengan suasana berkabung, termasuk perubahan terhadap rangkaian kegiatan lain sebagai bentuk penghormatan.
Volta menegaskan bahwa ini adalah “tragic day for cycling” dan perlombaan akan digelar “in an atmosphere of profound mourning”. Pernyataan itu juga menyebut para sponsor utama sepakat membatalkan seluruh aktivitas untuk dua tahapan terakhir sebagai tanda rasa hormat dan berkabung.
Meski demikian, lomba tetap akan diteruskan. Volta menyatakan, “The race continues. There will be a sporting competition, but not a party… This Saturday, the Volta rides for Finlay.”
Langkah pengunduran diri NSN Development diumumkan pada Sabtu pagi. Tim menyampaikan bahwa mereka menarik diri dari sisa tahapan Volta a Portugal menyusul meninggalnya sang pembalap.
“Following Fin Tarling’s tragic passing on Friday, the NSN Development Team has withdrawn from the remaining Volta a Portugal stages,” demikian bunyi pernyataan NSN Development. Tim juga menekankan bahwa keputusan tersebut sejalan dengan dukungan penuh kepada orang tua Tarling.
NSN Development menambahkan bahwa, dengan “the full support of Fin’s parents,” mereka akan tetap tampil pada kompetisi berikutnya, yaitu Czech Tour dan Arctic Race of Norway. Tim menyebut akan terus mengingat Fin dan berkompetisi untuk menghormatinya, dengan tetap melakukan hal yang paling dicintainya.
Di bagian lain, NSN Development menyampaikan terima kasih atas dukungan besar dari komunitas bersepeda maupun pihak-pihak di luar olahraga, di tengah situasi yang berat tersebut. Ungkapan itu sekaligus menggambarkan besarnya dampak kehilangan bagi kru dan lingkungan lomba.
Menurut keterangan yang disampaikan kepada media lokal, Kepala Major Tiago Machado dari National Republican Guard menyatakan bahwa telah terjadi “a collision between the cyclist and a light goods vehicle.” Ia juga menyampaikan bahwa proses investigasi sedang berlangsung.
Berita Terkait
Tarling diketahui berlomba bersama NSN Development saat insiden terjadi. Ia tercatat sebagai pembalap asal Wales, dan berkompetisi dalam etape yang melintasi rute panjang sebelum akhirnya kecelakaan tersebut merenggut nyawanya.
Tarling merupakan adik dari Josh, pembalap Netcompany-Ineos yang berlomba pada level WorldTour. Jejak olahraga Josh disebut tampak menjadi inspirasi bagi karier Tarling, terutama dalam spesialisasi time trial.
Di kalender lomba yang lebih luas, Tarling pernah membela tim nasional Inggris Raya untuk nomor jalan raya maupun balap trek. Ia juga menunjukkan capaian menonjol pada kategori usia muda.
Dalam catatan prestasinya, Tarling menempati posisi ketiga pada under-23 men’s individual time trial dalam kejuaraan nasional Inggris pada bulan Juni. Selain itu, ia turut ambil bagian dalam Tour of Britain sekitar kurang lebih satu tahun sebelumnya.
Sementara itu, pihak Volta menegaskan bahwa investigasi tidak hanya berhenti pada pernyataan awal. Mereka mengingatkan publik agar tidak melakukan spekulasi terkait keadaan kecelakaan, karena proses pemeriksaan sedang berjalan secara menyeluruh.
Volta menyampaikan, “This is not the time for speculation about the circumstances of the accident. The incident is being investigated by the GNR Command, which is responsible for rigorously establishing the facts.” Pernyataan tersebut menekankan pentingnya memastikan fakta berdasarkan proses resmi investigasi.
Dalam kesempatan yang sama, Volta mengakui bahwa seluruh pihak masih sangat terpukul. Mereka menyebut semua yang terlibat “remain deeply shaken,” dan menggambarkan bahwa bersepeda memang memiliki risiko, namun tidak ada kesiapan menghadapi tragedi sebesar ini.
Pernyataan organisasi menggambarkan duka dari banyak pihak: “Finlay lost his life. A family lost a son. A team lost a team-mate. Cycling lost one of its own.” Kalimat penutup tersebut menegaskan bahwa kehilangan ini melampaui persaingan di lintasan.
Dengan keputusan NSN Development untuk mundur, fokus lomba bergeser pada kelanjutan etape dan penghormatan kepada Tarling. Penyelenggara memastikan tributes akan digelar sebelum start, sehingga upaya penghormatan tetap menjadi bagian dari perjalanan Volta pada Sabtu.
Bagi para peserta dan kru, kelanjutan etape penultimate juga menjadi ujian emosional, di tengah pesan bahwa kompetisi tetap berlangsung namun dalam kerangka penghormatan. Volta pada akhirnya menegaskan “sporting competition” akan diteruskan tanpa pesta, “This Saturday,” sebagai simbol bahwa lomba tetap berdiri untuk Finlay.












