jurnalistik.co.id – Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, membela kebijakan pemilihan opsi full-back setelah memastikan Reece James akan absen pada laga Piala Dunia 2026 melawan Panama akhir pekan ini. Tuchel menegaskan bahwa James masih punya peluang untuk tampil saat Inggris memasuki babak 32 besar.
Menurut Tuchel, keputusan itu diambil setelah pemeriksaan medis menyusul keluhan cedera yang dialami James. James menjalani penilaian oleh tim medis Inggris setelah laga uji coba Grup yang berakhir imbang tanpa gol lawan Ghana pada Selasa.
James disebut mengalami masalah hamstring. Setelah itu, Tuchel mengonfirmasi bahwa bek kanan Chelsea tersebut tidak ikut terbang dari basis mereka di Kansas City menuju New Jersey untuk pertandingan grup terakhir menghadapi Panama, yang dijadwalkan pada Sabtu pukul 22:00 BST.
Tuchel menambahkan bahwa kondisi James akan ditangani secara bertahap. Ia menyatakan peluang James untuk bermain pada pertandingan Inggris berikutnya pekan depan tetap terbuka.
BBC Sport juga memahami bahwa James masih menjadi tanda besar ketidakpastian untuk memulai babak sistem gugur. Hal itu terjadi di situasi Inggris sudah dipastikan lolos meski mereka berpotensi turun ke peringkat ketiga klasemen grup.
Bek penuh yang dibawa dan opsi pengganti
Absennya James, sekaligus kondisi cedera lain yang memengaruhi komposisi skuat, turut memunculkan pertanyaan terhadap keputusan Tuchel membawa full-back dengan jumlah terbatas. Keputusan itu bahkan dikaitkan dengan masalah betis yang menyebabkan Tino Livramento harus kembali lebih dulu dari Amerika Serikat.
Dalam daftar yang dibawa ke turnamen, hanya Djed Spence, Reece James, dan Livramento yang disebut sebagai full-back yang benar-benar masuk kategori tersebut. Sementara itu, Nico O’Reilly memang pernah bermain sebagai bek kiri untuk Manchester City pada musim lalu, tetapi ia berkembang dari akademi sebagai pemain tengah.
Dan Burn juga sempat mengisi posisi bek kiri dalam beberapa kesempatan, namun ia tetap diidentifikasi sebagai bek tengah. Untuk alternatif di posisi bek kanan, Tuchel menyiapkan Spence serta bek tengah Jarell Quansah dan Ezri Konsa.
Meski ada dinamika cedera, Tuchel tetap menyatakan kepuasannya terhadap pilihan yang telah ia ambil. Ia menegaskan keyakinannya pada karakter pemain serta kemampuan yang bisa diberikan dalam pertandingan.
Tuchel mengutip, โYes, I am [happy with my options at right-back]. I selected the team, so I’m very happy with everything with the characteristic of the players and strengths that they give us. We would love to have every single key player, we would love to have them available, it’s not available โ we find solutions, it’s what we do. It’s a tournament, we move on.โ
Ia juga menilai bahwa turnamen menuntut respons cepat ketika pemain yang direncanakan tidak tersedia. Dengan konteks itu, keputusan membawa James dan Livramento yang memiliki riwayat cedera ikut menjadi sorotan, tetapi Tuchel memilih untuk tetap berfokus pada solusi di lapangan.
Tuchel menunjukkan optimisme bahwa James akan kembali bergabung dalam kompetisi. Ia mengatakan, โIt’s a minor hamstring issue, he’s not been able to train the last two days,โ dan menambahkan, โHe’s now on an accelerated rehabilitation program and we take it game by game, but we strongly believe that he will be available [during the tournament].โ
Kabar baik untuk pemain lain menghadapi Panama
Selain kabar James, Inggris juga menerima informasi yang lebih positif terkait ketersediaan beberapa pemain kunci. Tuchel menyebut Bukayo Saka, Declan Rice, dan Elliot Anderson dinilai siap untuk menghadapi Panama.
Rice mengalami masalah pada betis, sedangkan Anderson disebut bermasalah pada area glute. Keduanya sempat melewatkan sesi latihan pada Kamis, tetapi kemudian kembali berlatih pada Jumat.
Terkait Saka, Tuchel menyatakan pemain itu siap untuk menjadi starter. Ia menegaskan Saka sebelumnya tampil dari bangku cadangan pada dua pertandingan awal karena keluhan Achilles tendinitis yang sifatnya menahun.
Dengan pertandingan melawan Panama menjadi penentu fase grup, Tuchel kini mengandalkan kondisi yang tersedia sambil tetap menunggu perkembangan rehabilitasi James. Ia menegaskan pendekatan โgame by gameโ akan menjadi dasar pengambilan keputusan tim menjelang langkah Inggris ke babak gugur.











