Teknologi

SpaceX Masuk ke Industri AI lewat Akuisisi Anysphere Senilai Rp1.063,9 T

×

SpaceX Masuk ke Industri AI lewat Akuisisi Anysphere Senilai Rp1.063,9 T

Sebarkan artikel ini
SpaceX Masuk ke Industri AI, Akuisisi Anysphere Senilai Rp1.063,9 T Tech 5 jam yang lalu
Ilustrasi: SpaceX Masuk ke Industri AI, Akuisisi Anysphere Senilai Rp1.063,9 T

jurnalistik.co.id – SpaceX, perusahaan transportasi luar angkasa milik miliarder Elon Musk, akan mengakuisisi Anysphere. Perusahaan yang menjadi target itu dikenal sebagai perusahaan perangkat lunak yang mengelola pemrograman coding AI, Cursor.

Menurut laporan yang dikutip CNBC Indonesia, SpaceX telah menyiapkan dana senilai US$60 miliar atau setara Rp1.063,9 triliun dengan kurs Rp17.730/US$. Akuisisi ini disebut sebagai bagian dari upaya SpaceX untuk meningkatkan bisnisnya di pasar AI korporasi.

Pengumuman rencana akuisisi tersebut muncul hanya beberapa hari setelah SpaceX melangsungkan IPO dengan nilai US$2 triliun. Langkah itu langsung menjadikan SpaceX sebagai salah satu perusahaan paling berharga di dunia.

SpaceX juga memperkirakan proses transaksi korporasinya akan berjalan dalam tenggat tertentu. “SpaceX memperkirakan aksi korporasi akan selesai selama kuartal ketiga tahun 2026,” dikutip dari laporan Reuters, Selasa (16/6/2026).

Di sisi lain, SpaceX disebut telah mengincar Cursor selama beberapa bulan. Perusahaan tersebut menyatakan pada bulan April bahwa mereka telah mengamankan opsi untuk mengakuisisi Cursor yang berbasis di San Francisco seharga US$60 miliar akhir tahun ini.

Selain opsi akuisisi, SpaceX juga disebut dapat memilih skema lain. Dalam pernyataannya, perusahaan menyebut mereka juga dapat membayar US$10 miliar untuk kemitraan baru mereka dengan Cursor.

Cursor merupakan bagian dari lanskap startup Silicon Valley yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mengotomatisasi pengkodean. Bersama dengan OpenAI dan Anthropic, Cursor disebut sebagai salah satu perusahaan rintisan yang telah menarik banyak pengembang berkat pendekatan tersebut.

Bisnis Cursor pun dilaporkan berkembang pesat sejak didirikan pada tahun 2022. Data perusahaan yang dibagikan kepada Reuters awal bulan ini menyebut pendapatan bisnis-ke-bisnis tahunan Cursor sekitar US$2,6 miliar, dan penjualan perusahaan tumbuh tajam.

Kalangan analis menilai kesepakatan ini berpotensi membawa efek lanjutan di ekosistem AI. Kesepakatan tersebut dapat memberi xAI, pembuat chatbot Grok yang bergabung dengan SpaceX pada bulan Februari, pijakan yang lebih kuat di pasar pengkodean AI.

Dalam laporan yang sama, disebutkan xAI sejauh ini tertinggal dari para pesaingnya di segmen pengkodean AI. Akuisisi ini diharapkan mampu memperkuat posisi xAI sekaligus mengurangi kesenjangan yang ada.

Di saat bersamaan, kesepakatan juga diproyeksikan berdampak pada kapasitas pengembangan teknologi. Deal akuisisi dapat memberi Cursor kapasitas komputasi yang lebih besar untuk mengembangkan model AI.

Hubungan antara kedua pihak juga sudah tampak dari dinamika internal tim teknologi. Pada Maret tahun ini, dua kepala teknik produk di Cursor mengatakan mereka bergabung dengan SpaceX untuk berkontribusi pada proyek-proyek bulan dan xAI.

Masih ada bagian yang belum jelas mengenai potensi perubahan strategi operasional SpaceX setelah akuisisi. Dalam sumber yang sama, belum diketahui apakah kesepakatan ini akan memengaruhi perjanjian SpaceX untuk menyewakan pusat datanya.

Dalam beberapa minggu terakhir, SpaceX disebut telah mencapai kesepakatan dengan Anthropic dan Google milik Alphabet untuk menyewa kapasitas komputasi awan senilai sekitar US$26 miliar per tahun. Informasi lain yang dicatat adalah adanya klausul penghentian dalam 90 hari pada kedua kesepakatan tersebut.

Klausul penghentian tersebut memberi ruang manuver bagi SpaceX untuk menyesuaikan kebutuhan komputasi sesuai situasi. Dengan adanya opsi penghentian cepat, SpaceX dapat dengan cepat mengambil kembali kapasitas komputasi jika diperlukan.

Secara keseluruhan, rencana akuisisi Anysphere yang berujung pada kepemilikan Cursor memperlihatkan fokus SpaceX untuk memperkuat langkahnya di pasar AI korporasi. Dengan besaran dana yang besar, tenggat penyelesaian yang ditargetkan pada kuartal ketiga tahun 2026, serta potensi tambahan kapasitas komputasi, strategi ini juga menjadi sinyal bahwa SpaceX ingin memperbesar perannya di ekosistem pengembangan teknologi berbasis AI.