Teknologi

Luffu: Gelang Pelacak Kebugaran dari Pendiri Fitbit untuk Wearable Tanpa Layar

×

Luffu: Gelang Pelacak Kebugaran dari Pendiri Fitbit untuk Wearable Tanpa Layar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Gelang Pemantau Kebugaran Luffu Karya Pendiri Fitbit - Teknologi

jurnalistik.co.id – Luffu memperkenalkan perangkat wearable baru yang dikenakan di pergelangan tangan dan dirancang tanpa layar. Produk ini hadir sebagai bagian dari upaya pendiri Fitbit menghadirkan cara pemantauan kebugaran yang lebih sederhana, terutama untuk keluarga yang perlu pemantauan berkelanjutan terhadap anggota lanjut usia.

Peluncuran Luffu dilakukan hampir enam tahun setelah para pendiri Fitbit menyetujui penjualan perusahaan mereka kepada Google, yang merupakan bagian dari Alphabet Inc. Pada hari Selasa, perusahaan mengumumkan perangkat generasi pertamanya, dengan fokus pada penggunaan di lingkungan keluarga.

Menurut informasi yang disampaikan perusahaan, Luffu ditujukan untuk membantu pemantauan anggota keluarga secara terus-menerus. Perangkat ini juga disebut ditujukan bagi orang tua yang sudah lanjut usia, sehingga aktivitas pemantauan dapat tetap berjalan tanpa harus mengandalkan layar pada perangkat itu sendiri.

Perusahaan menekankan pendekatan desainnya melalui bentuk yang menyerupai perhiasan. Luffu digambarkan tidak tampil seperti perangkat medis tradisional yang kaku, tetapi lebih dekat dengan aksesoris yang bisa dikenakan sehari-hari.

Dalam wawancara, salah satu pendiri Luffu, James Park, menyebut perangkat tersebut dengan nama Luffu Link. Ia menjelaskan bahwa perangkat ini didukung aplikasi pendamping yang telah memasuki tahap pengujian beta pada awal tahun ini, sebagai bagian dari ekosistem yang saling terhubung dengan perangkat wearable tanpa layar.

Park menambahkan bahwa aplikasi dan perangkat Luffu Link dirancang untuk membantu keluarga mengoordinasikan perawatan bagi anggota keluarga. Fokus koordinasi perawatan ini menjadi salah satu inti dari produk, terutama untuk situasi ketika lebih dari satu anggota keluarga perlu terlibat dalam pemantauan.

Perangkat wearable tanpa layar juga disebut sedang semakin diminati di industri. Disebutkan bahwa sejumlah pemain besar perangkat yang dapat dikenakan, termasuk Whoop, Oura, Garmin, dan Google, makin mengarah pada model tanpa layar yang mengandalkan fungsi sensor.

Dalam kerangka tersebut, perangkat berperan sebagai paket sensor yang kemudian dipasangkan dengan aplikasi di ponsel pintar. Dengan cara itu, data dan pengalaman pemantauan diarahkan melalui aplikasi pendamping, sementara perangkat di pergelangan tangan tidak menampilkan informasi melalui layar.

Dengan peluncuran Luffu, perusahaan menempatkan produknya dalam arus perkembangan wearable screenless yang menonjolkan peran sensor dan aplikasi pendamping. Untuk pengguna, perangkat tetap dikenakan di pergelangan tangan, sedangkan pengaturan dan koordinasi perawatan diarahkan ke aplikasi.

Bagi keluarga yang memiliki anggota lanjut usia, pendekatan pemantauan berkelanjutan yang dipadukan dengan koordinasi perawatan menjadi nilai yang ditekankan dari Luffu. Melalui Luffu Link dan aplikasi pendamping beta, perusahaan mencoba menjembatani kebutuhan pemantauan harian serta keterlibatan keluarga dalam perawatan.

Seiring tren industri yang semakin menguat ke perangkat sensor tanpa layar, Luffu hadir dengan karakter desain yang menonjolkan kesan perhiasan. Langkah ini memperlihatkan bahwa perusahaan memadukan dua elemen utama yang disebut dalam pengumuman: pemantauan berkelanjutan untuk anggota keluarga dan dukungan koordinasi perawatan lewat aplikasi.

Peluncuran Luffu Link pada tahap awal produk pertama menandai tahap awal perjalanan perusahaan setelah periode panjang sejak kesepakatan penjualan Fitbit kepada Google. Dari sisi fungsinya, Luffu mengarahkan perangkat untuk pemantauan tanpa layar bagi anggota keluarga, sementara dari sisi dukungan ekosistem, aplikasi pendamping yang diuji beta menjadi bagian penting untuk mewujudkan koordinasi perawatan.

Selain menghilangkan ketergantungan pada layar langsung di perangkat, Luffu Link menempatkan informasi dan pengaturan pada jalur yang lebih “berpusat aplikasi”. Pendekatan ini membantu anggota keluarga tetap memperoleh gambaran pemantauan tanpa harus mengubah kebiasaan penggunaan perangkat wearable sehari-hari.

Melalui ekosistem yang disebut saling terhubung antara wearable tanpa layar dan aplikasi pendamping, perusahaan ingin memudahkan pembagian peran dalam pemantauan. Saat lebih dari satu orang terlibat, koordinasi perawatan bisa dijalankan lewat aplikasi, sementara perangkat di pergelangan tangan berfungsi sebagai pengumpul sensor.