Peristiwa

Kebakaran di Hotel Grand Burstin Folkestone Dinilai Mencurigakan, Sekitar 280 Orang Dievakuasi

×

Kebakaran di Hotel Grand Burstin Folkestone Dinilai Mencurigakan, Sekitar 280 Orang Dievakuasi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Fire Folkestone's Grand Burstin Hotel treated as suspicious

jurnalistik.co.id – Kebakaran yang terjadi di sebuah hotel tepi laut di Folkestone pada dini hari memicu kepanikan dan operasi evakuasi besar-besaran. Polisi menyatakan insiden itu kini diperlakukan sebagai kasus yang mencurigakan.

Hotel yang dimaksud adalah Grand Burstin Hotel. Sekitar 280 orang dievakuasi setelah api muncul pada jam-jam awal pagi.

Menurut Kent Fire & Rescue Service, total 26 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi sekitar pukul 01:05 BST. Kent Police menyebutkan bahwa api sedang ditangani sebagai insiden yang “suspicious”, sembari meminta saksi yang mengetahui kejadian untuk memberikan informasi.

“Inquiries into the circumstances are under way,” demikian pernyataan polisi yang menegaskan penyelidikan terhadap keadaan yang melatarbelakangi kebakaran masih berjalan.

Pada perkembangan berikutnya, pada pukul 15:00, pihak pemadam melaporkan bahwa tersisa sembilan mobil pemadam di lokasi. Tim pemadam disebut sedang “dampening down any remaining hotspots”, yakni menurunkan potensi panas yang masih tersisa.

Station manager Lawrence Pater mengatakan kebakaran tersebut tergolong “very severe”. Ia menyebut kondisi itu menimbulkan kekhawatiran mengenai integritas struktural bangunan, serta pihaknya sedang mencari arahan dari para inspektor.

Upaya penanganan tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga pada perlindungan warga sekitar. Folkestone & Hythe District Council menyiapkan pusat bantuan (welfare centre) di Three Hills Sports Park, dan meminta warga agar menghindari area kebakaran.

Selain itu, warga juga diminta menutup jendela dan pintu. Dewan menyatakan pihaknya mendukung seluruh layanan darurat yang terlibat untuk membantu proses keselamatan dan evakuasi.

Dari sisi layanan medis, South East Coast Ambulance Service menyebut telah melakukan penilaian terhadap sejumlah orang di lokasi. Satu orang kemudian dibawa ke rumah sakit dengan cedera ringan.

Sementara itu, pihak yang mengelola hotel—Britannia Hotels Group—menyatakan sedang mengambil tindakan segera untuk menjaga keselamatan dan kesejahteraan tamu serta seluruh anggota tim. Perusahaan juga menegaskan mereka bekerja sama sepenuhnya dengan otoritas untuk mendukung mereka yang terdampak dan membantu respons yang masih berlangsung.

Api dinilai disengaja, saksi menggambarkan situasi kacau

Informasi yang beredar dari polisi menyebut kebakaran di hotel tersebut “believed to have been caused deliberately”. Dengan penilaian itu, penyelidikan diarahkan untuk menelusuri kemungkinan adanya unsur kesengajaan di balik insiden.

Seorang tamu bernama Ross Honeycomb (39) mengatakan ia dan keluarganya terbangun oleh bunyi alarm sekitar pukul 01:00. Ia menggambarkan suasan saat itu sangat menegangkan: “I thought I was dreaming, it was horrifying.”

Honeycomb menjelaskan bahwa ketika mereka menengok ke luar, ia melihat asap membubung dari area parkir bawah tanah. Ia menambahkan kemudian mereka mulai mendengar suara ledakan.

Menurutnya, kejadian itu membuat malam terasa seperti tidak berujung: “It has just been madness. I have been out barefoot all night.”

Pengalaman serupa juga disampaikan oleh Bill Owen, yang mengaku telah check-in pada Sabtu sore. Ia menuturkan bahwa saat melewati area parkir, panas yang keluar dari lokasi terasa sangat kuat. “The heat coming out of it was incredible,” katanya.

Owen juga mengatakan mereka dapat melihat kepulan asap hitam yang tebal. Ia menambahkan, “You could taste it,” yang menunjukkan dampak asap begitu terasa pada sekitar lokasi.

Saat BBC menanyakan rincian penyebab, ada pula keterangan dari seorang saksi lain yang menyebut api bertiup terbawa angin (wind driven) dan bermula di bagian basement. Namun, penyebab pasti kebakaran belum ditetapkan dalam laporan tersebut.

Evakuasi di dalam hotel dan kondisi bangunan

Kevin Crawford (91) dan istrinya Kathleen (82) mengaku sudah memesan masa menginap dua pekan. Keduanya berasal dari London dan saat alarm berbunyi, mereka berada di kamar lantai enam.

Mereka mengatakan melihat kobaran api, tetapi sempat mengira pemadam telah mengendalikan situasi. Kevin Crawford menyampaikan, “We saw the fire but we thought the fire brigade had it under control.”

Ia juga menyebut mereka sempat tertidur dan baru memahami situasi jauh lebih buruk setelahnya. “We managed to sleep through it. At the time, we didn’t realise how bad the fire was.”

Istri Kevin mengatakan mereka akhirnya dibawa turun setelah melambaikan tangan kepada orang-orang dari jendela. Kathleen menilai bangunan hotel mengalami kerusakan serius, dan mengungkap rasa syukur karena berhasil selamat: “The hotel is very damaged,” katanya, lalu menambahkan, “We are so lucky to be alive.”

Peran warga sekitar dan pengaturan lalu lintas

Selain respon layanan darurat, peran warga sekitar turut menonjol. Ben Cuthbert, pemilik The Harbour Inn, membuka restoran miliknya agar para pengungsi memiliki tempat untuk beristirahat.

Cuthbert mengatakan ia mendapat telepon pada tengah malam dan diberi tahu bahwa terjadi kebakaran besar di hotel tersebut. Ia menyampaikan, “I got a call in the middle of the night and I was told there was a big fire at the hotel.”

Ia menilai banyak orang yang tidak mengetahui harus ke mana atau apa yang perlu dilakukan. Menurut Cuthbert, ada pula yang meninggalkan kamar hanya dengan pakaian malam dan tidak membawa barang apa pun.

“Some people left their room only in their night gowns and had nothing else with them,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa banyak orang merasa takut, sehingga ia dan pihaknya membantu menenangkan suasana dengan menyediakan tempat beristirahat.

“A lot of people were scared, we helped comfort them by giving them a place to rest,” katanya. Cuthbert juga menawarkan ruang bagi paramedis untuk melakukan penanganan terhadap orang-orang yang membutuhkan evaluasi medis.

Dari sisi penegakan hukum, Kent Police menyebut petugas dipanggil ke hotel sekitar pukul 01:20 untuk membantu kelancaran lalu lintas. Saat itu, pemadam terus memadamkan dan menangani kobaran api.

Wakil pimpinan Kent County Council, Linden Kemkaran, memberikan penghormatan kepada layanan darurat melalui akun X. Ia menyebut kebakaran ditanggapi dengan cepat dan profesional, dengan fokus utama pada upaya penyelamatan nyawa.

Dengan masih berlangsungnya penyelidikan, pihak berwenang terus mengumpulkan keterangan saksi serta memeriksa situasi di lokasi. Operasi pemadam juga dilaporkan berlanjut untuk memastikan tidak ada titik panas yang tersisa, sementara pusat bantuan dan dukungan bagi mereka yang dievakuasi terus tersedia.