jurnalistik.co.id – Posisi Inggris di babak gugur Piala Dunia 2026 telah dipastikan lebih dulu sebelum mereka menghadapi Panama pada laga grup terakhir yang berlangsung Sabtu. Kepastian itu muncul setelah hasil pertandingan yang menentukan persaingan menuju 32 besar.
Setelah dua pertandingan, Inggris mengoleksi empat poin. Dengan perolehan tersebut, mereka setidaknya sudah dipastikan meraih salah satu dari delapan slot kualifikasi untuk tim peringkat ketiga.
Di saat bersamaan, ada empat tim lain yang juga berada pada angka empat poin. Mereka adalah Swedia, Ekuador, Bosnia-Herzegovina, dan Paraguay, sementara masih tersisa empat grup yang belum sepenuhnya selesai menentukan peringkatnya.
Dalam konteks itulah, kekalahan Uruguay dari Spanyol pada Sabtu menjadi hasil yang mengunci tempat Inggris di babak 32 besar. Setelah laga tersebut, Inggris tidak lagi membutuhkan hasil akhir mereka di grup untuk memastikan tiket ke tahap berikutnya.
Di perjalanan turnamen sejauh ini, Inggris memulai dengan kemenangan. Pada laga pembuka, mereka menaklukkan Kroasia dengan skor 4-2, sebuah hasil yang langsung membawa tim ke jalur kompetitif di fase grup.
Namun, setelah kemenangan itu, Inggris tidak langsung melaju tanpa hambatan. Pada pertandingan berikutnya melawan Ghana, mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol atau 0-0 pada Selasa.
Hasil imbang tanpa gol tersebut memberi gambaran bagaimana Inggris mengelola pertandingan saat menghadapi perlawanan yang ketat. Meski demikian, akumulasi empat poin dari dua laga tetap cukup untuk memastikan bagian dari skema kualifikasi peringkat ketiga.
Menjelang pertandingan terakhir grup melawan Panama, kondisi skuad Inggris juga menjadi perhatian. Thomas Tuchel telah menyatakan bahwa Reece James dipastikan absen pada laga grup terakhir karena masalah cedera.
Reece James berusia 26 tahun, dan cedera yang dideritanya terkait masalah hamstring. James mengalami gangguan tersebut pada saat Inggris bermain imbang tanpa gol melawan Ghana pada Selasa.
Selain James, Declan Rice juga tidak mengikuti sesi latihan yang berlangsung pada Kamis. Absen Rice tercatat setelah ia meninggalkan Boston Stadium pada Selasa dengan perban pada bagian kaki.
Menurut laporan, Rice membawa perban pada bagian betis kiri (left calf). Dengan kondisi itu, ia tidak hadir saat sesi latihan di basis latihan Inggris di Kansas City pada Kamis.
Dengan jadwal grup terakhir yang tinggal satu laga, Inggris kini memiliki posisi yang lebih aman secara turnamen. Mereka akan menuntaskan fase grup melawan Panama pada Sabtu, tetapi tanpa harus menghadapi tekanan untuk sekadar memastikan tiket 32 besar.
Tim lain yang berada di angka empat poin juga membuat persaingan di beberapa grup tetap berlangsung. Swedia, Ekuador, Bosnia-Herzegovina, dan Paraguay sama-sama mengoleksi empat poin, sehingga beberapa klasemen masih bisa berubah saat semua laga grup tersisa dijalankan.
Kendati demikian, untuk Inggris hasil-hasil di fase yang sudah berjalan sudah cukup untuk mengamankan tempat di babak 32 besar. Urutan kepastian tersebut akhirnya dipertegas oleh kekalahan Uruguay dari Spanyol pada Sabtu.
Secara umum, kondisi ini memberi Inggris ruang untuk memfokuskan persiapan menghadapi Panama. Meski ada beberapa pemain yang harus absen latihan atau pertandingan karena cedera, kepastian pencapaian tahap gugur sudah berada di genggaman.
Dengan dua pertandingan yang telah menghasilkan satu kemenangan dan satu hasil imbang tanpa gol, Inggris kini berdiri dengan empat poin di klasemen fase grup. Mereka juga telah memenuhi syarat minimal jalur peringkat ketiga, yang membuat posisi lanjutan mereka tidak lagi tergantung pada hasil pertandingan lain.
Selanjutnya, pertandingan melawan Panama pada Sabtu akan menjadi penutup fase grup bagi Inggris. Di titik ini, perhatian utama tim biasanya bergeser pada ketajaman strategi dan penyesuaian komposisi, terutama setelah konfirmasi absen Reece James dan ketidakhadiran Declan Rice dalam latihan Kamis.
Walau demikian, hasil yang sudah terkunci tetap menjadi dasar penting: kemenangan 4-2 atas Kroasia dan imbang 0-0 melawan Ghana telah menjadi fondasi menuju 32 besar. Kepastian tersebut membuat Inggris memasuki tahap berikutnya dengan satu laga grup lagi yang dapat dimanfaatkan untuk mematangkan kesiapan menghadapi lawan-lawan di babak gugur.











