Olahraga

Liverpool vs Leeds United: The Reds Tak Kuasa, Kalah 2-4 di Uji Coba

×

Liverpool vs Leeds United: The Reds Tak Kuasa, Kalah 2-4 di Uji Coba

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Hasil Liverpool Vs Leeds United 2-4: The Reds Kolaps, Terima Pelajaran

jurnalistik.co.id – Liverpool menjalani laga uji coba melawan Leeds United di Chicago, dengan hasil akhir yang berakhir tidak sesuai rencana. Pasukan Liverpool tak mampu menjaga keunggulan dan harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-4.

Pertandingan digelar di Soldier Field pada 2 Agustus 2026. Sebagai sesama peserta Premier League musim 2026-2027, laga ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan kedua tim.

Sejak awal, Leeds sempat memberi perlawanan ketat, namun Liverpool justru tampil lebih efektif. The Reds membuka keunggulan lewat Luke Chambers pada menit ke-7, lalu memperlebar jarak menjadi 2-0 melalui gol Florian Wirtz pada menit ke-40.

Keunggulan 2-0 di babak pertama membuat Liverpool terlihat mengendalikan jalannya pertandingan. Namun, setelah jeda, arah permainan berubah dan Leeds mampu memutar situasi.

Gol-gol Leeds hadir di momen yang berselang tidak lama. Brenden Aaronson mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60, disusul Dominic Calvert-Lewin pada menit ke-71.

Leonstaff juga ikut mengubah jalannya laga saat Sean Longstaff mencetak gol pada menit ke-73. Liverpool yang mulai kehilangan momentum kemudian kebobolan lagi ketika Calvert-Lewin kembali mencatatkan gol pada menit ke-85.

Dengan rangkaian tersebut, Liverpool akhirnya menutup laga dengan kekalahan 2-4. Hasil ini sekaligus menjadi pelajaran penting bagi tim jelang kelanjutan program pramusim.

Dominik Szoboszlai menilai proses adaptasi tim menjadi bagian dari konteks kekalahan tersebut. Ia menyebut, dalam dua pekan terakhir, skuad Liverpool semakin saling mengenal, termasuk karena tidak semua pemain sudah bergabung sejak awal.

“Secara umum, dalam dua minggu terakhir kami semakin mengenal satu sama lain. Beberapa pemain datang belakangan, beberapa pemain bahkan belum ada di sini,” kata Szoboszlai, sebagaimana diberitakan BBC.

Gelandang Liverpool itu juga menambahkan bahwa mereka sudah mulai memahami manajer dan ritme latihan. “Kami mengenal manajer. Saya pikir ini adalah dua minggu yang baik. Dua kemenangan dan satu kekalahan, kami banyak belajar dan kami terus maju,” ujarnya usai pertandingan.

Szoboszlai menegaskan bahwa tim pada dasarnya sudah punya kendali di babak pertama. “Anda selalu harus melihat sisi positif meskipun itu negatif. Saya tahu hari ini bukanlah pertandingan terbaik yang kami mainkan sejak manajer bertugas,” tuturnya.

Ia kemudian menguraikan jalannya laga dengan ringkas: awal yang baik, lalu penurunan setelah unggul. “Babak pertama kami mengendalikan permainan, unggul 2-0 dan kemudian kalah 4-2 pada akhirnya. Kami hanya perlu terus melangkah,” kata Szoboszlai.

Laga kontra Leeds menjadi pertemuan ketiga Liverpool dalam jadwal pramusim. Sebelum menghadapi Leeds, Andoni Iraola dan skuadnya mencatat kemenangan atas Sunderland 4-2 serta Wrexham 1-0 dalam tur di Amerika Serikat.

Dalam evaluasinya, Szoboszlai juga menyoroti perkembangan kondisi tim. Ia menyatakan skuad Liverpool mulai lebih lengkap seiring kembalinya sejumlah pemain dari masa liburan setelah Piala Dunia 2026.

Florian Wirtz disebut sebagai salah satu yang sudah kembali. “Senang mereka kembali. Kami berada di sini selama dua minggu, mereka mungkin hanya satu minggu. Saya harap mereka menikmati liburan, tetapi sekarang kembali bekerja,” ujar Szoboszlai.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi aspek yang perlu segera diperbaiki. Menurutnya, Liverpool perlu lebih berhati-hati setelah mengetahui mereka kebobolan dua gol dari bola mati. “Sekarang kita tahu kami kebobolan dua gol dari bola mati, kami harus lebih berhati-hati dalam hal itu,” katanya.

Szoboszlai juga menilai fokus detail akan sangat menentukan saat kompetisi musim baru bergulir. Ia menekankan pentingnya memperhatikan situasi seperti tendangan sudut dan lemparan jauh. “Musim lalu adalah musim di mana semuanya mulai menjadi sangat penting. Tendangan sudut, lemparan ke dalam jarak jauh. Kami benar-benar harus memperhatikaninya karena musim depan akan sama seperti musim lalu,” ujarnya.

Dengan kekalahan 2-4 ini, Liverpool membawa satu pesan jelas: kendali di babak awal harus diteruskan sampai peluit akhir, sekaligus memperbaiki disiplin pada fase bola mati. Di sisi lain, Leeds memetik modal berharga lewat kemampuan mengubah keadaan setelah jeda.