Olahraga

Australia 31-33 Irlandia: Ben Donaldson gagal penalti terakhir, Irlandia rebut kemenangan comeback Nations Championship di Sydney

×

Australia 31-33 Irlandia: Ben Donaldson gagal penalti terakhir, Irlandia rebut kemenangan comeback Nations Championship di Sydney

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Australia 31-33 Ireland: Wallabies miss last-gasp penalty as Irish win Nations Championship thriller

jurnalistik.co.id – Australia dan Irlandia menyajikan drama tingkat tinggi di Sydney saat saling beradu dalam Nations Championship. Laga itu berakhir dengan kemenangan Irlandia 33-31 setelah Ben Donaldson gagal mengeksekusi penalti terakhir yang berpotensi memastikan kemenangan bagi tuan rumah.

Dengan waktu yang tersisa, Donaldson melepaskan tendangan jarak jauh ke arah kanan gawang. Namun, usahanya meleset sehingga Wallabies tidak mampu meraih kemenangan pertama mereka atas Irlandia sejak 2018.

Kemenangan Irlandia akhirnya ditentukan oleh momen menit ke-77, ketika Tom Clarkson—yang tampil dari bangku cadangan—mencetak try penentu. Hasil ini juga sekaligus memberi Irlandia kemenangan comeback dengan tambahan poin.

Di babak pertama, Australia sempat tampil lebih agresif dan berada di atas angin. Mereka unggul 5 poin saat jeda setelah rangkaian try dari Dylan Pietsch, Jock Campbell, Josh Canham, dan Ryan Lonergan.

Bagi Irlandia, sejumlah pencapaian juga tercatat sejak awal. Cian Prendergast, Josh van der Flier, dan Jamison Gibson-Park menjebol pertahanan Australia dalam rentang 40 menit pertama, sebelum Hugo Keenan menambah try untuk memastikan Irlandia juga meraih bonus-point. Tate McDermott kemudian membalas agar Australia tetap mempertahankan keunggulan.

Meski demikian, Irlandia tidak mendapatkan semua yang mereka harapkan. Pada fase penting sekitar 20 menit terakhir, Dan Sheehan sempat mencetak try yang dianulir lewat telaah TMO (television match official), sehingga skor tidak langsung berubah sesuai harapan kubu Irlandia.

Situasi pertandingan kian hidup sejak menit-menit awal. Pietsch membuka keunggulan Australia pada menit ketiga setelah serangan tuan rumah tetap berjalan lewat pick-up dan umpan cepat Campbell. Sam Prendergast kemudian mengonversi try Cian Prendergast—yang membalas langkah awal Australia—sekaligus membuat Irlandia sempat mengambil kendali skor.

Australia tidak kehilangan keberanian. Mereka kembali melaju dan berbalik unggul ketika Campbell mencatat try yang rapi sekaligus menandai penampilannya yang pertama untuk Tes dalam hampir empat tahun. Irlandia kemudian menjawab melalui skema serangan yang mengalir dari James Sheehan, saat umpan “tap-and-go” membuka jalan bagi van der Flier untuk merespons dengan try.

Namun, Australia terus menunjukkan daya dorong yang menyulitkan pertahanan Irlandia. Canham akhirnya menuntaskan upaya setelah rangkaian carry Rob Valetini memicu kekacauan di barisan Irlandia. Selanjutnya, peluang bonus-point juga berujung pada gol penting bagi tuan rumah: Sam Prendergast mengirimkan umpan yang ditangkap Max Jorgensen, sebelum sayap tersebut mempercepat lari dan mengalirkan bola ke Lonergan untuk mencetak skor yang mengangkat Australia.

Menjelang jeda, momentum makin bergeser. Keenan mencatat tackle penyelamat try yang sangat menentukan untuk mencegah Joseph-Aukuso Suaalii menciptakan peluang pasti. Tidak lama berselang, Gibson-Park menambah try bagi Irlandia sehingga selisih tetap terbuka di antara kedua tim.

Di awal babak kedua, Irlandia tampil lebih tajam. Keenan—yang menjalani penampilan pertamanya di kostum hijau sejak Six Nations 2025—mencetak try dengan eksekusi yang tepat sasaran, membuat mereka kembali memimpin. Meski begitu, Irlandia sempat terlihat lengah di area pertahanan.

Beberapa menit kemudian, McDermott yang masuk sebagai pemain pengganti menjebol pertahanan Australia melalui skema tap-and-go setelah Irlandia tidak cukup sigap menghadang. Skor tersebut menjadi catatan akhir bagi Australia dalam fase berikutnya, saat pertandingan memasuki momen-momen penentuan.

Skor kembali berpotensi berubah lewat Sheehan, ketika ia menusuk untuk try internasional ke-21 versi perhitungan pribadinya. Namun, lagi-lagi TMO menentukan hasil akhir: James Ryan dinilai menghalangi Valetini melakukan tindakan penyelamat try, sehingga try Sheehan tidak disahkan.

Menjelang 10 menit terakhir, tekanan meningkat. Donaldson sempat mendapatkan peluang melalui penalti, tetapi tendangannya menyeret ke kiri gawang. Penalti itu akan membawa Australia unggul menjadi 34-26, sehingga kegagalan tersebut terasa seperti “pintu” yang hampir ditutup rapat oleh Irlandia.

Upaya Irlandia kemudian makin terarah. Kehadiran Tadhg Beirne—yang masuk pada menit ke-52 setelah sebelumnya tampil di level Lions—memberi tambahan intensitas dalam permainan mereka. Pada akhirnya, Clarkson kembali menjadi pembeda. Ia berusaha menembus hingga garis dan mencetak try, yang dikonversi Sam Prendergast, sehingga Irlandia berbalik unggul dengan margin dua poin.

Namun, drama tidak berhenti di situ. Bundee Aki memberikan kesempatan terakhir bagi Australia melalui sebuah penalti. Donaldson kembali mendapat ruang untuk menentukan hasil, kali ini dari sudut yang sempit di sisi kanan. Sayangnya, ia gagal menuntaskan tugas terakhir tersebut, dan Irlandia pun merayakan kemenangan setelah memastikan comeback yang dramatis.

Hasil ini mengirim Irlandia membawa modal ke laga berikutnya, sementara Australia masih harus menuntaskan pekerjaan rumahnya. Irlandia akan menghadapi Jepang pada putaran berikutnya di Newcastle pada Sabtu, 11 Juli, sedangkan Australia dijadwalkan menjamu Prancis setelahnya.