jurnalistik.co.id – Asap tebal terlihat mengepul dari kapal kargo berbendera Yunani yang terbakar di dekat Mykonos. Kobaran api terjadi di area kapal, sehingga jarak pandang di sekitar lokasi terdampak oleh kepulan asap.
Kejadian ini dipicu oleh kebakaran yang melanda geladak sebuah feri pengangkut truk. Kapal tersebut diberitakan sedang berlayar ke arah utara dari Mykonos pada 25 September.
Penjaga Pantai Hellenic menyampaikan bahwa pihaknya menangani insiden ini sebagai respons pemadaman yang bersifat besar. Mereka menilai operasi pemadaman perlu dilakukan secara menyeluruh untuk mengendalikan situasi yang sedang berlangsung.
Dalam laporan yang disampaikan, otoritas juga menyebutkan bahwa penyebab kebakaran belum bisa ditentukan secara pasti. Informasi yang ada saat ini belum mengungkap bagaimana api pertama kali muncul atau apa pemicunya.
Meski api berkobar di atas kapal, proses evakuasi tetap dilakukan untuk memastikan keselamatan seluruh orang di dalamnya. Upaya tersebut mencakup penggunaan sekoci yang siap diluncurkan dari kapal.
Menurut keterangan Penjaga Pantai Hellenic, sebanyak 28 anggota kru berhasil dievakuasi dengan sekoci. Selain itu, satu penumpang yang berada di kapal juga ikut dievakuasi tanpa mengalami cedera.
Dengan demikian, total 29 orang di kapal dilaporkan selamat dan berhasil dibawa keluar melalui sekoci. Langkah evakuasi dilakukan sambil memastikan bahwa proses penanganan insiden tetap berjalan.
Setelah evakuasi selesai, fokus beralih pada operasi pemadaman dan pengendalian kebakaran. Penjaga Pantai Hellenic menyebut bahwa upaya yang dilakukan merupakan operasi pemadaman berskala luas, mengingat kobaran api terjadi di bagian geladak kapal.
Petugas menghadapi tantangan karena kepulan asap yang muncul bersamaan dengan proses pemadaman. Kondisi ini membuat penanganan harus dilakukan secara terkoordinasi agar tidak menambah risiko bagi kru dan personel di lokasi.
Berita Terkait
Hingga berita ini disusun, pihak berwenang masih menahan informasi terkait penyebab kebakaran. Mereka menegaskan bahwa asal mula insiden tersebut belum jelas, sehingga investigasi lanjutan diperlukan sebelum kesimpulan dapat diambil.
Evakuasi dan respons darurat
Evakuasi dilakukan menggunakan lifeboat atau sekoci, sesuai prosedur keselamatan yang disiapkan di kapal. Cara ini dipilih agar seluruh orang dapat dipindahkan dengan cepat dan terukur dari area yang terdampak api.
Penanganan darurat kemudian dilanjutkan dengan operasi pemadaman yang melibatkan respons langsung dari otoritas. Dalam keterangan resminya, Penjaga Pantai Hellenic menekankan bahwa operasi yang dilakukan berlangsung intensif dan menyeluruh.
Status penyelidikan
Di saat evakuasi dilaporkan berjalan aman, pertanyaan utama saat ini adalah mengapa kebakaran terjadi. Otoritas menyatakan bahwa informasi mengenai awal mula kebakaran masih belum diketahui.
Kebakaran pada geladak feri pengangkut truk di sekitar Mykonos pada 25 September menjadi peristiwa yang memerlukan respons cepat. Dengan 29 orang selamat melalui sekoci, perhatian kini beralih pada proses pemantauan dan pemeriksaan untuk memastikan penyebab insiden dapat dipastikan.
Sementara itu, kepulan asap dari kapal yang terbakar menjadi salah satu indikator bahwa api sempat menyebar di area tertentu. Proses pemadaman yang bersifat besar dilakukan untuk menghentikan kobaran dan menstabilkan situasi sebelum evaluasi lanjutan dilakukan oleh pihak terkait.
Proses penanganan berlangsung dalam tahapan yang saling mengikuti: setelah api ditangani dan evakuasi dilakukan, otoritas tetap menjaga langkah pengamanan agar tidak ada kebutuhan mendadak yang muncul ketika orang-orang sudah berada di sekoci. Koordinasi antarpihak juga ditekankan untuk memastikan kru dan personel dapat melaksanakan tugasnya dalam situasi yang masih dipenuhi kepulan asap.
Di tengah respons pemadaman berskala besar, pihak Penjaga Pantai Hellenic juga melanjutkan pemantauan kondisi kapal yang terbakar, terutama pada bagian geladak tempat kebakaran dilaporkan terjadi. Upaya tersebut dilakukan sambil menunggu informasi tambahan dari investigasi lanjutan, karena pihak berwenang menyatakan penyebab awal kebakaran belum dapat ditentukan secara pasti dan memerlukan penelusuran sebelum kesimpulan diambil.












