jurnalistik.co.id – Barcelona harus mengubah rencana tur pramusim mereka di Inggris lebih cepat dari jadwal semula. Laga persahabatan melawan Preston North End yang seharusnya digelar pada Senin (3/8/2026) di St George’s Park resmi dibatalkan.
Pembatalan itu diumumkan pada Minggu (2/8/2026). Pertandingan yang rencananya berjalan secara tertutup tersebut tidak lagi dilanjutkan, sehingga Barcelona tidak menjalani laga uji coba yang menjadi agenda penutup mereka di Inggris.
Sebelum duel tersebut, Barcelona sempat menjalani pertandingan pramusim melawan Birmingham City. Dengan batalnya laga versus Preston, agenda latihan dan persiapan tim harus segera dialihkan agar tetap sinkron menuju rangkaian pertandingan berikutnya.
Pembatalan dan alasan di balik keputusan
Menurut laporan Diario Sport, alasan pembatalan cukup spesifik. Preston North End disebut tidak memiliki cukup pemain utama untuk diturunkan pada laga uji coba tersebut.
Klub berjuluk “The Lilywhites” memilih untuk menghindari risiko cedera pada pemain inti. Pertimbangan itu dinilai penting karena hanya berselang pekan, Preston masih menanti pertandingan yang lebih krusial melawan Huddersfield Town.
Dalam upaya mencari jalan tengah, Preston sempat menawarkan agar Barcelona tetap bisa melaksanakan pertandingan dengan menurunkan skuad U21. Opsi tersebut muncul sebagai alternatif supaya kedua tim tidak kehilangan kesempatan menggelar laga persiapan.
Namun, Barcelona menolak tawaran tersebut. Penolakan dilakukan dengan alasan tawaran U21 dinilai tidak memberikan manfaat yang berarti bagi persiapan tim, terutama karena skuat junior yang akan dimainkan dianggap berada di bawah kualitas yang dibutuhkan untuk kebutuhan uji taktik dan evaluasi performa.
Barcelona kemudian memilih menjalani sesi latihan reguler. Dengan pilihan itu, tim dapat menyusun program kerja yang lebih sesuai kebutuhan pelatih, tanpa harus menghadapi dinamika pertandingan melawan level skuad yang berbeda dari rancangan awal.
Berita Terkait
Rencana pramusim Barcelona tetap berlanjut
Meskipun pertandingan melawan Preston batal, Barcelona tidak menghentikan persiapan sepenuhnya. Tim masih menyisakan beberapa agenda uji coba untuk menyiapkan diri menghadapi musim 2026-2027.
Pada 8 Agustus 2026, Barcelona dijadwalkan mengikuti turnamen segitiga. Turnamen tersebut akan mempertemukan Barca dengan dua tim lain, yaitu Udinese dan Nottingham Forest, sebagai bagian dari evaluasi menjelang musim.
Setelah rangkaian turnamen segitiga selesai, Barcelona juga masih memiliki laga bertajuk Trofi Joan Gamper melawan Al Ahly. Pertandingan itu direncanakan berlangsung pada 19 Agustus 2026 di Stadion Camp Nou.
Duel dengan Al Ahly disebut menjadi uji coba terakhir bagi Barcelona sebelum mereka memulai kompetisi LaLiga 2026-2027. Dengan posisi itu, agenda Trofi Joan Gamper akan menjadi titik penentuan dalam hal penyesuaian akhir, baik dari sisi kebugaran maupun penyelarasan strategi permainan.
Barcelona datang dengan catatan yang kuat dari musim sebelumnya. Di kompetisi domestik, mereka berhasil meraih gelar juara Liga Spanyol dan juga Piala Super Spanyol, yang menegaskan konsistensi performa di berbagai fase.
Meski demikian, perjalanan di turnamen lain tidak berjalan mulus. Di Liga Champions, langkah Barcelona terhenti pada babak perempat final, sementara di Copa del Rey mereka harus mengakhiri kiprah di babak semifinal.
Pembatalan laga melawan Preston pada akhirnya membuat Barcelona kembali mengatur ulang urutan agenda pramusim di Inggris. Namun, dengan masih adanya turnamen segitiga bersama Udinese dan Nottingham Forest, serta Trofi Joan Gamper melawan Al Ahly, persiapan menuju musim baru dipastikan tetap berjalan sesuai kerangka yang telah disusun.
Dengan pembatalan yang terjadi lebih cepat dari agenda semula, Barcelona otomatis menata ulang kebutuhan sesi latihan di Inggris agar program persiapan tidak tertinggal. Tim kemudian memusatkan fokus pada penyesuaian strategi dan evaluasi internal tanpa harus mengorbankan rencana kerja yang sudah disusun.
Absennya laga uji coba melawan Preston memang mengubah salah satu bagian jadwal, tetapi rangkaian pertemuan yang tersisa tetap menjadi pengukur kesiapan sebelum kompetisi dimulai. Setelah turnamen segitiga bersama Udinese dan Nottingham Forest, Trofi Joan Gamper melawan Al Ahly diharapkan menjadi tahapan akhir untuk penyelarasan kondisi fisik serta cara bermain.












