jurnalistik.co.id – Sir Chris Hoy menilai kampanye skrining kanker prostat tidak semestinya bertumpu pada figur publik semata. Menurutnya, dorongan untuk memeriksa risiko pribadi perlu dibangun lewat cara yang lebih terstruktur dan lebih proaktif.
“Tugas ini tidak seharusnya hanya bergantung pada individu berprofil tinggi seperti Jeremy Clarkson atau saya, atau pria-pria lain yang mengalami situasi serupa,” ujar Hoy dalam wawancara kepada BBC Scotland. Ia mengatakan dukungan kampanye itu akan terus ia lakukan, bahkan jika kelak ada sistem skrining nasional.
Namun, Hoy menekankan arah yang lebih luas. “Harus ada pendekatan yang lebih sistematis dan proaktif agar para pria memahami risiko mereka sendiri,” katanya.
Hoy menyampaikan bahwa dirinya merasakan manfaat dari informasi yang sampai ke masyarakat melalui mekanisme formal. Ia mengatakan, sejak usia 50 tahun ia menerima surat di rumah yang memuat tes skrining usus, sejalan dengan program skrining yang disediakan pemerintah.
“Saya baru saja berusia 50 tahun dan saya mendapat surat lewat pos berisi tes skrining usus,” kata Hoy. Ia menambahkan bahwa ia memahami tes PSA—tes darah yang membantu mendeteksi kanker prostat—memiliki keterbatasan. “Tes PSA tidak sempurna. Anda bisa mendapatkan hasil yang tidak salah positif, tetapi pada sebagian pria, mereka mungkin justru mendapatkan perawatan ketika sebenarnya tidak perlu,” jelasnya.
Bagi Hoy, poin utamanya bukan pada ketepatan diagnosis semata, melainkan pada keputusan perawatan yang diambil tenaga medis. “Namun saya kira itu bukan masalah diagnosis, melainkan masalah perawatan—itu keputusan bagi dokter untuk membuat. Saya pikir mengetahui kondisi Anda sendiri itu benar-benar penting,” katanya.
Ia juga mengangkat skala persoalan yang, menurutnya, masih terjadi di Inggris. Hoy mengatakan 10.000 pria setiap tahun terlambat mengetahui bahwa mereka mengidap kanker prostat. Ia menilai perlu adanya proses yang lebih jelas agar pria pada akhirnya mengambil tanggung jawab dan memiliki pemahaman atas risiko pribadi mereka. “Dalam jangka pendek, sampai ada sesuatu yang lebih proaktif, Anda harus memikulnya sendiri,” ujarnya.
Berita Terkait
Hoy menggambarkan bagaimana perhatian terhadap kesehatan dapat tersisih oleh kesibukan sehari-hari. “Ini bukan hal yang ingin dipikirkan, dan selalu jadi sesuatu yang Anda taruh di daftar prioritas terakhir. Anda melupakannya karena hidup sedang sibuk,” katanya.
Setelah diagnosis, Hoy mendirikan dan menggelar kegiatan amal Tour De 4. Ia menyebut acara itu sebagai langkah untuk menghasilkan sesuatu yang positif dari situasi sulit. “Tujuannya adalah mengubah persepsi tentang seperti apa rasanya hidup dengan kanker stadium 4,” ujar Hoy.
Selain menggalang dana, Hoy mengatakan Tour De 4 dimaksudkan untuk mempertemukan orang-orang yang memiliki pengalaman serupa. Ia menuturkan acara tersebut “menghimpun mereka yang ada dalam situasi yang mirip dengan saya, sekaligus menghadirkan keluarga-keluarga, orang-orang yang sedang mengingat orang-orang terkasih”. “Ini benar-benar perayaan kehidupan,” katanya.
Di luar fokus pada kanker prostat, Hoy juga menyatakan dirinya “tergerak” oleh permohonan renang asal Skotlandia, Archie Goodburn, kepada perdana menteri terkait penambahan pendanaan untuk kanker otak. Hoy berharap ada tindak lanjut. “Sejauh ini, tampaknya pihak-pihak yang berwenang benar-benar mendengarkan,” ujarnya.
Ia kemudian mengingatkan bahwa publisitas saja tidak cukup. “Kekhawatiran saya adalah, Anda mendapat banyak perhatian dari sesuatu seperti itu, lalu para politisi—atau orang-orang yang berkuasa atau siapa pun para pengambil keputusan—akan bereaksi seperti ‘oh ya, kita akan mengobrol’ atau ‘kita akan melakukan ini’. Namun tindakan berbicara lebih keras daripada kata-kata,” kata Hoy.
Ia menggarisbawahi kebutuhan perubahan yang benar-benar diimplementasikan. “Anda ingin melihat perubahan yang praktis dan benar-benar diterapkan, bukan hanya duduk-duduk lalu bicara dan ‘kami mungkin akan menanganinya’, ‘kami akan meninjau’. Sering kali itu berarti ‘kita hanya akan menunda sampai kapan-kapan’ dan tidak ada perubahan yang nyata,” lanjutnya.
Hoy juga menegaskan sikap untuk tetap berjuang. “Namun Archie tidak akan menyerah dan saya juga tidak akan menyerah,” katanya. Ia menambahkan bahwa saat ini ia merasa baik-baik saja. “Saat ini hidup terus berjalan. Anda bisa saja menghabiskan waktu untuk duduk khawatir tentang masa depan, tetapi itu sama sekali tidak membantu dalam bentuk apa pun,” ujarnya.
Tour De 4 dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu, 6 September, dengan rute yang dimulai dan berakhir di velodrom Sir Chris Hoy di Glasgow.








