jurnalistik.co.id – Sejumlah headline surat kabar Minggu di Inggris menyoroti dua topik kontras: penggunaan drone buatan Inggris untuk menyerang Rusia, dan melonjaknya pencurian ponsel di dalam negeri. Di saat yang sama, isu lain—mulai dari peringatan darurat, kebijakan tagihan air, dampak kebakaran hutan, hingga kabar kehidupan tokoh publik—juga tampil menonjol di halaman depan.
Menurut laporan yang dirangkum dari sejumlah media, Ukraina menggunakan drone yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan Inggris untuk menyerang sasaran di wilayah Rusia. The Sunday Times menulis, “British drones strike targets inside Russia,” dan menyebut drone tersebut didatangkan ke Ukraina untuk pertama kalinya. Dengan mengutip sumber-sumber Ukraina, harian tersebut menjelaskan bahwa kampanye “deep-strike campaign” diarahkan pada “oil refineries, naval bases, logistics hubs and transport networks” di dalam Rusia.
Di sisi lain, The Sunday Telegraph membuka dengan rencana baru yang “backed by the government” untuk mengubah cara penagihan air. Kertas tersebut menyatakan perusahaan air bisa “given the green light to increase bills at times of high demand,” termasuk kemungkinan menerapkan “surge pricing” dan memasukkan faktor “water scarcity” ke dalam perhitungan tagihan. Dalam skema itu, perusahaan disebut dapat “charge more in droughts”.
Seorang juru bicara pemerintah mengatakan sistem baru “could cut bills for more consumers”. Namun, media yang sama mengutip pihak kampanye yang memperingatkan skema ini berpotensi membuat pemasok “penalising consumers for their own failures”.
Masih dalam daftar headline, Mail on Sunday menyinggung pengujian peringatan darurat ponsel pada Jumat sebelumnya. Setelah uji coba itu, surat kabar tersebut menyebutnya sebagai “BBQ phone alert” dan merangkum dampaknya: “999 swamped with calls and drivers career across motorways” sementara sirene berbunyi. Tori, sebagaimana ditulis kertas tersebut, mengklaim sistem darurat disiapkan untuk risiko keselamatan yang “imminent, direct and mainly localised” dan kemudian mengkritik Andy Burnham atas tuduhan “misusing the system”.
Untuk isu kejahatan jalanan, Daily Star pada edisi Minggunya mengangkat judul “Phone theft Britain”. Media tersebut menyebut temuan eksklusifnya bahwa “230 mobiles stolen a day” terjadi di seluruh Inggris, serta menampilkan angka baru yang menyatakan “83,000 people had their devices snatched” pada tahun 2025. Dengan demikian, sorotan tidak hanya pada frekuensi pencurian harian, melainkan juga skala korban pada periode terbaru.
Headline bertema iklim juga muncul kuat di halaman depan. Observer menampilkan “Climate, changed,” dengan narasi bahwa itu adalah “the burning issue” yang menindih kepulan asap dari kebakaran di lereng pegunungan di Powys, Wales. Surat kabar itu memaparkan sejumlah dampak terkait panas, termasuk frasa “Britain on fire”, “homes razed”, dan “drought declared”.
Berita Terkait
Di bagian statistik yang menyertainya, Observer menyebut tahun ini terdapat 1,205 wildfires yang menghanguskan Inggris. Media juga menuliskan rincian kerusakan di Stourbridge: 38 rumah terbakar, 19 di antaranya hancur. Selain itu, disebutkan total curah hujan 10.5mm sejak 1 Juli.
Isu kematian seorang akademisi turut menjadi headline besar. Sunday Mirror menyoroti meninggalnya mantan profesor Universitas Cambridge, Jason Arday, dan memuat kesaksian keluarga yang berbunyi, “It was too much”. Media tersebut menjelaskan bahwa Arday adalah “the youngest Black professor, at just 37 in 2023,” serta menyebut ia sempat mundur setelah terlibat persoalan plagiarisme dan akhirnya ditemukan meninggal pada Jumat.
Sunday Mirror menulis bahwa keluarga Arday mengatakan rangkaian tuduhan yang datang tanpa henti menjadi terlalu berat, “relentless string of accusations had become too much”. Kertas itu juga mengutip pernyataan Perdana Menteri: “It’s a moment of reflection, reflecting on how much things came to this”.
Di halaman depan lain, Sunday Express menampilkan “Triple lock is vital to ward off pensioner poverty”. Surat kabar tersebut menambahkan bahwa kampanye menyebut laporan baru yang “devastating” mengenai kondisi lansia di Inggris membuktikan perlunya skema penopang tersebut tetap dipertahankan. Headline ini berupaya mengaitkan kebijakan masa depan dengan dampak ekonomi yang dirasakan kelompok rentan.
Masih pada edisi yang sama, Sunday Express juga melaporkan “Iconic Diana dresses revealed among palace archives”. Dalam laporannya, media menyertakan foto almarhumah Putri Wales—menggabungkan elemen budaya dengan akses arsip istana.
Sementara itu, Sunday People menampilkan kisah medis yang sangat menyita perhatian. Surat kabar tersebut memprofilkan seorang ibu yang menyetujui operasi untuk “to cut daughter’s brain in half”. Dalam pemberitaan, ibu itu mengatakan, “the hardest decision… but my girl’s a winner,” sebagaimana dikutip oleh media.
Terakhir, The Sun mengangkat kabar perceraian figur publik: pemisahan Eastenders bintang Shane Richie dari istrinya, Christie. Surat kabar tersebut menyatakan bahwa pihak terkait memahami pasangan itu “dissolved their 19-year marriage last month, days before his drink-drive arrest and rant a petrol station staff”. Dengan demikian, sorotan tidak hanya pada berakhirnya pernikahan, tetapi juga urutan waktu yang disebutkan dalam pemberitaan.












