Peristiwa

Pegawai Diskominfotik Provinsi Gorontalo Dukung Sensus Ekonomi 2026

×

Pegawai Diskominfotik Provinsi Gorontalo Dukung Sensus Ekonomi 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Pegawai Diskominfotik Ikut Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

jurnalistik.co.id – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Gorontalo, Mohammad Trizal Entengo, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia juga mengajak seluruh pegawai yang belum mengikuti pendataan untuk memberikan informasi secara lengkap dan benar kepada petugas.

Pernyataan itu disampaikan saat pendataan Sensus Ekonomi (SE) 2026 berlangsung di Kota Gorontalo, pada Senin (24/8/2026). Kegiatan yang dilakukan petugas Badan Pusat Statistik (BPS) ini berjalan mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA.

Dalam pelaksanaan hari itu, pendataan menyasar ASN maupun PPPK di lingkungan Diskominfotik Provinsi Gorontalo yang belum mengikuti pendataan sebelumnya. Seluruh pegawai diimbau berpartisipasi agar proses pendataan dapat berjalan sesuai rencana.

Trizal mengatakan bahwa keterlibatan pegawai menjadi bagian penting dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, data yang terkumpul diharapkan mampu memberi gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi serta karakteristik perekonomian Indonesia, termasuk di daerah.

“Kami mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Saya mengimbau seluruh ASN dan PPPK di lingkungan Diskominfotik yang belum didata agar mengikuti pendataan dengan memberikan informasi yang lengkap dan benar,” ujar Trizal.

Ia menekankan bahwa pengisian informasi yang diperoleh petugas sensus perlu dilakukan dengan cermat. Tujuannya agar data yang tercatat menggambarkan keadaan yang sebenarnya.

Sensus Ekonomi 2026, menurut keterangan dalam berita ini, merupakan pendataan nasional yang dilaksanakan BPS. Pendataan dilakukan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai struktur dan karakteristik perekonomian Indonesia melalui pendataan seluruh aktivitas usaha.

Di tingkat pelaksanaan, Sensus Ekonomi 2026 berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026. Rentang waktu tersebut menjadi periode proses pendataan yang dijalankan secara nasional untuk menghasilkan data yang diharapkan dapat digunakan berbagai kebutuhan.

Trizal juga menyampaikan bahwa hasil sensus akan dimanfaatkan sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi pembangunan ekonomi. Pemanfaatan data, sebagaimana disebutkan, tidak hanya berlaku di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat daerah.

Lebih jauh, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 disebut akan digelar di kantor-kantor OPD di lingkungan Pemprov Gorontalo. Dengan demikian, pendataan tidak berhenti pada satu lokasi, melainkan dilakukan mengikuti kebutuhan pendataan di perangkat daerah.

Bagi Diskominfotik, ajakan mengikuti pendataan diletakkan sebagai bentuk komitmen mendukung rangkaian kegiatan sensus yang dilakukan BPS. Dukungan ini diarahkan agar seluruh pegawai yang belum didata dapat memastikan informasi yang disampaikan sesuai kondisi yang dimiliki.

Melalui partisipasi tersebut, proses Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menghasilkan data yang lebih lengkap. Data yang telah terkumpul kemudian dapat menjadi rujukan dalam berbagai tahapan kerja terkait pembangunan ekonomi baik di pusat maupun daerah.

Pelaksanaan yang berlangsung Senin (24/8/2026) pada pukul 09.00 hingga 12.00 WITA menjadi bagian dari upaya memastikan pendataan berjalan menyasar pihak yang ditargetkan. Dengan adanya pendataan untuk ASN dan PPPK yang belum mengikuti proses sebelumnya, rangkaian pengumpulan data terus diperkuat untuk mendukung kelengkapan hasil sensus.

Dengan adanya dorongan agar pegawai menyampaikan informasi secara lengkap dan benar, kegiatan Sensus Ekonomi 2026 di lingkungan Diskominfotik diarahkan agar menghasilkan data yang relevan. Langkah partisipatif dari pegawai diharapkan menjadi salah satu kunci dalam menyukseskan pendataan nasional yang dilaksanakan BPS tersebut.

Menurut penjelasan Mohammad Trizal Entengo, pendataan yang dilakukan petugas BPS pada jadwal yang telah ditentukan menjadi kesempatan bagi seluruh pegawai untuk ikut memastikan data yang dicatat sesuai dengan kondisi nyata. Partisipasi ini diharapkan membantu mengurangi kekosongan informasi di antara ASN maupun PPPK yang belum mengikuti pendataan sebelumnya.

Trizal juga menggarisbawahi pentingnya ketelitian saat menjawab pertanyaan petugas sensus. Pengisian informasi yang dilakukan dengan cermat dimaksudkan agar pencatatan dapat menggambarkan keadaan yang sebenarnya, sehingga hasil akhirnya dapat dipakai sebagai rujukan yang lebih akurat dalam berbagai kebutuhan perencanaan dan evaluasi pembangunan ekonomi.

Di sisi pelaksanaan, rangkaian Sensus Ekonomi 2026 disebut berjalan secara nasional dalam rentang waktu 1 Mei hingga 31 Agustus 2026. Untuk memastikan pencatatan tetap menjangkau kebutuhan di perangkat daerah, pendataan di lingkungan Pemprov Gorontalo juga direncanakan berlangsung di kantor-kantor OPD, sehingga prosesnya tidak terbatas pada satu lokasi saja.