jurnalistik.co.id – Apple resmi menggulirkan pembaruan sistem operasi terbarunya mulai 14 September 2026. Rangkaian update ini mencakup iOS 27, iPadOS 27, macOS 27, watchOS 27, visionOS 27, serta tvOS 27.
Menurut laman resmi Apple, pengumuman pada 16 September 2026 menegaskan bahwa salah satu sorotan utama ada pada generasi terbaru Apple Intelligence dan Siri berbasis AI. Dengan pembaruan tersebut, Siri tidak hanya merespons perintah, tetapi juga diposisikan untuk lebih memahami situasi yang sedang dihadapi pengguna.
Fokus utama peningkatan terletak pada kemampuan Siri dalam memahami konteks personal. Siri juga ditingkatkan agar dapat membaca konteks dari konten yang tampil di layar, lalu membantu pengguna menjalankan tugas yang relevan tanpa perlu berpindah aplikasi secara berulang.
Selain itu, Siri AI diklaim mendukung tindakan lintas aplikasi. Artinya, pengguna dapat meminta serangkaian langkah yang saling terhubung, sementara Siri mencoba mengeksekusinya berdasarkan informasi yang tersedia pada perangkat.
Apple juga menempatkan pencarian informasi terbaru di web sebagai bagian dari pengalaman Siri. Dengan kemampuan ini, pengguna bisa memperoleh pembaruan informasi yang lebih aktual saat membutuhkan jawaban atau rujukan cepat.
Perubahan yang paling dekat dengan aktivitas sehari-hari adalah integrasi Siri ke aplikasi Camera di iPhone melalui mode Siri. Fitur ini memungkinkan pengguna mengarahkan kamera ke objek di sekitar, kemudian meminta Siri memberikan informasi maupun melakukan tindakan berdasarkan apa yang terlihat.
Dalam skenario seperti ini, kamera berfungsi sebagai jembatan agar Siri dapat “memahami” konteks visual yang sedang ditangkap. Misalnya, pengguna dapat mengarahkan kamera ke makanan yang sedang dilihat dan meminta Siri menyajikan informasi terkait makanan tersebut.
Berita Terkait
Contoh lain yang disebutkan adalah pemanfaatan objek yang terekam untuk tindakan tertentu. Dengan memakai informasi dari hasil tangkapan kamera, pengguna dapat mengeksekusi permintaan yang diarahkan pada objek yang muncul di layar.
Selain pendekatan berbasis kamera, Apple memperluas kemampuan Visual Intelligence. Pengguna iPhone, iPad, dan Mac dapat bertanya kepada Siri mengenai konten yang sedang tampil di layar, sehingga interaksi tidak terbatas pada satu jenis aplikasi saja.
Dengan perluasan ini, Siri diposisikan sebagai asisten yang lebih terhubung dengan apa yang sedang dibaca atau dilihat pengguna. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan langsung pada tampilan yang relevan, lalu memanfaatkan respons Siri untuk membantu kebutuhan informasi atau tindak lanjut yang lebih cepat.
Secara keseluruhan, iOS 27 dan keluarga OS generasi berikutnya menekankan Siri sebagai pusat pengalaman berbasis AI. Pembaruan tidak berhenti pada peningkatan kemampuan percakapan, melainkan diarahkan agar Siri dapat memproses konteks personal, memahami konten layar, menjalankan perintah lintas aplikasi, serta mendukung pencarian informasi terbaru ketika diperlukan.
Integrasi dengan Camera dan perluasan Visual Intelligence menjadi bagian paling menonjol dari pendekatan tersebut. Apple menegaskan bahwa pengguna dapat mengarahkan perangkat pada objek di dunia nyata dan meminta Siri bekerja berdasarkan apa yang teramati, sehingga fungsi bantuan AI terasa lebih praktis dalam aktivitas harian.
Dengan demikian, pembaruan yang diluncurkan mulai 14 September 2026 membawa perubahan yang lebih terarah ke interaksi berbasis visual. Siri, Apple Intelligence, dan Visual Intelligence dirancang agar pengguna lebih mudah memperoleh informasi, memahami konten di layar, serta melakukan tindakan yang diperlukan tanpa proses yang panjang dan berulang.
Rangkaian update ini tidak hanya ditujukan pada satu perangkat, tetapi menjangkau iPhone, iPad, Mac, Apple Watch, Vision, dan Apple TV. Pada pengumuman 16 September 2026, Apple menekankan bahwa penguatan utama datang dari Apple Intelligence dan Siri berbasis AI, termasuk akses pencarian informasi terbaru dari web ketika jawaban dibutuhkan.
Dari sisi pengalaman pengguna, proses bantuan terasa lebih ringkas karena Siri dapat memanfaatkan apa yang sedang tampil di layar atau apa yang terlihat melalui kamera. Dengan begitu, pengguna bisa meminta tindak lanjut yang relevan, sekaligus membiarkan Siri mencoba mengeksekusi langkah-langkah lintas aplikasi secara terhubung tanpa harus berpindah-pindah aplikasi berulang kali.












