jurnalistik.co.id – Cristiano Ronaldo mengumumkan bahwa ia telah meninggalkan kamp timnas Portugal. Dalam pernyataannya, ia menyebut akan menjelaskan alasan keputusannya “in time”.
Langkah tersebut muncul setelah pelatih kepala Jorge Jesus lebih dulu menepis kabar adanya retakan dengan sang kapten. Penyangkalan Jesus datang menyusul laporan bahwa Ronaldo tidak berkenan untuk berlatih.
Menurut jadwal pada jeda internasional ini, Ronaldo sempat masuk skuad 25 pemain yang disiapkan Jesus. Ia juga menjadi starter pada pertandingan Nations League awal Portugal melawan Wales.
Namun, Ronaldo tidak tampil saat Portugal menang 2-1 atas Norwegia di Oslo pada Minggu. Di akhir laga, ia juga tidak ikut bergabung dengan rekan-rekannya ketika memberi salam kepada suporter tandang.
Rangkaian momen itu kemudian memunculkan spekulasi bahwa Ronaldo tengah berselisih dengan manajernya. Dalam konteks yang sama, Jesus menyampaikan penjelasan sebelum pertandingan Nations League Portugal melawan Denmark pada Kamis.
Bantahan Jorge Jesus
Jorge Jesus menegaskan bahwa tidak ada insiden yang terjadi. Ia mengatakan: “There was no incident whatsoever.” Ia menambahkan bahwa jika seorang pemain sudah pemanasan puluhan menit namun akhirnya tidak dimainkan, “no-one is happy about that.”
Jesus juga menyebut ia sudah memberi tahu Ronaldo sebelum laga bahwa pemain tersebut tidak akan memulai pertandingan. “Afterwards, as coach, I decided not to bring him on. It’s nothing to make a fuss about,” ujar Jesus.
Berita Terkait
Menjelang isu yang terus berkembang, manajer berusia 41 tahun itu turut membantah anggapan bahwa Ronaldo menolak berlatih pada Selasa. Ia menyatakan bahwa Ronaldo justru menjalani program latihan individu untuk “mobility” dan “strengthening”, sembari menegaskan bahwa pada Rabu Ronaldo akan berlatih seperti biasa.
Meski demikian, Ronaldo tidak ikut memasuki lapangan saat Portugal menghadapi Denmark, dan media Portugis kemudian menampilkan video yang memperlihatkan ia meninggalkan Parken Stadium bersama dua staf tim. Setelah itu, ia memilih menyampaikan kabar tersebut langsung lewat akun Instagram-nya.
Ronaldo: pergi dari kamp, jelaskan “in time”
Dalam unggahannya, Ronaldo menulis: “After the press conference of the national team and following a conversation with the president of the Portuguese Football Federation, I have decided to leave the national team training camp,”. Ia melanjutkan dengan: “In time, I will tell all the Portuguese the truth abouit the reasons that motivated me to leave.”
Ronaldo juga menyatakan keinginannya agar rekan-rekannya mendapat keberuntungan untuk pertandingan berikutnya. Pesan tersebut sejalan dengan situasi yang sebelumnya membuatnya tidak bergabung dalam sesi akhir dari laga melawan Norwegia.
Jesus sebelumnya mengaitkan pilihan susunan pemain dengan peran striker AC Milan dalam laga Denmark. Ia menyebut Goncalo Ramos akan diutamakan, setelah Ramos menjadi pencetak gol kemenangan ketika Portugal mengalahkan Norwegia.
Dalam pernyataannya, Jesus berkata: “If I need [Ronaldo], he’ll come on. If I don’t need him, he won’t.” Kalimat tersebut menggambarkan pendekatan manajer yang menempatkan Ronaldo sebagai opsi yang bisa dimainkan sesuai kebutuhan pertandingan.
Di luar isu terbaru, Ronaldo juga pernah menyampaikan bahwa ia sempat mempertimbangkan untuk mengakhiri kiprah di level internasional setelah Piala Dunia pada musim panas. Meski begitu, ia memilih untuk terus bermain karena mengejar target “1,000 career goals”.
Dengan Ronaldo yang sudah resmi meninggalkan kamp tim, pertanyaan yang tersisa sekarang adalah kapan dan bagaimana ia akan memaparkan alasan sesungguhnya atas keputusan tersebut. Dalam pengumumannya, ia menegaskan bahwa penjelasan itu akan datang “in time”.





