Olahraga

Rio Fahmi Soroti Fokus Persija Jelang Semifinal Persib di Piala Presiden 2026

×

Rio Fahmi Soroti Fokus Persija Jelang Semifinal Persib di Piala Presiden 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Persib Vs Persija: Rio Fahmi Ungkap Fokus Utama Macan Kemayoran

jurnalistik.co.id – Persija Jakarta tidak punya waktu panjang untuk merayakan hasil babak penyisihan Piala Presiden 2026. Setelah lolos ke semifinal, mereka langsung menatap laga berat kontra Persib Bandung yang dijadwalkan berlangsung Selasa (4/8/2026) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Rio Fahmi menilai fokus utama tim saat ini adalah pemulihan fisik pemain. Bek Persija tersebut menyebut jeda yang ada sangat terbatas mengingat tim harus berpindah kota sebelum laga berikutnya dimainkan.

“Kami baru saja menjalani pertandingan dan harus kembali bertanding di kota yang berbeda pada 4 Agustus. Menurut saya, yang paling penting saat ini adalah proses pemulihan pemain karena itu sangat menentukan,” ujar pemain berposisi bek itu.

Menurut Fahmi, urusan kondisi fisik menjadi bagian yang dikelola secara khusus dalam tim. “Kalau soal kondisi fisik mungkin staf pelatih, terutama pelatih fisik lebih memahami bagaimana mengatur kondisi pemain,” imbuhnya.

Persija memastikan diri menuntaskan fase grup di posisi kedua Grup B Piala Presiden 2026 dengan perolehan 4 poin. Dari sisi proses pertandingan, mereka juga sempat melalui laga sebelumnya yang menunjukkan bahwa turnamen ini menuntut adaptasi cepat, termasuk ketika Rio Fahmi tampil pada laga ketiga babak penyisihan melawan PSMS Medan yang berakhir 4-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu (1/8/2026).

Perjalanan menuju semifinal kemudian bertambah padat. Duel Persib Bandung vs Persija Jakarta akhirnya diketahui melalui pernyataan Ketua Steering Committee turnamen, Maruarar Sirait, dalam konferensi pers di Balai Kota Surabaya, Minggu (2/8/2026).

Rio Fahmi menegaskan bahwa jadwal yang rapat bukan sesuatu yang bisa dihindari begitu turnamen berjalan. “Sebagai pemain profesional, kami harus siap menerima segala konsekuensi dan situasi yang terjadi. Itu sudah menjadi bagian dari pekerjaan kami,” kata Rio Fahmi.

Bagi Persija, pertandingan semifinal ini juga dipahami akan berlangsung dengan intensitas tinggi. Karena itu, prioritas recovery diarahkan agar pemain masuk dengan kondisi paling siap untuk menghadapi tuntutan pertandingan.

Persiapan singkat, target tetap maksimal

Fahmi menyebut program tim menuju turnamen berjalan relatif singkat. Ia mengatakan, “Persiapan kami sebenarnya baru berjalan sekitar satu hingga dua minggu. Seperti yang sudah diketahui, sebelumnya kami memiliki agenda yang berbeda,” ujar pemain asal Banjarnegara itu.

Dengan kondisi tersebut, Persija memilih menata ulang fokus sejak dipastikan ikut serta di Piala Presiden 2026. Ia menuturkan bahwa setelah kepastian jadwal dan keterlibatan turnamen ditetapkan, tim harus menjalani kompetisi ini secara maksimal.

“Setelah dipastikan mengikuti turnamen ini, kami harus menjalaninya dengan maksimal. Selain mengejar hasil terbaik, turnamen ini juga menjadi bagian dari persiapan kami menghadapi kompetisi liga,” imbuhnya.

Rio Fahmi juga menilai bahwa turnamen ini tidak berdiri sendiri dalam agenda tim. Meski target hasil tetap jadi bagian penting, proses di lapangan dipandang sebagai ruang untuk menyiapkan diri sebelum kompetisi liga dimulai.

Dalam konteks itu, Persija berada di bawah arahan pelatih baru, Shin Tae-yong. Fahmi mengakui bahwa kekompakan tim belum sempat tumbuh dalam kondisi ideal karena adanya perubahan ritme dan waktu persiapan yang tidak panjang.

“Persiapan kami sebenarnya baru berjalan sekitar satu hingga dua minggu,” kata Fahmi, menegaskan bahwa jeda latihan sebelum masuk ke agenda Piala Presiden tidak berlangsung lama. Namun, keikutsertaan di turnamen membuat para pemain tetap bertekad memanfaatkan waktu yang ada sebaik mungkin.

Dengan semifinal yang digelar di Bali pada Selasa (4/8/2026), Persija harus mengatur ritme pertandingan dan pemulihan secara ketat. Rio Fahmi menempatkan proses recovery sebagai penentu utama menjelang duel yang mereka hadapi setelah penyisihan berakhir.

Persib vs Persija sendiri akan menjadi pertandingan yang dipandang sebagai “El Clasico Indonesia”. Bagi Persija, laga semifinal itu menjadi ujian lanjutan setelah mereka menyelesaikan fase grup di Grup B dengan catatan 4 poin dan memastikan posisi kedua.

Pada akhirnya, Fahmi menyampaikan bahwa profesionalitas menjadi pegangan saat jadwal tidak memberi banyak ruang. Dengan pemulihan pemain sebagai fokus awal, Persija berharap bisa memasuki pertandingan semifinal dengan kesiapan yang terukur, meski persiapan berlangsung dalam durasi yang terbatas.